
" ibuu..... hiks hiks .... sebenarnya yg terjadi antara aku dan gin........ " kata Yukari.
__________________
" sebenarnya tadi...... " kata Yukari Agak ragu
" kenapa nak ? "
" sebenarnya... tadi Gin menamparku , Dan ibu tau ? dia menamparku karena seorang gadis .. dan gadis itu adalah murid baru di sekolah ku bu..... " air mata Yukari pun mengalir semakin deras
" bagaimana ceritanya gin bisa berbuat
seperti itu padaku demi gadis yg kami sebut tadi nak ?" tanya ibu Yukari
Yukari menceritakan semua tentang Kaede dari pertama Kaede pindah ke kelasnya sampai kejadian hari ini pada ibunya ia bercerita sambil menangis , tak tega melihat putri semata wayangnya menangis seperti itu , ibu Yukari pun mendekap Yukari sambil menenangkan Yukari yang kini menangis tak karuan , tentu saja bagi seorang gadis jika cintanya di khianati pasti akan merujuk manangis walaupun sekuat apa pun dia.
Di rumah Gin..
" Gin kau sungguh kejam , ibu tak tau kenapa kau jadi seperti ini , biasanya kau tidak membentak ibu , atau mencemooh Yukari , sekarang kau telah berubah total , ibu tidak akan merestui hubungan mu dengan gadis bernama Kaede ini biar pun kau mengancam ibu mu ini " bentak ibu Gin , dan setelah ibu gin mengatakan ini ia pun langsung pergi keluar kamar Gin.
Gin diam tak bicara apapun dengan wajah sedikit murung karena perkataan ibunya , wajah Kaede terlihat sangat kesal , ia mencaci maki ibu Gin di pikiran nya , tiba tiba gin angkat bicara dan mengejutkan Kaede
" Kaede jangan di ambil hati ya perkataan ibu ku , nanti juga ibu akan melupakan apa yang dia katakan hari ini " ucap Gin sambil memegang pundak Kaede
" ia tidak apa apa kok Gin , aku tidak memasukkan nya salah hati kok " ucap Kaede seraya tersenyum
' cih amkihat saja akan aku buat ibu ibu rese itu menarik kembali perkataannya ' kata Kaede dalam Hati
" baiklah sekarang sudah hampir malam lebih baik kau pulang saja Kaede " kata Gin sambil berjalan memegang tangan Kaede dan menuntun nya ke pintu luar
" baiklah kalau begitu aku pamit pulang la gin "
" iya hati hati " kata gin sambil melambaikan tangan dan dibalas senyuman oleh Kaede
gin pun kembali ke kamar saat ia sudah tak melihat Kaede lagi
" hhhhh , kejadian saat itu ya " guman Gin mengingat tentang apa yang ibunya katakan
" gin gin gin main yuk " ajak Yukari yang saat itu masih berumur 9 tahun bagitu juga dengan Gin
" hahh Mau main apa siang siang bolong yang panas begitu " jawab Gin ketus
" ih ih ketus amat sih gin " kata Yukari kesal karena gin Sangat ketus
" masa bodo " ucap Gin
" iihhhh main yuk , kalau gak mau aku kelitik ni " kata Yukari mengancam seraya menggerakkan gerakan jari tangan nya
" ugh " lirih Gin mengingat saat ia di kelitik oleh Yukari
" ayoooo " pinta Yukari sambil mendekatkan tangannya ke pinggang Gin.
sontak gin terkejut , ia langsung meloncat dari tempat duduk nya karena sangking trauma dengan kelitikan Yukari yang mampu membuatnya sakit perut itu , Gin lansung berlari ke luar rumah , karena saat itu Gin berada di rumah Yuka karena ibunya dan ibu Yuka pergi ke mall .
" aaaaa gin tunggu dong , " teriak Yukari seraya mengejar Gin
" gak mau " jawab hi dengan posisi sedang berlari
tanpa sadar Gin berlari hingga sampai di jalan raya dan pas sekali saat itu ada mobil yang melaju kencang ke arah nya
" AAAAAAAAAAAAAAAAAAAA ". teriak Gin karena shock
BRUKKK.....
Gin terdorong ke tepi jalan , ia selamat namun...
TIN TIN TIN... BRUKKK...
terlihat darah yang mengalir begitu banyak tkdari tubuh seorang gadis kecil... yah itu adalah Yukari.. tepat sebelum Mobil itu menabrak Yukari , Yukari sempat tersenyum pada gin dan berkata
" Syukurlah kau selamat " guman Yuka namun terdengar oleh gin
Thanks udah baca 😊