
Diam , Yukaru tak membalas karena ia rasa itu tak perlu , Yukaru masih saja melirik ke arah jam tangannya waktu sudah berlalu 15 menit dan Yukari belum keluar keluar juga , Karena kesal menunggu lama Yukaru pun pergi ke kamarnya untuk memanggil Yukari .
" lama sekali sih anak itu ! " ucap Yukaru kesal.
_________________
tok..tok..tok..
" cepatlah sedikit " kata Yukaru kesal.
" iya iya buka saja pintu nya " kata Yukari yg sedang berkaca di depan cermin.
" cepat " kata Yukaru yg lansung menarik Yukari dari depan cermin yg membuat Yukari sedikit kaget.
Yukari tak melawan sedikit pun karena tarikan Yukaru juga tak terlalu kuat jadi Yukari memutuskan untuk diam saja dan mengikuti Yukaru dari belakang.
saat sampainya di mobil baru tangan Yukari di lepaskan , Yukari pun langsung memegang pergelangan tangan nya yg agak terasa sakit walau pun Yukaru menariknya dengan pelan.
" tangan mu tanahnya apa sih , kok keras amat " gerutu Yukari .
" tidak usah banyak bicara cepat naik mobil atau ku tinggal " balas Yukaru dingin
' b-bocah ini ' pikir Yukari kesal.
Yukari pun langsung masuk ke mobil , saat saat baru naik mobil , atmosfer di mobil itu terasa sesak karena tekanan dari aura dingin Yukaru , itulah yg di rasakan Yukari hingga akhirnya ia berani membuka topik.
" Yukaru , apa kau bukan anak kandung paman lector ?" tanya Yukari.
"...." Yukaru tak membalas ia hanya fokus menyetir.
" ugh , maaf kalau menyinggung , tapi aku hanya tanya saja " kata Yukari yg agak merasa bersalah.
" dasar anak manja banyak tanya " kata Yukaru ketus .
" APA !!! kau bilang aku anak manja banyak tanya kurasa kau yg anak manja " balas Yukari karena tak terima di bilang anak manja .
" kau tak mau mengaku , padahal mama mu itu selalu memanggilmu Yuka " kata Yukaru dengan nada menyindir ala Yukaru.
" hah !! kau sendiri juga ,kau di panggil Aruru oleh paman lector kan , pffttt " kata Yukari yg tak mau kalah oleh ejekan Yukaru.
" sialan di tua bangka itu " gerutu Yukaru.
----
----
" HAHAHAHA , kalah telak kan " kata Yukari terbahak bahak.
" cih berisik " kata Yukaru kesal.
" Aruru ~~~ wkwkw " goda Yukari.
" Turun !" kata Yukaru yg lansung memberhentikan mobilnya.
" eh ?apa ?? apa kau mau menurunkan kualitas di tengah jalan gini hanya karena aku mengejekmu ? " kata Yukari menatap kesal ke Yukaru.
" turun , kita sudah sampai bodoh " kata Yukaru kesal.
" oh " guman Yukari karena malu.
" sekarang kita akan ke bagian mana dulu ?" tanya Yukari setelah masuk ke mall tersebut.
" peggang tangan ku " kata Yukaru yg men julurkan tangan nya.
" idih , mau buat apa " kata Yukari .
" oh kau mau tersesat di sini , ya udah aku tinggal " kata Yukaru yg menarik tangan nya kembali.
" cih aku juga gak butuh tangan mu " kata Yukari kesal .
Yukari dan Yukaru pun berjalan hingga ke lantai dua , namun saat di lantai dua kejadian yg tak mengenakan pun terjadi , ya Yukari kehilangan jejak Yukaru karena ia sempat terpikat dengan kalung berlian berwarna merah itu.
" aduh gawat aku kehilangan jejak Yukaru " kata Yukari panik sambil mencari-cari Yukaru di antara ratusan orang di dalam mall tersebut.
' eh , bukankah itu yukari !! tapi bagaimana bisa bukanya dia harusnya sudah mati ' pikir Kaede yg melihat Yukari yg sedang panik .
' hmmm seperti nya aku punya ide , kalau dia masih hidup maka aku akan membuat dia merasa bahwa mati lebih baik dari pada hidup ' pikir Kaede dengan santun liciknya .
Thanks udah baca 😊
jangan lupa di vote ya 😄
Vote sekilas nya sana 😉