
"Woii Rit! Lo dipanggil guru BK tuh!" ucap Karin saat bertemu dengan Rita di kantin
"lah gue? kenapa? Lo yakin gue yang dipanggil?" tanya Rita was was
"iya bego! lo yang dipanggil Ritaaa" ucap Karin geram
"ngapain guru BK manggil gue?" tanya Rita
"ya mane gue tau" ucap Karin segera pergi
"heh! Lo mau kemana? temenin gue ke ruang BK!!" teriak Rita saat melihat Karin pergi dari hadapannya
"hufh! dasar si Karin" geram Rita
Rita segera bergegas menuju ruang BK. sesampainya di depan pintu, tangannya memegang dada dimana jantungnya terletak
"duhh..gue kayaknya gak buat salah deh akhir akhir ini" lirihnya
"terus kenapa ni guru BK manggil gue suruh ke ruangannya sih" lanjutnya
"mana ni jantung pak cepak cepak jederr lagi ah!" kesalnya
"hufh! sabar Rita! tenang! Lo gak bikin salah kok" yakinnya bicara dengan diri sendiri
Rita menarik nafasnya panjang dan segera melangkahkan kakinya masuk ke ruang BK
"permisi Bu.. assalamualaikum" ucapnya masuk ke ruang BK
"iya waalaikumsalam eh Rita..masuk nak masuk" ucap guru BK tersebut
"kata Karin, ibu manggil saya ya..ada apa Bu?" tanya Rita sopan
"iya benar nak..kamu kan kepilih jadi siswa perwakilan sekolah untuk mengikuti olimpiade, apa kamu siap ikut?" tanya guru tersebut
"oh itu Bu..iya saya ikut kok Bu..orang tua saya mendukung" ucap Rita mulai tenang
"saya kira ibu manggil saya karena saya terjerat kasus sekolah Bu..eh ternyata cuma bahas olimpiade toh hehe" sambungnya terkekeh geli
"karena kamu siap ikut olimpiade nya, pihak sekolah akan memberikan hari libur dan mengirim kamu ke tempat olimpiade berlangsung. kamu bisa belajar dan menginap disana selama tiga hari terakhir ini" ucap guru itu
Rita berfikir sejenak "eemm..maaf Bu, tapi apa tidak bisa kalau saya ikut olimpiade via online saja Bu?" tawar Rita
"loh memangnya kenapa nak? kamu nggak perlu mikir uang jajan dan makan..semua akan ditanggung sekolah kok" ucap guru itu
"nggak kok Bu..saya nggak terlalu ngaruh masalah makan atau uang jajannya..tapi dirumah mama saya sedang sakit Bu..saya tak mau meninggalkannya sendirian" ucap Rita menjelaskan
"apa dirumah kamu nggak ada papa atau saudara yang lainnya?" tanya guru tersebut
"ada Bu..tapi saya ingin berada di sisi mama saya saat sedang sakit begini. saya tak tega meninggalkannya terlalu lama" ucap Rita sendu
guru itu tampak berfikir "konsekuensinya besar loh nak kalau kamu ikut olimpiade online" ucap guru BK itu
"iya Bu..saya akan tanggung seluruh konsekuensinya..asalkan saya bisa belajar dan mengikuti olimpiade secara online saja dirumah" ucap Rita yakin
guru itu tersenyum "baiklah..kalau itu mau kamu, ibu tak bisa melarangnya lagi. semoga berhasil" ucapnya
"terima kasih ya Bu..saya permisi" ucap Rita kemudian keluar dari ruang BK
Rita berjalan kearah kelasnya "heh! Lo kenapa?" tanya Karin
"gue? kenapa? ya gapapa lah" ucap Rita sinis
"tadi kenapa masuk BK?" tanya Karin lagi
"gue dapet hari libur..katanya karena gue mau ikut olimpiade" ucap Rita
"wiihh enak tuh libuurr" ucap Karin
"enak pala Lo? gak dapet uang jajan gue anjir" ucap Rita tertawa yang diikuti oleh Karin kemudian
*******
"hallo pa..mama baik baik aja kan?" tanya Fara
"iya mama baik baik aja kok..kakak kok bisa telfon sih? nggak kerja?" tanya Frederick
"lagi free pa..tamunya gak terlalu banyak" ucap Fara
"lagi nonton YouTube nya Lesti tuh" ucap Frederick
"haha ya udah deh kalau mama fine, papa juga fine Alhamdulillah..jagain mama ya pa..kakak tutup dulu" ucap Fara mengakhiri
"oke kak" ucap Frederick kemudian menutup telfonnya
Fara mengutak atik ponselnya. ia membuka aplikasi WhatsApp untuk mengetikkan pesan kepada adiknya
...adek...
^^^woi! Lo sibuk gak?^^^
y. sibuk. ngapa?
^^^gue mau minta tolong dong^^^
apaan?! cepet ngomong ih kek bencong Lo
^^^santai kali! gue mau minta tolong belikan benang jahit untuk dirumah. lagi habis soalnya. warna biru Yee^^^
y.
"ni bocah PMS kali ya..cuek amat balesnya kek janda" ucap Fara kesal
"udah lah mending gue kerja aja..capek gabut Mulu dari tadi" sambung kemudian melanjutkan kerjaannya
*******
hari makin siang dan kini waktunya Rita untuk pulang sekolah. seperti biasa, kini dia sedang berada di mobil Karin.
"makasih ya Rin" ucapnya saat turun setelah sampai di depan gerbang rumahnya
"oke sama sama" ucap Karin kemudian melajukan mobilnya menuju rumahnya kembali
"assalamualaikum ma..pa..adek pulang" ucapnya masuk ke dalam rumah
"waalaikumsalam dek..bareng siapa? maaf ya papa gak bisa jemput" ucap Frederick
"iya pa nggak papa kok. tadi adek pulang bareng Karin" jawab Rita
"gimana sekolahnya?" pertanyaan rutin dari ila
"fine ma..mulai besok katanya guru BK, adek dapat hari libur karena akan ikut olimpiade" ucap Rita
"oh bagus dong bisa dibuat belajar" ucap Frederick yang mendapat anggukan dari Rita dan ila
"olimpiade nya dimana dek?" tanya ila
"dirumah" jawab Rita santai
"lah kok dirumah?" tanya Frederick
"ih papa mah kepo banget deh pake tanya tanya segalaa" ucap Rita sewot
ila dan Frederick terkekeh mendapat jawaban dari Rita
"karena mama sakit, jadi adek minta olimpiade nya dirumah aja..biar bisa jaga mama sekalian hehe" jelas Rita
ila tersenyum "mama fine kok. ntar lagi sembuh" ucap ila lemah
"iya tau..karena itu adek mau olimpiade di rumah aja.. karena mau lihat mama sembuh hehe" ucap Rita terkekeh
ila dan Frederick hanya tersenyum "ganti baju gih..ntar lagi lanjut makan" ucap Frederick
"adek udah makan tadi di kantin..jadi adek ganti baju aja yaa" ucap Rita berjalan mencium pipi mama dan papanya
"papa atau adek yang jagain mama?" tanya Rita
"papa aja. adek istirahat sana" ucap Frederick
"ah oke lah..adek naik dulu yaa paa, maa" pamit Rita
"iya sayang" ucap Frederick dan ila bersamaan