
Hallo guyss
Author Up lagi nih
Jangan lupa like, vote dan kasih Rate yaa
Dan juga follow author
Selamat membaca:)
Semoga terhibur:)
sisi lain
Sama hal nya seperti di rumah ajeng di rumah devan pun bunda devan bersama pekerja rumah tangga keluarga devan sedang sibuk menyiapkan makan siang untuk keluarga devan para pekerja.
Bunda devan selalu turun tangan sendiri kalau soal makan dalam keluarganya, karna ia ingin suami dan anak - anak makan makanannya.
Dan juga ayah devan dan devan sendiri tentu nya lebih suka kalau bundanya yang memasak makanan untuk mereka. walaupun tidak bunda nya sendiri yang melakukan semuanya.
Bunda devan yang sibuk memasak di dapur, Ayah devan dan adik devan yang sejak tadi asik bercerita sambil menonton tv sedangkan devan sendiri berada di kamarnya.
Kamar devan
Sekarang devan masih tidur dengan selimut yang hanya menutupi ujung kaki saja.
lumayan lama devan bangun sampai - sampai bundanya sudah selesai masak devan juga belum terpaksalah bundanya membangun kan anak manjanya ini.
tok tok tok tok
(Suara pintu di ketuk)
Namun tidak ada sahutan dari orang yang ada di kamar
sesaat kemudian bunda devan langsung saja masuk kemar dan ia melihat devan yang masing tidur sangat lelap.
"Ak bangun, bentar lagi zuhur" Ucap bunda devan sambil berjalan ke samping ranjang devan
"Iya bun" Sahut devan dengan mata yang masih terpejam
"Ayo bangun, sudah itu siap - siap ke masjid dong" Ucap bunda devan lagi
(Yaa keluarga devan juga laki - lakinya sholat di masjid yaa, Sedangkan bunda devan dan pekerja wanita lainnya sholat di rumah. Jarak masjid komplek tempat devan tinggal dekat dengan rumahnya)
"Iya bun devan bangun" Jawab devan sambil berusaha duduk di atas kasur nya
"Bangun yaa, bunda mau ke bawah" Ucap bunda devan sambil berjalan ke arah pintu
"Iya bun" Sahut devan sambil beranjak dari kasur
Setelah bunda devan keluar devan langsung menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri bersiap - siap untuk pergi ke masjid bersama ayah dan adiknya.
setelah beberapa menit devan keluar dari kamar mandi dan langsung menuju ke closet room untuk berganti pakaian.
setelah selesai berpakaian devan langsung saja turun ke bawah menuju dapur untuk minum dan di sana ia bertemu dengan bundanya dan juga para pekerja lainnya yang sedang membantu bundanya memasak.
"Bun, ayah mana?" Tanya devan sambil berjalan ke pantri mengambil minum
"Ayah lagi ganti baju di kamar, kamu tunggu aja di depan tv" Ucap sang bunda yang masih fokus memasak
"Iya deh bun, Aak tunggu aj di sana" Ucap devan lalu berlalu pergi ke ruang keluarga dan menunggu ayah dan adiknya di sana
Tidak lama kemudian ayah devan dan david datang sudah rapi dengan baju koko masing - masing.
"Ayo ak kita pergi" Ucap ayah devan yang kini berdiri di belakang sofa tempat devan duduk
"Ayo yah" Jawab devan sambil beranjak dari sofa yang ia duduki tadi
Dan kini ayah devan, devan, david dan pekerja lainnya masuk ke mobil dan menuju masjid komplek rumah devan.
Sekitar 10 menit mereka telah sampai di masjid yang sudah ramai oleh orang - orang yang melaksanakan sholat zuhur.
di rumah
Sedangkan di rumah bunda devan dan juga para pekerja yang sudah memasak segera menyiapkan makan siang.
setelah semua siap mereka pergi ke kamar masing - masing untuk membersihkan diri dan melaksanakan sholat.
Bunda devan pun melakukan hal yang sama, ia bergegas masuk ke kamar utama dan membersihkan diri untuk melaksanakan sholat zuhur.
Waktu sholat telah tiba
Semua orang melaksanakan sholat, baik yang berjamaah di masjid maupun di rumah.
Setelah bunda devan melaksanakan sholat zuhur, ia langsung merapikan hijabnya lagi dan menuju ke dapur karna sebentar lagi makan siang.
Bunda devan kini berada di dapur dan di susul oleh pekerja lainnya yang ikut membantu nyonya rumah tersebut menyiapkan makan siang.
Setelah semua selesai mereka tinggal hanya menunggu ayah devan, devan, david dan pekerja lainnya pulang dari masjid.
Selang 15 menit kemudian mereka sudah pulang dari masjid
"Assalamualaikum" Ucap ayah devan, devan, david dan pekerja lainnya secara serentak sambil berjalan memasuki rumah.
"Waalaikumussalam" Jawab bunda devan dan pekerja lainnya yang ada di dalam rumah.
"Sudah siap bun makan siangnya?" Tanya ayah devan saat di dapur
"Sudah yah, sekarang kalian ganti baju dulu terus kita makan siang" Ucap bunda devan menyuruh mereka bergantu pakaian santai dan setelah itu baru makan
"Iya bun" Jawab ayah devan dan di ikuti yang lainnya pergi ke kamar masing - masing berganti pakaian
Begitu pun devan ia langsung berjalan ke lantai atas bersama david untuk berganti pakaian karna letak kamar mereka berdekatan.
Setelah beberapa menit kini mereka telah berganti pakaian santai rumahan dan siap untuk makan siang bersama.
Kini mereka telah duduk di kursi masing - masing dan makan siang bersama dengan keadaan diam yang terdengar hanya suara dentingan sendok di piring mereka.
"Ak besok ikut ayah ke kantor ya" Ucap ayah devan kepada devan yang kini sedang makan salad buahnya
"Iya yah, ada yang harus devan urus juga" Balas devan kepada sang ayah
"Baiklah ak kalau begitu" Ucap ayah devan dan langsung berdiri dari kursinya
"Iya yah" Ujar devan yang masih memakan salad buahnya
"Ayah mau ke ruang kerja dulu bun" Pamit ayah devan kepada sang istri
"Iya yah" Jawab bunda devan yang sekarang masih duduk di kursi sambil memakan buah
Setelah itu ayah devan langsung pergi ke ruang kerjanya dan tinggallah devan, david, bunda devan dan para pekerja lainnya.
Setelah semua selesai makan para pekerja sudah mulai kembali lagi bekerja begitu devan dan david mereka pergi ke kamar masing - masing untuk tidur ataupun bermain game.
Dan bunda devan membantu para pekerja membereskan bekas makan mereka
"Biar kami saja buk yang membersihkannya" Pinta Salah satu pekerja wanita itu
"Baiklah bik, saya mau membawakan buah ini dan jus ke ruang kerja suami saya aja" Ucap bunda devan sambil memegang nampan berisi buah dan satu gelas jus.
"Iya buk" Jawab bibik kepada bunda devan
Dan sekarang bunda devan menuju ke ruang kerja suaminya untuk memberikan apa yang ia bawak tersebut.
Di kamar devan sekarang ia sedang duduk di balkon kamarnya sambil bermain gitar.
jreng jreng jreng
Devan memainkan dulu tali gitar ya sambil mecari melodi yang pas dan baru lah ia mulai bernyanyi
coba sehari saja
satu hari saja
kau jadi diriku
kau akan mengerti, bahwa
kau akan mengerti
bagaimana ku melihatmu
mengagumi
menyanyangi mu
dari sudut pandang ku,
dari sudut pandangku.
Lagu dari penyanyi tulus yang baru rilis tersebut di nyanyikan oleh devan dengan merdu.
(Lagunya sama ya kayak nada dering telepon ajeng karna mereka berdua menyukai penyanyi yang sama)
(Author juga fans berat lagu - lagu dari tulus lohh, Lagunya tu enak - enak semua dan mewakilkan isi hati, Heheheh)
*Sampai disini dulu yaa guys
Tunggu kelanjutannya
jangan lupa like, vote dan kasih rate novel autho yaa
follow juga author guyss
.
.
.
.
.
tinggalkan like di Beautyy Storyy!!!
tinggalkan like di Beautyy Storyy!!!
tinggalkan like di Beautyy Storyy!!!
tinggalkan like di Beautyy Storyy!!!
tinggalkan like di Beautyy Storyy!!!
tinggalkan like di Beautyy Storyy!!!
Info :
Up setiap hari jam 9 pagi dan 3 sore yaa
Doakan author sehat terus dan semua urusan lancar, jadi kalian bisa baca novel author terus:)
Follow Ig author yaa
@Sriwhyniii_____
Maaf kalo cerita masih banyak perkenalan dalam keluarga, setelah ini akan masuk ke part yang bikin hati ser ser yaaa hehehehe
Terima kasih:)
Salam author*:)