
PATSS.....
Tangan Tangan Sibut tertahan oleh sesuatu dan itu rupanya tangan seseorang yg mencengkram tangan Sibut dengan keras hingga ia kesakitan akibat cengkraman tersebut .
" Arghhh apa yg kau lakukan " rintih Sibut.
__________________
"kau...."
" le-lepaskan aku " Jerit Sibut yg tampak ketakutan .
" ohhh... setelah kau membullyku , kau pikir aku akan melepaskan mu , sialan " ucap Yukari dengan sangat mengerikan.
Yukari menatap tajam ke arah Sibut yg sudah ketakutan , saat ini emosi Yukari tengah memuncak dan telah sampai pada batasannya, ya, lebih tepatnya saat ini Yukari sedang marah besar.
" H-hei lepaskan aku " jerit sibut lagi , dengan tubuh yg gemetar.
" kau pikir cuman kau yg bisa menyiksa ku, aku juga bisa " kali ini Yukari tak main main marahnya , ia tampah seperti orang yg berbeda dari dia biasanya.
Yukari mengambil sapu lantai di belakangnya dan mengangkat nya tinggi tinggi dan...
BUK.... Yukari memukul Sibut dengan sapu yg di genggam nya tepat di wajah Sibut hingga ia mimisan.
" sakit kan , itulah yg aku rasakan saat kau memukulku " ucap Yukari yg masih sama mengerikan nya seperti tadi.
" A-ampun , tolong lepaskan aku " sibut kali ini sudah tak bisa melawan karena tangan kanannya di genggam Yukari , walau tangan kirinya bebas.
" ohhh... kau minta ampun kah..... "
" y-ya "
" kau pikir aku akan mengampuni mu sedangkan aku sudah luka luka seperti ini , jika aku berada di posisimu dan meminta ampun emng kau akan mengampuniku , walau aku tak akan pernah meminta ampun pada dirimu " ujar Yukari yg semakin mengeratkan genggamannya pada tangan Sibut.
Sibut tak berani berkata kata karena kali ini ia sudah sangat ketakutan pada sosok Yukari didepannya ini.
" kalian membullyku cuman karena alasan aku mendorong Gin gitu "
" P-paham " ucap Sibut yg masih gemetar karena ketakutan
" Bagus.. " Yukari pun membanting Sibut dengan keras hingga membuat Sibut pingsan.
sontak semua orang di dalam kelas pun terkejut serta ketakutan , namun tidak untuk Yukaru , ia hanya terkejut dengan Yukari yg saat ini.
" ia berubah 180 derajat dari dia yg biasanya " Guman Yukari yg agak tak percaya dengan yg dilihatnya saat ini.
semua orang didekat Yukari mencoba untuk lari keluar kelas dan memanggil guru , ya mereka berhasil lari kecuali , Erdiyani dan Vyrta yg sudah di tarik oleh Yukari.
" Kalian berdua mau kemana hah ? " tanya Yukari dengan nada yg bisa membuat siapa pun merinding mendengarnya .
" t-tidak " ucap Erdiyani dan Vyrta bersamaan dengan nada yg gemetaran.
Terlihat smirk di wajah Yukari yg sudah siap untuk menghajar mereka berdua , saat ini Yukari benar benar seperti orang yg kerasukan .
dan... Buak... plak...plak.... Duk...buk....
Yukari menampar , memukul dan meninju Erdiyani dan Vyrta hingga wajah mereka tak berbentuk lagi dan saat terakhir sama seperti Sibut Yukari membanting mereka dan mereka pingsan akibat benturan yg lumayan keras.
sontak murid murid di luar kelas pun terkejut , baik karena suara benturan dalam kelas juga karena anak anak perempuan yg keluar kelas dengan ekspresi yg ketakutan.
" Rasakan lah akibat perbuatan kalian " ucap Yukari dengan senyum yg mengerikan bak malaikat maut.
" Cih , makanya jangan asal membully ku , hah tak kusangka emosiku malah pecah lagi " ucap Yukari yg sudah agak tenang dan tak menekan suaranya seperti tadi.
" hmm Gadis yg menarik " Guman Yukari yg dari tadi tak bergeming di samping pintu dan melihat semua yg Yukari lakukan.
Thanks udah baca ya 😊
Jangan lupa like dan vote ya 😄
vote seikhlasnya saja ya 😉
dan like itu gratis 🤗