Beautiful Story

Beautiful Story
BS Eps 36



Hallo guys


Author up lagi nih


Hayo siapa yang nunggu nih


Maaf ya upnya lama


Jangan lupa dukung terus karya Author


Like, coment dan vote


Selamat membaca


Semoga terhibur


***


Entah sejak kapan kini mereka sudah keluar dari mobil dan mendekati Dita dan Ara, dan otomatis Dita dan Ara kaget dengan kedatangan Devan dkk.


“Mau kita bantuin gak?” ujar El yang tiba-tiba ada di samping Ara dan itu membuat Ara kaget


“Ehhh anak setan kok lo muncul di sini sih” reflek Ara langsung memukul lengan El


“Ara itu manusia” sekarang Dita yang membuka suara


“Ngapain sih kalian muncul tiba-tiba di sini kan kaget gue” ucap Ara sambil melotot tajam dengan El karena memang jika di sekolah El paling sering menggoda Ara jika bertemu


“Loh kalian yang ngapain di rumah kumuh kayak gini?” bukan El yang nanya tapi kali ini Vano yang bicara


Belum sempat Ara yang menjawab tiba-tiba terdengar suara Ellis dari jauh yang memanggil mereka.


“Ehh anak monyet kok lama banget ngambil barang-barangnnya” ujar Ellis dari jauh dan ia tidak menyadari adanya Devan dkk


Sedangkan Devan dkk terkejut dengan teriakan Ellis, karena menurut mereka Ellis yang tidak terlalu bar-bar di antara mereka berempat ternyata sama saja.


“Sanss aj kaleee” renggut Ara kepada Ellis sedangkan Ellis yang sedang berjalan mendekat kea rah mereka terkejut dengan kedatangan Devan dkk di sana


“Gilla tu mulut udah kayak toa aj” gumam Dimas yang masih terdengar oleh Ellis


“Gue bogem tu mulut kalo berani mangap lagi lu” langsung saja Ellis menyaut apa yang Dimas ucap tadi dan juga Dimas dengan yang lainnya langsung diam


“Kok lama sih Dit?” tanya Ellis lagi dengan Dita


“Mereka tiba-tiba datang, lah kami kaget lah. Terus mereka banyak tanya pula” jawab Dita yang kini sudah sibuk memasukan beberapa barang ke dalam kardus


“Barang-barang itu untuk siapa sih?” tanya Dimas yang kepo sejak tadi apa yang mau di lakukan oleh mereka


“Untuk anak-anak yang membutuhkan” jawab Dita cepat sambil terus memasukan bebarapa barang beserta makanan yang lainnya


“Anak-anak mana sih kok gak liat?” kali ini giliran Vano yang mulai bertanya lagi sedangkan Devan sejak tadi diam sambil melihat sekeliling mencari keberadaan seseorang yang ia cari


“Mau bantu atau ngak sih” sunggut Ara yang kesal karena sejak tadi Devan dkk tak habisnya bertanya


“Oke-oke kita bantu” jawab Devan cepat dan langsung mengambil kardur yang sudah selesai di isi oleh Dita


“Mana lagi nih yang mau di bantu bawain?” tanya El kepada Ara dan tidak di jawab oleh Ara sedangkan yang lain hanya geleng-geleng saja karena memang mereka tau El sering sekali membuat Ara kesal


“Selesai” jawab Ara langsung ketika melihat ada 3 kotak yang sudah selesai di isi dengan barang-barang dan makanan yang akan di butuhkan oleh anak-anak jalanan tersebut


Kini mereka sudah berjalan bersama sampai mereka tiba di halaman belakang rumah kumuh itu, yang ternyata di sana sudah ada Ajeng yang sedang sibuk membersihkan tangan dan muka anak-anak jalanan itu karena mereka sebentar lagi akan makan bersama.


Dan di belakang rumah kumuh itu sangatlah rapi dan terawat, banyak bunga dan ada pohon rindang serta kursi-kursi tempat duduk dan tempat lesehan juga.


Devan yang memang sejak tadi mencari di mana Ajeng langsung senang ketika melihat Ajeng yang sedang sibuk membersihkan anak-anak jalanan tersebut tanpa tau kehadiran mereka.


Bukan hanya Devan, tenyata El, Dimas dan juga Vano sangat terkejut karena anak-anak yang di maksud oleh Ara dan yang lainnya itu adalah anak-anak jalanan yang selama ini tidak terlalu di perhatikan oleh orang sekitar.


Mereka tidak menyangka di balik sifak dingin dan kadang bar-bar yang di miliki oleh Ajeng dkk ternyata mereka bagaikan malaikat yang di kirim dari langit untuk anak-anak ini.


“Jadi anak-anak yang kalian maksud adalah mereka?” tanya Dimas untuk sekedar basa basi kepada mereka


“Hmmm” jawab Dita kepada mereka sedangkan anak-anak yang lain lumayan terkejut kerena mereka baru melihat Devan dkk di antara mereka


“Dit, tarok di mana nih barang?” tanya Vano karena ia tidak tau harus di letakkan di mana barang-barang tersebut


“Letakkan di dekat pohon itu aja, dan yang kotak minum itu letakkan di sini aja” ujar Dita dan langsung di kerjakan oleh Vano dan yang lainnya


Dan ketika mereka meletakkan barang-barang tersebut, Ajeng juga sudah selesai membersihkan semua anak-anak jalanan itu. Dan betapa terkejutnya saat melihat ternyata ada devan dkk yang juga ada di sana.


***


.


.


.


.


.


Oke guys sampai di sini dulu yaa


Tunggu kelanjutanya yaa


Jangan lupa dukung terus Author yaa


Like, koment dan vote


Note :


Akan di usahakan untuk Up setiap hari, doakan saja semua urusan Authro di lancarkan dan di permudahkan, Aamiin.


Jangan lupa follow akun Ig Author :


@sriwhyniii_____


#JagaKesehatan


#TetapPakaiMasker


Terima Kasih


Salam Author