
"Apa yang kau lakukan?" Sheng Feng hampir batuk darah menghadapi situasi membingungkan ini.
Seingatnya di pergi meninggalkan gua pada saat itu. Setelahnya, dia mendapat masalah, badai es mengguyurnya.
Dia dalam wujud manusia dan belum mempelajari perubahan Daemon. Itu sangat di sesalkan, namun sebelum dia bisa mempelajari perubahan Daemon, tubuh manusianya sudah tidak kuat dan runtuh di bawah badai es.
Tapi sekarang dia berada di tempat tidur wanita dengan aroma yang harum, ada sedikit cahaya lilin yang menyalah dalam gelap. Yang lebih mengejutkan adalah sosok dewasa yang duduk di depan kakinya.
Wanita itu Tampah busana, dengan bebas memperlihatkan tubuh indahnya yang sudah matang. Dia duduk di atas kaki Sheng Feng merasa bosan.
Meskipun tidak tau apa yang sebenarnya terjadi, namun bagaimana Sheng Feng bisa tahan dengan godaan seperti ini. Adik kecilnya yang selama ini tertidur tiba-tiba bangun dengan penuh semangat, seperti mengatakan 'apakah kakak mau bermain denganku?'
Melihat benda di tangannya menjadi panas dan keras Su Ling mengangkat alisnya. Kemudian menangkapnya dengan sigap seperti tidak akan membiarkan itu lari, menoleh ke arah Sheng Feng dengan senyum. "Apa kau sudah bangun?"
Meskipun dalam dalam keadaan gelap dengan hanya cahaya lilin di sana. Sheng Feng dapat melihat kalo wanita di depannya adalah kecantikan luar biasa. Tubuh yang indah dan rambut merah bergelombang itu memiliki pesonanya sendiri.
"Ka, kakak apa yang sebenarnya terjadi?" Meski Sheng Feng kecil sudah tidak tahan ingin menerkam wanita panas di depannya. Dia masih tetap bertanya tentang situasi.
"Oh, aku menemukanmu di bawah salju." Saat dia berkata dia sudah memasukkan tongkat besar Sheng Feng yang sekarang menjadi lebih keras ke dalam mulutnya. Dia menggunakan mulut dan tangan untuk menjilat, menghisap sesukanya. Dengan simulasi ini tongkat Sheng Feng yang setengah ereksi menjadi benar-benar tegak.
Sheng Feng telah banyak melakukan ejakulasi dengan dirinya sendiri di dunia sebelumnya. Dia tidak pernah berpikir bahwa hal hal seperti ini benar-benar terjadi.
Apa dewa memberkatiku?
Sheng Feng merasa sesuatu yang hangat dan berair menyelimutinya. Di tambah keahlian wanita itu, Sheng Feng di paksa mencapai ******* dengan cepat.
"Ah tidak, aku tidak tahan!"
Sejumlah besar cairan kental di keluarkan Sheng Feng begitu saja. Hal ini membuat mulut Su Ling mengembung penuh dengan cairan Sheng Feng.
Karena ini pertama kalinya bagi Sheng Feng, itu benar-benar keluar sangat banyak.
"Ma, maaf." Sheng Feng merasa bersalah.
"gluug." Sheng Feng hanya mendengar suara menelan sebagai balasan.
"Tidak masalah." Setelah meminum semua Su Ling menjawab seperti itu bukan apa-apa. Kemudian mengambil yang tumpah, lalu memasukannya ke mulut lagi.
"Ke, kenapa kau meminumnya?" Sheng Feng merasa seperti tersengat listrik karena terkejut.
Tapi anehnya hal ini malah membuatnya bersemangat, yang membuat adik Sheng Feng mengeras lagi.
Seringai muncul di sudut bibir Su Ling. Dia memegang adik Sheng Feng yang kembali bersemangat dan menggosoknya. "Sepertinya kata-katanya tidak sesuai dengan reaksi tubuhnya!"
Simulasi ini hanya membuat Sheng Feng kecil lebih bersemangat.
Su Ling berdiri mengangkangi Sheng Feng. Sambil memegang tongkat keras Sheng Feng, mengarahkan ke arah yang benar dan duduk di sana.
"Ah, ini sedikit lebih besar dari yang lain." Su Ling memiliki ekspresi gila, sedikit air liur menetes dari sudut mulutnya. Dia dengan tidak sabar bergerak ke atas kebawah.
"Ah...!" Rasa nikmat membuat Sheng Feng kehilangan akal. Dia tidak berpikir lagi untuk menanyakan hal-hal. Dengan tenang menikmatinya.
Di bawah perut Su Ling sebuah pola misterius berwarna merah muda muncul. Energi merah muda keluar dari pola itu, mengalir di udara seperti aliran air. Hal ini menyelimuti kedua nya dengan energi merah muda.
"A, a-apa?" Sheng Feng terkejut dengan apa yang terjadi, dia secara naluri merasa bahaya. Namun saat dia berpikir untuk kabur tubuhnya seakan telah terkunci, membeku tidak bisa bergerak.
"Ah, apa adik kecil berniat untuk lari, kakak sudah sampai sejauh ini, bukankah itu akan menyakiti hati kakak." Kata Su Ling sambil tersenyum kecil. Dia berkata seakan dia adalah pihak yang di lecehkan.
'Siapa yang menyakiti siapa?' teriak Sheng Feng dalam hati.
Dalam keadaan ini berbagai pikiran terlintas di benak Sheng Feng.
Di masa lalu Sheng Feng pernah membaca banyak novel tentang dunia kultivasi. Meski tidak berharap kalo itu benar-benar ada. Namun dengan pengetahuannya mengenai dunia fantasi itu, Sheng Feng dapat menyimpulkan 1 hal.
Wanita ini mungkin bukan orang baik, meski dia telah menolong Sheng Feng, tapi tujuannya bukan untuk menjadi penyelamat.
Dia hanya ingin menggunakan Sheng Feng.
Mungkin dia sejenis iblis wanita yang mempraktekan seni rahasia untuk menguras energi dari seorang pria untuk meningkatkan kekuatan.
'Sial kenapa hubungan pertama ku harus dengan iblis wanita.' teriak Sheng Feng dalam hati. Sheng Feng merupakan pejaka yang tidak pernah mendekati wanita. Dia berpikir bahwa pacaran hanya akan menghambat karirnya. Dan akhirnya dia menjadi pejaka sampai mati.
Setelah datang ke dunia ini dia hanya menjadi ular tampa nafsu. Karena hidup di alam liar sangat berbahaya, dia menghabiskan hari-hari untuk bertarung, membunuh dan makan.
Sampai pada akhirnya dia bisa berubah menjadi wujud manusia. Dia memiliki beberapa ide untuk menyewa beberapa pelacur dan lulus dari keperjakaannya.
Lagi pula dia tidak berniat menjadi orang suci yang penuh dengan moral di dunia ini. Di dunia sebelumnya dia telah banyak menyesal. Dia tidak ingin menyesal lagi dan ingin hidup sesuai dengan keinginannya.
Terbangun dari pingsan menemukan dirinya di tempat Sorang gadis membuat Sheng Feng berpikir ini adalah kesempatan. Siapa yang berpikir kalo gadis ini mungkin lebih mengerikan daripada monster.
"Ah, itu sampai sana, aahhh." Su Ling mencapai ******* saat dia merasa tongkat panjang Sheng Feng menyentuh dinding rahimnya. Tubuhnya bergetar hebat dan jus cinta mengalir keluar dari celah-celah.
Sheng Feng merasa di dalam sana mengembang dan mengerut, menghisap adik kecil Sheng Feng. Sheng Feng kenikmatan luar biasa yang membuat dia keluar dengan paksa.
Semua yang di keluarkan Sheng Feng di serap secara langsung oleh Su Ling. Kultivasi Su Ling sedikit meningkat, dan dia yang kelelahan kembali segar kembali.
"Ini baru satu kali." Kata Su Ling saat dia kembali pulih.
"Apa anda ingin berganti beberapa gaya?" Katanya lagi dengan menggoda, Dia mengambil tangan Sheng Feng dan menghisapnya dengan manja.
Dia berekpresi seakan dia baru tau kalo Sheng Feng tidak bisa bicara dan bergerak. Dengan wajah menyesal Su Ling berkata. "Sepertinya kamu tidak mau, kalo begitu kita lakukan seperti tadi."
Su Ling tersenyum kemudian menggoyangkan pinggulnya lagi.
Sheng Feng hanya bisa menatapnya dengan putus asa, meskipun Sheng Feng kelelahan karena ejakulasi tapi benda itu masih berdiri tegak seperti terkena sihir.
Sepanjang malam Su Ling melakukan goyangan pinggulnya. Menyebabkan suara daging bertabrakan dan erangan yang sangat erotis. Saat mencapai ******* Su Ling kembali pulih dan mengulang proses itu kembali.
...