
' eh , bukankah itu yukari !! tapi bagaimana bisa bukanya dia harusnya sudah mati ' pikir Kaede yg melihat Yukari yg sedang panik .
' hmmm seperti nya aku punya ide , kalau dia masih hidup maka aku akan membuat dia merasa bahwa mati lebih baik dari pada hidup ' pikir Kaede dengan santun liciknya .
______________
" ah Gin , bukankah yg di sana itu Yukari ya ?" tanya Kaede pada Gin.
" jika di perhatikan benar juga sih itu Yukari " kata Gin .
" kita ke sana Yuk " ajak Kaede pada Gin.
" untuk apa ke sana ?" tanya Gin yg heran kenapa tiba tiba Kaede ingin mengajaknya bertemu Yukari.
" aku ingin menyapa nya , juga kelihatanya Yukari sedang panik " kata Kaede dengan wajah polosnya ( author note : jijay gw **** 🤢 ).
" uy , baiklah " Gin pun akhirnya mengikuti Kaede karena gin tak tahan dengan wajah polos Kaede yg membuat hatinya meleleh itu.
Sementara Gin dan Kaede berjalan ke arahnya , Yukari masih saja panik karena ia tak tau harus ke arah mana , dan pas sekali handphone nya tak ia bawa.
" aduh gimana nih , kalau nanti Yukaru nyariin aku terus ngomel ngomel gimana " Guman Yukari panik sambil berjalan bolak balik.
" Yukari ~~ " panggil Kaede.
" aduh kok suaranya bikin aku kesal yak " guman Yukari.
" hei kalau di panggil itu nyaut " Kata Gin Ketus.
" kenapa kalian di sini ?" tanya Yukari kaget.
" yah suka suka lah , ini kan tempat umum " jawab Gin masih dengan nada ketusnya .
" oh " kata Yukari dengan nada agak acuh tak acuh.
" apa maksudmu bilang oh " kata Gin kesal.
" suka suka aku dong , ini kan mulut aku " kata Yukari kesal.
" sudah sudah , Yukari kenapa kau sendirian di sini , dan kenapa kau terlihat panik ? " tanya Kaede dengan lembut.
" bukan urusanmu " kata Yukari dingin ala Yukari yg sedang marah.
" kau ini sangat keterlaluan , Kaede menanyakan nya karena ia khawatir pada ku dan kau bilang itu Memeng bukan urusannya " kata Gin yg sudah benar benar kesal.
" ya sudah kalau begitu jangan khawatir kan aku , aku tak perlu rasa khawatir mu " kata Yukari dingin lalu berbalik meninggalkan Kaede dan Gin.
Kaede pun mendapatkan sebuah ide , ia langsung mengajak Yukari sampai ke hadapan Yukari , terus tak lama...
brukkkk.....
suara seseorang terjatuh ya itu adalah Kaede yg terjatuh.
" ah , sakit " kata Kaede yg menahan air matanya .
" YUKARI APA YANG KAU LAKUKAN PADA KAEDE " teriak Gin , sampai menarik perhatian orang sekitar.
" apa yg aku lakukan ?" kata Yukari terheran.
" kau telah membuat Kaede jatuh " kata Gin yg berusaha membantu Kaede bangun.
" ah , kaki ku sakit , hiks hiks , sepertinya kaki ku terkilir " kata Kaede yg lansung menangis.
" Yukari lihat apa yang kau lakukan " bentak Gin.
" oh... , kau pikir aku peduli " kata Yukari Dengan nada dingin.
" KAU " kata Gin yg menahan emosi.
" kau apa hah ? memangnya apa yg harus aku peduli kan , lagi pula saat aku terjatuh karena tamparan mu dan pergelangan kaki ku terkilir kau bahkan tak peduli dasar pria B*R*NG*EK " kata Yukari dengan nada dingin dan menekan kata terakhirnya.
" kau " kata Gin.
karena Gin tak bisa menahan emosi nya ia pun menurunkan Kaede dan bermaksud menampar Yukari namun hal yg tak terduga terjadi.
" kau ingin menamparku tak akan ku biarkan " Guman Yukari yg lansung menghindar , alhasil Gin pun kehilangan keseimbangan.
BRAKKK..... CRRRRRSSS.....
" GINNNNN !!!!!!" teriak Kaede.
" a-apa Gin... " kata Yukari gemetar
Yah , Gin terjatuh dari lantai dua karena saat itu posisi Yukari berada di pas di depan pagar penghalang , jadi saat Yukari menghindar , jatuhlah Gin ke lantai 1 karena kehilangan keseimbangan , keadaan Gin saat ini mengenaskan , kepalanya mengeluarkan banyak darah karena terpantok keramik dan sepertinya tanganya Gin patah dan mengeluarkan darah dan bagian bagian tubuh lainnya , hingga seluruh tubuhnya sudah bersimpah darah merah.
Thanks udah baca ya 😊
jangan lupa di vote ya 😄
vote seikhlasnya saja 😉