Beautiful Story

Beautiful Story
Hari Pertama (2)



Hallo guyss


Author Up lagi nih


Hayoo siapa yang nunggu nih


Jangan lupa like, koment dan vote


Selamat membaca:)


Semoga terhibur:)


***


Setelah mobil papa Ajeng masuk ke parkiran Sman Darma Bandung Ajeng melihat bahwa semua siswa tampaknya sudah selesai melakukan upacara yang rutin di lakukan pada hari senin.


Semua siswa di Sman Darma Bandung mulai memasuki kelas masing - masing dan mereka melihat sebentar ke arah parkiran di mana di sana terdapat mobil papa Ajeng yang terparkir dan itu termasuk mobil langkah jadi semua siswa aneh melihatnya.


Mereka bertanya - tanya siapa orang yang ada di dalam mobil tersebut.


Di tempat Ajeng


Ia sudah akan turun dari mobil sebelum turun Ajeng menyalami papa nya terlebih dahulu.


"Gak mau papa anter ke dalam nak?" Tanya papa Ajeng kepada Ajeng


"Gak pa, nanti orang tau loh, ini Aja papa ngantar sampai ke dalam udah banyak yang liat" Jawab Ajeng karena sedari tadi ia sadar banyak orang yang melihatnya


"Baiklah nak, Hati - hati ya" Ucap papa Ajeng saat Ajeng akan turun


"Oke pa dah Assalamualaikum" Ucap Ajeng saat keluar dari mobil


"Waalaikumussalam" Jawab papa Ajeng dan kini papa Ajeng mulai menjalankan mobilnya keluar dari Sman Darma Bandung


Dan kini Ajeng sudah mulai berjalan ke Arah ruang kepala sekolah karna ia ingin menanyakan di mana ruang kelasnya.


Sepanjang perjalanan ke arah ruang kepala sekolah ada banyak siswa yang melihat ke arahnya.


Karena masih ada sebagian siswa yang belum masuk ke kelasnya dan mereka melihat Ajeng dengan takjub karena di Sman Darma Bandung tidak banyak yang mengenakan hijab.


Sudah lumayan jauh Ajeng berjalan dia belum menemukan di mana Ruang kepala sekolah dan dia melihat ada beberapa siswa perempuan yang berkumpul dan Ajeng menemui mereka untuk menanyakan di mana ruang kepala sekolah.


"Permisi" Ucap Ajeng sopan kepada mereka


"Ya ada apa" Jawab mereka kepada Ajeng


"Boleh nanya di mana ruang kepala sekolah" Tanya Ajeng kepada mereka


"Oo tinggal lurus aja mentok belok ke kiri" Ucap salah satu dari mereka


"Terima kasih yaa" Jawab Ajeng kepada mereka


"Iya sama - sama" Ucap mereka kepada Ajeng


Dan kini Ajeng sudah berjalan meninggalkan mereka menuju ke ruang kepala sekolah. Tidak sengaja Ajeng bertemu dengan El saat jalan menuju ke ruang kepala sekolah.


"Ajeng" Sapa El sambil berjalan ke arah Ajeng


Dan Ajeng seketika langsung berbalik arah menengok siapa yang memanggilnya.


"Ya ada apa?" Ucap Ajeng dengan El


"Masih ingat gue kan jeng" Tanya El kepada Ajeng


"El kan" Ucap Ajeng kepada El


"Yaa benar sekali, Mau kemana jeng" Ucap El


"Ke ruang kepala El" Ucap Ajeng yang sudah sedikit ramah kepada El


"Lo masuk sekolah di sini yaa?" Tanya El kepada Ajeng


"Iya El" Ucap Ajeng


"Mau gue antar gak ke sana?" Tanya El kepada Ajeng


"Gak usah nanti lo telat masuk" Ucap Ajeng kepada El


"Santai aj gak ada yang marah sama orang ganteng hahah" Ucap El kepada Ajeng


Dan kini mereka berdua berjalan bersama menuju ke ruang kepala sekolah sambil bercerita, El juga baru tau kalau Ajeng baru pindah dari singapore itulah alasan kenapa El baru melihat Ajeng bergabung dengan Dita dkk.


Di seberang tempat mereka berjalan ada seorang yang mengawasi mereka dengan raut yang tidak suka.


Hayoo siapa merekaa?


Kembali lagi ke Ajeng dan El kini mereka telah sampai di ruang kepala sekolah.


"Oke El terima kasih ya" Ucap Ajeng


"Sama - sama sana masuk lo" Jawan El


Dan Ajeng langsung masuk ke ruang kepala sekolah sedangkan El kembali ke kelas nya yaitu kelas 11 IPS 1.


tok tok tok


suara ketukan pintu


"Assalamualaikum" Ucap Ajeng kepada seseorang yang ada di balik pintu tersebut


"Masuk, Waalaikumussalam" Jawab orang yang ada di balik pintu itu yang tak lain adalah kepala sekolah Sman Darma Bandung yang mana itu adalah anak dari teman papanya Ajeng yang bernama Angga dwi bimantara.


Dan Ajeng langsung masuk ke ruangan tersebut dan bertemulah dia dengan Angga kepala sekolah di Sman Darma Bandung orang kepercayaan papa Ajeng.


"Udah dateng jeng" Ucap Pak Angga


"Iya pak" Jawab Ajeng


"Formal banget sih jeng, panggil Abang aja napa sih" Ucap Angga kepada Ajeng karena jika di luar Ajeng memanggil Angga dengan sebutan Abang sama seperti max.


"Gak bisa gitu bang ini kan sekolah" Balas Ajeng


"Iya deh, nanti ada bu Meli wali kelas kamu yang akan ke sini jemput kamu" Ucap Angga kepada Ajeng


"Okee" Balas Ajeng


Dan tak lama suara pintu di ketuk dan masuklah wanita yang masih muda mengenakan hijab kira - kira umurnya sekitar 25 tahun yang tak lain adalah wali kelas Ajeng.


"Ada apa pak?" Tanya bu meli kepada Angga


"Itu ada siswa baru bu namanya Ajeng dan dia masuk di kelas ibu" Jawab Angga kepada bu Meli


Sekitar 10 menit mereka berjalan kini sampai lah ke depan kelas 11 IPS 3 sebelumnya Ajeng melewati juga 11 IPS 1 di mana di sana adalah kelas Devan dkk, dan sewaktu Ajeng lewat ternyata Devan dkk melihatnya sayangnya Ajeng tidak melihat mereka.


***


"Bukannya tadi Ajeng ya" Ucap Dimas kepada Devan dan lainnya


"Iya mirip Ajeng" Balas Vano


"Itu memang Ajeng ege, dia baru pindah hari ini dari singapore" Ucap El sambil memainkan ponselnya karna hari pertama mereka tidak ada guru yang masuk


"Kok lo tau" Ucap Dimas kepada El dan di angguki oleh Devan dan Vano


"Karna pagi tau waktu selesai upacara gue ketemu dia waktu pas dia mau ke ruang Kepala Sekolah, langsung aja gue tawarin buat anter dia" Balas El


"Emang dia mau di antar lo?" Tanya Vano


Sedangkan Devan hanya diam saja mendengar apa yang teman - temannya bicarakan karna juga selesai upacara tadi ia dan Vano di panggil ke ruang osis untuk membantu MOS esok hari.


"Mau lah, dan ternyata orangnya baik loh, kami juga tadi cerita - cerita kok itulah kenapa gue tau dia baru pindah dari singapore" Ucap El kepada mereka semua


Dan hanya di balas O riah saja oleh Vano dan Dimas sedangkan Devan ia sibuk memainkan ponselnya.


***


Kini Ajeng masih berdiri di luar kelas dan bu Meli sudah masuk ke ruang kelas di kelas itu sangat ribut ya karna tau sendiri itu IPS tapi mereka asik - asik loh.


"Assalamualaikum anak - anak" Ucap bu Meli sambil masuk ke kelas dan seketika kelas yang tadi ramai sudah menjadi sunyi


"Waalaikumussalam buk" Jawab mereka serentak


"Ibu mau memperkenalkan murid baru kepada kalian, kaliah mohon bisa berteman baik ya" Ucap bu Meli kepada semua siswa 11 IPS 3


"Cewek atau cowok buk?" tanya salah satu siswa


"Kalo cewek cantik gak buk?" Tanya siswa lainnya


"Kalo cowok bisa tu jadi pacar gue" Ucap salah satu siswa perempuan


Dan masih banyak lagi pertanyaan mereka yang lain, sedangkan Dita dkk hanya diam saja karena mereka tau bahwa itu Ajeng.


"Sudah kalian tenang dulu ibu mau panggil dia dulu" Ucap bu Meli


"Nak sini masuk" Ucap bu Meli memanggil Ajeng


Dan seketika semua yang ada di kelas itu melihat ke arah Ajeng mereka semua sangat kagum dengan Ajeng yang mana Cantik, pipi chuby di tambah juga berhijab menambah kesempurnaan seorang Ajeng.


Dan ternyata di Kelas 11 IPS 3 tergolong banyak siswa perempuan yang menggunakan hijab.


"Silahkan perkenalkan diri nak" Ucap bu Meli kepada Ajeng


"Baiklah Perkenalkan Nama Gue Ajeng Salsabila bisa di panggil Ajeng dan Gue pindahan dari singapore" Ucap Ajeng dengan santai dan sedikit dingin yah karnah itulah Ajeng.


"Baiklah sekarang Ajeng langsung saja duduk di sebelah Ellis di sana kosong dan untuk yang lainnya jika ingin berkenalan dengan Ajeng nanti bisa sendiri ya dan sekrang ibuk permisi Assalamualaikum" Ucap bu Meli dan meninggalkan kelas tersebut


"Waalaikumussalam buk" Jawab mereka


Dan kini Ajeng sudah berjalan ke arah Ellis, banyak pasang mata yang melihat ke arahnya dan nampaknya mereka senang dengan kehadiran Ajeng mereka berpikir bahwa Ajeng itu orang baik cuman sifatnya saja yang dingin dan cuek.


Setelah Ajeng duduk banyak siswa lainnya yang mulai berkenalan dengan Ajeng dan Ajeng menyambutnya dengan baik. Kini mereka telah mengenal satu sama lainnya walaupun Ajeng tidak ingat semua nama temannya setidaknya Ajeng sudah mengenali mereka semua.


Oo iya Sman Darma Bandung itu bukan sekolah untuk orang kaya saja ya, Sman Darma Bandung merupakan sekolah untuk siswa dan siswi yang berprestasi dan juga banyak siswa maupun siswi yang mendapatkan beasiswa. Walaupun juga terkadang ada beberapa orang yang memanfaatkan uangnya untuk masuk ke sana.


Oleh sebab itu juga Ajeng tidak mau membawa mobil mewahnya ke sekolah karna ia tidak ingin di kenal sebagai orang yang masuk ke sana dengan uang. Dan ia akan membawa mobil nanti sama seperti yang teman - temannya pakai ke sekolah.


***


.


.


.


.


.


Oke guys sampai di sini dulu yaa


Tunggu terus kelanjutannya


Selalu dukung Author ya supaya semangat nulis


Jangan lupa like, koment dan vote


Follow juga Author


.


.


.


.


.


Tinggalkan like di Beautyy storyy!!!


Tinggalkan like di Beautyy storyy!!!


Tinggalkan like di Beautyy storyy!!!


Tinggalkan like di Beautyy storyy!!!


Tinggalkan like di Beautyy storyy!!!


Info guys :


Up setiap hari jam 9 pagi dan jam 3 sore


Doakan juga segala urusan Author di permudah dan di lancarkan. Aamiin


Follow juga Akun IG Author :


@sriwhyniii_____


Terima kasih:)


Salam Author:)