Beautiful Story

Beautiful Story
BS eps 26



Hallo guys


Author Up lgi nih


Hayo siapa yang nunggu


Jangan lupa like, koment dan vote


Dukung terus Author dalam bekarya


Selamat membaca


Semoga terhibur


***


Hari - hari kini telah berlalu, sekarang sudah 1 minggu Ajeng sekolah di Sman Darma Bandung dan ini juga sudah 1 minggu para Devan dkk dan Dita dkk masuk sekolah di Sman Darma sama seperti Ajeng.


Setelah hari pertama sekolah tersebut Ajeng sudah mulai terbiasa dan juga dengan mudah ia beradaptasi dengan lingkungan sekolah itu.


Hari - hari Ajeng lalui dengan damai tidak ada yang terlalu mengusik Ajeng hanya saja hari ke empat ia sekolah ada sedikit insiden yang di lakukan oleh Reni dkk.


Flasbback on


Tepat hari ini adalah hari ke empat Ajeng sekolah di Sman Darma di mana sekarang sedang di adakannya MOS di hari terakhir bagi siswa kelas 10 di Sman Darma bandung.


Hari ini juga guru ternyata sedang mengadakan rapat jadi semua siswa tidak belajar dan sibuk dengan kegiatan masing - masing.


Sama seperti yang lainnya Ajeng dkk kini lagi duduk di kantin untuk membeli makan karena sejak pagi tadi ia tidak makan.


Sampai di Kantin ternyata banyak sekali siswa yang ada di kantin dan itu membuat Ajeng malas mengantri dan tidak jadilah Ajeng membeli makanan.


"Guys gak jadi gue beli makanan, rame bener" ucap Ajeng kepada Dita dkk


"Nanti lo sakit Jeng" jawab Ellis cepat


"Gak a, tahan gue nanti aja" balas Ajeng cepat


"Nanti lo sakit, biar gue yang antri sama Ara kalian kemana aja nanti kita susulin" ucap Ellis cepat karena ia sangat tau Ajeng tidak bisa kelaparan.


"Baiklah, terima kasih ya Lis" ucap Ajeng dan kini Ellis dan Ara pergi mengantri makanan untuk mereka.


Di sisi lain ternyata ada Reni dkk yang mendengar ucapan mereka dan mereka mendengar sepertinya teman Ajeng sangat khawatir terhadap Ajeng kalau tidak makan sampailah ide jahat mereka.


Mereka memang berniat ingin mengerjai Ajeng karena hari ke 2 Ajeng sekolah ia berjalan berdua bersama Vano di koridor sekolah menuju ruang osis, ya karena Ajeng hari itu akan mendaftar eskul olahraga.


kebetulan Vano anggota osis jadilah ia berdua berjalan bersama untuk ke ruang osis.


Jadi itulah Reni dkk semakin benci kepada Ajeng dan kebetulan hari ini ia melihat teman - temannya khawatir Ajeng sangat lemas karena lupa sarapan.


"Eh guyss, liat tu Ajeng lemes banget" ucap Lili kepada Reni dkk


"Iya, kita apain yaa" balas Eni


"Kita ikutin aja mereka kemana, terus kalo ada kesempatan kita kerjain dia" balas Reni dan dia angguki oleh mereka semua


Kini Ajeng dan Dita sudah berjalan bersama mereka menuju ke taman di pinggir lapangan basket yang mana ada beberapa anak basket yang sedang bermain basket.


Dan sisi sebelah lapangan ada Devan dkk yang sedang melakukan MOS terhadap adik kelas mereka dan saat itu Devan melihat kehadiran Ajeng dan Dita.


Devan sempat melihat kalau Ajeng sangat lemas seperti orang sakit dan ia juga sempat berpikir.


"Apa Ajeng sakit ya, kok lemes banget" ucap Devan dalam hati


Ajeng dan Dita tidak tau bahwa ada Reni dkk yang sejak tadi mengikuti mereka karena posisi Reni dkk berjalan bersama di belakang mereka.


Dan kini Ajeng dan Dita sudah duduk menghadap lapangan basket sedangkan Reni dkk sudah berdiri di belakang mereka sedikit agak jauh.


Tiba - tiba bola basket yang di mainkan anak basket tersebut keluar lapangan dan berhenti di depan Reni dkk.


Dan mereka sempat berpikir ini adalah moment yang pas untuk mengerjai Ajeng.


"Woy tolong lempar tu bola" teriak anak basket kepada Reni dkk


Dan sepontan Dita melihat ke arah belakang yang ternyata di sana ada Reni dkk, Dita tidak terlalu mengambil pusing mungkin Reni dkk hanya ingin ikut menonton saja.


Sedangkan Reni yang mendengar teriakan itu langsung mengambil bola yang ada di depannya dan mulai akan melempar.


"Jangan gila lo Ren nanti kita masuk Bk" balas Lili karena ia mendengar bisikan Eni


"Santai biar gue" balas Reni


Dan seketika itu ia langsung melepar bola basket tersebut dengan kuat dan bola itu tidak sampai kelapangan melainkan ke arah lain.


Duk


Suara benturan bola terdengar sangat keras


Sontak orang yang ada di lapangan basket tersebut langsung berlari ke arah bola itu serta Devan dkk yang tidak jauh dari situ langsung berlari.


Sedangkan yang terkena bola basket itu langsung jatuh dalam keadaan langsung tidak sadarkan diri untung saja tidak tersungkur ke tanah karena ada yang menahannya.


Tidak lain yang terkena bola basket itu adalah Ajeng dan yang menahan tubuhnya tersebut adalah Dita dan semua orang langsung berlari ke arah Ajeng setelah mendengar suara bola basket menghantam sesuatu dengan keras dan teriakan Dita juga yang sangat besar.


Kebetulan juga saat itu Ellis dan Ara sudah kembali dari kantin dan mereka langsung kaget saat mendengar teriakan Dita yang sangat keras.


Reni dkk langsung cemas karena ia tidak menyangka jika semua orang akan melihat Ajeng dan juga spontan melihat ke arah mereka.


"Gila lo yah, Awas tunggu aj" ucap Dita dengan marah sambil menunjuk ke arah Reni dkk


Reni dkk langsung saja meninggalkan lapangan tersebut dan pergi entah kemana.


Devan yang melihat Ajeng pingsan langsung saja meraih tubuh Ajeng yang ada di pangkuan Dita dan langsung membawanya ke UKS.


Semua orang sontak saja kaget karena baru kali ini melihat Devan yang khawatir dengan orang lain apalagi seorang Cewek yang notabennya siswa baru.


Flashback off


Setelah kejadian itu kini Ajeng sudah tampak baik - baik saja dan juga Ajeng tidak melaporkan Reni dkk karena ia berpikir bahwa itu hanya ketidak sengajaan.


Sebenarnya Ajeng tau kalau itu di lakukan sengaja oleh Reni dkk tapi ia hanya akan mendiaminya saja dan ia akan melihat lagi sampai mana kelakuan yang tidak terpuji Reni dkk itu akan bertahan.


Jika saja Ajeng langsung melaporkan Reni dkk ke ruang BK otomatis Reni dkk akan langsung di keluarkan karena posisinya Ajeng adalah cucu dari pemilik sekolah dan kini papanya yang sudah memegang seluruh saham di Sman Darma Bandung.


Dan minggu depan Ajeng bersama teman lainnya sudah akan memulai kegiatan eskul olahraganya dan yang pertama yaitu basket.


Jika kalian menanyakan bagaimana hubungan Ajeng dkk dan Devan dkk, hubungan mereka tampak seperti biasa kadang - kadang saja mereka akan saling menyapa.


Hanya El yang terlihat sangat akrab kepada mereka karena El sangat ramah dan setiap kali bertemu selalu saja bercanda dan menyapa Ajeng dkk baik itu di koridor sekolah, parkiran dan tempat lainnya.


***


.


.


.


.


.


Jangan lupa like, koment dan vote


Follow juga Author


Dukung terus Author dalam bekarya


Semoga suka


Note :


Maaf atas keterlambatan Up dan Typo


Doakan semua urusan Author di perlancar dan di permudahkan segalanya, Aamiin.


Follow juga Akun IG Author :


@sriwhyniii_____


Terima kasih


Salam Author