Beautiful Story

Beautiful Story
Bermain Bersama (2)



Hallo guys


Author Up lgi nih


Hayo siapa yang nunggu nih


Dukung terus karya Author yaa


Jangan lupa like, coment, vote dan rate


Selamat membaca:)


Semoga terhibur:)


***


Kini Ajeng dkk sudah sampai di timezone bersama David dan juga El tanpa di duga ternyata Devan, Vano dan Dimas juga ikut masuk ke dalam.


Mereka mengikuti Ajeng dkk beserta David dan El yang kini lagi berjalan masuk untuk bermain.


Terlihat begitu jelas di raut wajah David yang sangat senang akan bermain dengan Ajeng dkk dan juga El.


"Kak Ajeng kita main apa?" Tanya David kepada Ajeng


"David maunya main apa?" Tanya Ajeng balik ke David


"Main apa aja kak" Jawab David


Dan kini giliran El yang berbicara dengan Ajeng dkk dan juga ia bertanya pada Devan, Vano dan Dimas karna aneh sekali mereka ingin ikut masuk ke timezone.


"Ehh maaf sebelumnya nama kamu Ajeng kan? Kamu punya kartu buat main?" Tanya El dengan Ajeng


"Hmm, Punya" Jawab Ajeng sekenanya saja


"Oo iya, kok kalian ikut masuk biasanya gak mau" Ucap El kepada Devan, Vano dan Dimas


"Serah kita dong" Jawab Dimas dengan nada tak suka sedangkan Devan dan Vano sudah duduk di kursi yang di sediakan di dalam timezone.


Dan kini mereka lagi sibuk memilih mau bermain apa, Ajeng berdua bersama dan juga di ikuti oleh teman - temannya dan El mulai mengakrabkan diri dengan Ajeng dkk.


El tipe orang yang mudah akrab dengan orang lain jadi ia mudah berteman dan juga tak menyangka jika Ajeng dkk ternyata ramah dan seru banget kalo udah lama bergabung.


Di tempat Devan duduk ia sedang asik mengamati Ajeng dkk, David dan juga El yang sedang asik akan memulai permainan tak jarang mereka juga bermain bersama.


Dan kini Ajeng, Dita dan David lagi bersiap akan bermain basket sedangkan El, Ellis dan Ara bermain Game mobil.


El lebih cepat Akrab bersama Ellis dan Ara karna mereka yang paling sering berbicara di bandingkan dengan Ajeng dan Dita walaupun mereka terkadang juga ikut bicara.


Kini Ajeng lagi bersiap untuk memulai permain bersama David dan Dita.


Di tempat Devan, Dimas dan Vano mereka melihat Ajeng, David dan Dita sedang bersiap untuk bermain basket.


Mereka bertiga sudah tau bahwa Dita, Ellis dan Ara adalah pemain handal di klub basket Sman Darma Bandung tapi mereka tidak tau Ajeng apakah bisa bermain basket.


Dan tentunya kalau David mereka juga sudah tau karna David sering bermaim Basket jika di rumah bersama Devan.


Di sisi ajeng


"Yok kita mulai ya" Ucap Ajeng kepada Dita dan David


"Okee" Sahut mereka dengan semangat


Dan kini mereka sudah mulai bermain tampaknya yang sangat lihai bermain di sini adalah Ajeng bahkan Devan, Dimas dan Vano melongo di buatnya karna Ajeng bermain begitu santai.


Dita sudah mengira bahwa Ajeng tetap lihai bermain basket apalagi waktu mereka Smp Ajeng merupakan ketua klub Basket putri di sana.


"Wihh kak Ajeng keren" Ucap David sambil mengacungkan 2 jempol kepada Ajeng


"Gila loh Jeng gak berubah ternyata hahahaha" Ucap Dita kepada Ajeng


Dan Ajeng hanya menanggapi semuanya dengan senyum saja dan mereka mulai bermain lagi.


***


"Gila tu cewek pinter banget mainnya" Ucap Dimas takjub melihat Ajeng


"Gue kira Dita yang akan menang" Ujar Vano juga


"Santai banget tu mainnya, Pasti di sekolahnya dia ikut klub basket" Balas Devan menimpali ucapan dari teman - temannya


Dan ya mereka bertiga hanya duduk saja tanpa ikut bermain mereka asik melihat Ajeng dkk, David dan El yang sangat senang bermain.


Mereka tidak menyangka kalau cewek - cewek tersebut suka bermain seperti ini walaupun mereka cewek sih tapi terkesan jadi cewek bar - bar menurut mereka.


Karena mereka sudah melihat dari sifat Dita, Ellis dan Ara saat di Sman Darma mereka terkenal tomboy dan begitu juga di luar di tambah lagi Ajeng yang terlihat seperti cewek bar - bar.


***


Ajeng, David dan Dita kini sudah berganti banyak permainan begitu juga dengan El, Ara dan Ellis.


Ara, Ellis dan El sepertinya tambah akrab saja di tambah sifat Ara yang cerewet jadi ia sering berdebat dengan El saat bermain.


Sudah banyak permainan yang mereka mainkan dan tidak terasa hari sudah semakin sore.


Mereka kini menyudahi permainannya dan menuju ke meja untuk menukar hadiah.


Ajeng dkk dan David menuju ke meja menukar hadiah sedangkan El mengajak Devan, Dimas Dan Vano untuk keluar.


Kini ajeng sudah selesai menukar tiket yang mereka dapatkan tadi dengan hadiah mobil - mobilan dan robot - robotan yang mempunyai remote control.


Dan semua hadiah itu di berikan Ajeng dkk untuk David dan David menerimanya dengan sangat bahagia.


Kini mereka sudah berjalan keluar dan berjalan santai bersama dengan David yang masih di sisi Ajeng.


Tampaknya ia lebih senang bersama Ajeng dkk di bandingkan dengan Devan dkk.


"Sekarang kita langsung pulang yuk" Ajak Ara kepada Ajeng dan yang lainnya


"Okeee" Jawab Ajeng, Dita dan Ellis bersama


"David kak Ajeng dengan teman - teman kak Ajeng mau pulang, David sama Aaknya aja yah" Ucap Ajeng kepada David


"Kak Ajeng parkir di basement kan?" Tanya David dan di angguki oleh Ajeng


"Kita bareng aja, Aak dan juga abng lain parkir di sana juga kok dan kita juga mau pulang, Iya kan Ak?" Ucap David kepada Ajeng dan langsung bertanya kepada Devan


"Iya dek" Jawab Devan dan di angguki oleh Dimas dan lainnya.


Dan kini mereka berjalan beriringan menuju ke basement karena letak perkir mobil Ajeng dkk dan Devan dkk itu berhadapan.


Setelah mereka sampai di basement Ajeng mendengar dering hp di telponnya setelah ia lihat ternyata mamanya.


"Gue jawab telpon mama dulu" Ucap Ajeng kepada yang lainnya dan di angguki oleh mereka


***


*Di panggilan


"Waalaikumussalam nak" Balas mama Ajeng


"Kenapa ma? ada yang mau pesan ke Ajeng" Tanya Ajeng kepada Mama nya


"Ehh iya Nak belikan mama kue kukus yang di toko tante Eka ya" Ucap mama Ajeng


"Oke ma, itu aja ya" Balas Ajeng


"Iya nak, mksh ya hati - hati pulangnya" Ucap mama Ajeng


"Sama - sama ma, oke ma bye Assalamualaikum" Ucap Ajeng


"Waalaikumussala" Balas mama Ajeng dan segera menutup telponnya*


***


Dan kini Ajeng mendekati teman - temannya lagi.


"Yaudah gue langsung pamit aja ya" Ucap Ajeng kepada mereka


"Kak Ajeng nanti kita main lagi ya" Ujar David dan ia mengahampiri Ajeng untuk menyalami Ajeng dkk dan di sambut Ajeng dkk dengan baik.


"Oke Vid nanti kabarin kakak Aja ya" Ucap Ajeng membalas perkataan David


"Tapi David gak ada nomor kakak, gimana?" Tanya David kepada Ajeng


"Oo iya lupa, Ra kasih nomer kamu sama David atau sama siapa tu cowok yang ikut kita main" Ucap Ajeng sambil menunjuk El


Dan arah langsung meminta ponsel El dan memasukan nomernya.


Semua teman Ajeng sudah paham dengan Ajeng yang memang nomernya hanya untuk keluarga, sahabat dan orang terdekatnya saja.


Sedangkan Devan dkk merasa aneh dengan sikap Ajeng tapi mereka hanya diam saja.


Setelah itu Ajeng langsung pamit pulang dan tak lupa ia mengacak rambut David.


"Gue duluan Assalamualaikum" Ucap Ajeng langsung menuju ke mobil


"Waalaikumussalam" Jawab mereka serentak


Dan Ajeng langsung melajukan mobilnya dengan Bar - bar dan membuat Devan dkk di buat gila dengan sifat Ajeng.


Setelah Ajeng pergi Dita dan lainnya juga pamit pulang kerumah masing - masing.


Dan baru di susul oleh Devan, Dimas, El dan Vano memasuki mobilnya masing - masing dan menuju rumah mereka masing - masing.


***


Di mobil Devan ia baru sadar bahwa sedari tadi David memegang plastik yang berisi mobil dan robot yang mempunyai remote control dan Devan berpikir tidak mungkin jika David bermain bisa mendapatkan hadiah seperti itu.


"Dek kok loh punya mainan kayak gitu?" Tanya Devan kepada David


"Hadiah dari main tadi Ak" Jawab David dan masih asik akan membuka kotak mainan itu


"Emang sebanyak itu ya dapat tiketnya sampai bisa dapat kayak gitu" Ucap Devan


"Ini tu tiket kak Ajeng yang banyak terus di gabungin sama punya Bang El, Kak dita, Kak Ara dan Kak Ellis" Balas David


"Oo iya deh" Ucap Devan lagi kepada David


(*Baik bener tu cewek ya, udah buat adek gue senang dan ini juga di kasih hadiah dari tiket yang dia main sama teman - temannya) Ucap Devan dalam hati.


(Eh kok gue gak tanya dia sekolah di mana, Aduhh kenapa sampai gak kepikiran si Dev) Batin Devan lagi.


Dan kini mereka sudah masuk ke dalam perkarangan rumah keluarga carvis dan segera memarkirkan mobilnya ke garasi.


***


Sama dengan Devan kini Ajeng sudah masuk ke perkarangan rumah keluarga Darma dan tak lupa ia mampir ke toko kue punya tantenya untuk memembelikan pesanan mamanya.


.


.


.


.


.


Oke sampai di sini dulu ya guys


Tunggu terus kelanjutannya


Dan juga dukung karya Author


Jangan lupa like, coment, vote dan rate


Follow juga Author


.


.


.


.


.


Tinggalkan like di Beautyy Storyy!!!


Tinggalkan like di Beautyy Storyy!!!


Tinggalkan like di Beautyy Storyy!!!


Tinggalkan like di Beautyy Storyy!!!


Tinggalkan like di Beautyy Storyy!!!


Info guys :


Up setiap hari jam 9 pagi dan 3 sore yaa


Doakan semua urusan Author lancar dan di permudah yaa. Aamiin


Follow juga Akun IG Author :


@sriwhyniii_____


Terima kasih:)


Salam Author:)