Cultivating The Dragon Path

Cultivating The Dragon Path
Benua hijau



Sebuah gua es kecil tergambar di tengah hantaman badai es. Namun gua kecil itu ternyata sangat kokoh.


Di dalam gua, ular hitam besar sepanjang 15 meter tidur dalam posisi melingkar. Ular itu menutup mata tampak sangat kelelahan. Tubuhnya sudah sepenuhnya sembuh dari luka-luka kemarin.


Sheng Feng telah berdiam di sana selama 2 hari, karena badai itu turun terus menerus Tampa ada niat untuk berhenti membuat Sheng Feng merasa tidak berdaya. Untungnya dia menemukan gua, jadi dia aman dari terpaan badai untuk sekarang.


Meskipun dia di dalam gua, suhu udara masih sangat rendah yang membuat Sheng Feng merasa kedinginan. Jika ada manusia di sini, mereka pasti sudah lama menjadi patung es.


Berdiam di dalam cukup lama membuat Sheng Feng kelaparan. Dia sudah tidak makan selama 5 hari. Bagi binatang rakus, yang menghabiskan 1 kerbau 1 hari, hal ini merupakan penyiksaan.


Untungnya saat dia bertemu dengan kakek itu lagi, dia memperoleh banyak pemahaman termasuk bagaimana memanfaatkan energi spiritual untuk mengurangi rasa laparnya.


Meskipun yang ia temui hanyalah clone dari kakek itu, tapi itu semua di siapkan untuknya. Saat kakek itu merenkarnasikannya, dia langsung mati.


Lalu istanah hitam itu di pindahkan ke dimensi jiwa Sheng Feng. Kakek itu juga meninggalkan 1 clone untuk menjaga istanah.


Istanah hitam itu sebenarnya adalah inti Daemon yang sudah di kembangkan hingga membentuk sebuah istanah. Energi kekuatannya tentunya tidak main-main, makanya butuh clone untuk menjaganya. Selain itu, hal ini juga yang membuat Sheng Feng menjadi lebih kuat dari pada Daemon lain. Bahkan sangat sulit di bunuh oleh jendral daemon, padahal kultivasi nya masih rendah.


Sebenarnya tujuan clone bukan hanya untuk menjaga istana, tapi dia juga bertugas memberikan metode kultivasi pada Sheng Feng ketika sudah mencapai Jendral Daemon. Hanya saja hal yang tidak terduga terjadi, yang memaksa clone untuk keluar dan membantu Sheng Feng.


Karena mereka bertemu lebih cepat, clone itu menceritakan banyak hal, dan memberinya metode kultivasi.


"Black dragon of Void."


Setelah itu clone menghilang yang menyebabkan istanah runtuh. Istanah hitam hilang dan menyisakan benda bulat kecil berwarna hitam. Itu adalah inti Daemon yang di miliki seekor daemon.


Runtuhnya istana itu tentu akan membuat kekuatan Sheng Feng sangat berkurang.


Setelah itu kesadaran Sheng Feng kembali ke tubuh ularnya. Dia sangat terkejut mendapati dirinya di Antartika setelah bangun. Apa ada orang iseng yang memindahkan tubuhnya ke kutub selatan setelah dia pingsan. Apa hiu itu?


Sheng Feng tidak lagi ambil pusing. Dia mulai berjalan mencari jalan keluar.


Dia cukup terkejut ternyata tempat ini begitu luas, selain itu badai salju sering datang Tampa aba-aba.


Setelah berjalan lebih dari 3 hari Sheng Feng berakhir di gua ini. Dia menghabiskan waktunya dengan mempelajari dunia ini sambil menunggu badai selesai.


Informasi yang dia dapat dari clone adalah dunia ini merupakan dunia yang pernah di singgahi oleh kakek naga. Terdapat 5 benua di seluruh dunia dan tempat di mana Sheng Feng berada biasa di sebut benua hijau.


Benua hijau terdiri dari 5 wilayah yaitu. Laut selatan tempat di mana Sheng Feng berada. Wilayah api barat, wilayah hantu timur, negeri obat Utara dan wilayah kota pusat di tengah.


Pada saat kakek naga tinggal di sini kultivasi tertinggi adalah alam kesengsaraan surgawi ke3. Tapi kata clone energi spiritual dunia ini sepertinya menipis, yang membuat kultivasi tertinggi mungkin hanya mencapai Alam kesengsaraan surgawi ke2.


Sheng Feng hanya diberi tau sedikit tentang kultivasi.


Kultivasi Daemon.


Daemon tingkat 1 sampai 9


Di atas tingkat 9 mereka akan mengalami kesengsaraan surgawi pertama dan mencapai ranah.


Jendral daemon


Lalu kesengsaraan surgawi ke2 adalah ranah Komandan Daemon.


Lalu untuk Kulivator manusia.


Praktisi qi tahap 1 - 9.


kesengsaraan surgawi pertama adalah ranah, Pendiri Yayasan.


Dan ke2 adalah ranah, Inti Emas.


Lalu ke3 ranah Raja.


Untuk Raja Daemon dan Raja sepertinya tidak ada di dunia ini sekarang.


Kemudian kultivasi Sheng Feng sekarang berada di level, Daemon tingkat ke7. Jika tidak ada istanah hitam di tubuhnya saat itu maka dia sudah lama mati. Jangan bicara kalo itu jendral daemon terkuat, bahkan jika ada jendral daemon biasa yang mengincarnya dia tidak akan memiliki kesempatan untuk hidup.


Sheng Feng menghela nafas dan mulai beradaptasi lebih dalam dengan dunia ini. Baginya informasi tadi sangatlah berharga, setidaknya dia tau dunia seperti apa ini. Jadi dia tau, masa depan seperti apa yang ingin dia liat.


Sheng Feng membayang dirinya menjadi yang terkuat dan di kelilingi banyak wanita dan anggur.


"Hahaha." Dia mulai tertawa tak terkendali seperti orang gila.


"Ah ini dia." Sheng Feng membolak balik informasi seperti sebuah buku. Semua informasi dari clon itu di simpan di kepalanya.


"Perubahan manusia!" Sheng Feng mulai mengambil buku itu dan mempelajarinya dengan seksama.


Di mata orang luar mereka hanya akan melihat ular besar yang tertidur. Dan di dahi ular itu ada tato naga yang berkedip dari waktu ke waktu. Anehnya ular itu biasanya tertawa kecil dan tersenyum seperti menemukan sesuatu yang menarik. Untungnya tidak ada orang di situ, jadi tidak ada yang lihat.


Setelah beberapa jam, tubuh ular besar di selimuti kabur hitam misterius, membentuk awan hitam besar. Awan besar itu secara perlahan menyusut semakin kecil, membentuk terlur hitam dengan motif ungu.


Retakan-retakan tiba-tiba terdapat di telur hitam. Cahaya ungu keluar dari retakan yang terlihat oleh mata.


'Blarrr' Lapisan telur itu pecah seketika yang menyebabkan cahaya ungu menyelimuti seluru gua.


Cahaya ungu perlahan surut memperlihatkan sosok pemuda tampan dengan rambut hitam halus. Pemuda itu terlihat berusia 19 tahun dengan tubuh yang sempurna seperti di pahat dari batu giok. Dia duduk di sana sambil memegang lutut seperti seorang bayi dalam kandungan.


Mata pemuda itu secara perlahan terbuka. Dia mengulurkan 1 tangan lalu memperhatikan dengan seksama. Kemudian mengepalkan tangannya dengan keras. Alis pemuda itu sedikit terangkat saat dia berseru kaget. "Apa aku benar-benar menjadi manusia?"


Pemuda itu mengangkat kakinya, mencoba untuk berdiri. Dengan 1 langka, pemuda itu kehilangan Keseimbangan dan hampir jatuh. Dia segera menyesuaikan tubuhnya untuk menjaga keseimbangannya.


Karena kelamaan jadi ular yang berjalan dengan perut, Sheng Feng benar-benar tidak terbiasa dengan tubuh manusia. Setelah beberapa menit menyesuaikan tubuhnya, Sheng Feng akhirnya mulai terbiasa, bagaimanapun dia dulunya manusia.


Sheng Feng melakukan gerakan kecil untuk pemanasan. Dia sangat senang dengan. Wujud barunya.


Kemudian Sheng Feng membela es membuatnya menjadi cermin. Dia berkaca di depan cermin dengan senyum di wajahnya.


"Jika aku pergi ke gym di dunia sebelumnya, mungkin aku akan menjadi tampan seperti ini." Sheng Feng berkata sambil mengelus wajahnya yang halus seperti bayi baru lahir. Kemudian dia mengangkat tangannya untuk memamerkan otot-ototnya yang bagus.


"Ah, hal pertama yang harus di cari sepertinya adalah pakaian!" Kata Sheng Feng dengan senyum masam saat dia baru saja menyadari kalo dirinya sekarang tidak berpakaian sama sekali. Benda besar itu benar-benar kedinginan.


Badai sudah lama mereda, tidak membuang banyak waktu lagi Sheng Feng langsung berlari keluar gua.