
" MAMA...MAMA TOLONGG " teriak Yukari dari lantai 2 yang mengejutkan Ibu Yukari dan juga Yukaru..
___________________
karena terkejut mendengar teriakan Yukari Ibu Yukari Dan Yukaru Mun naik ke lantai dua dilihatnya Yukari yang terduduk menatap ke arah.... lantai tak jauh dari lantai tangga ada sebuah benda bercangkang hitam dan bersayap- dan benda itu adalaaaaaahhhh..... Kecoa . sontak Ibu Yukari yang tadi terlihat khawatir langsung berlari ke arah Yukari , bukanya buang tub kecoa eh malah langsung meluk Yukari dan ternyata ibu Yukari juga takut kecoa toh.
Yukaru yg melihat tingkah ibu dan anak di depan nya ini hanya bisa menepuk keningnya saja Yukari pun langsung mengambil kecoa itu dan membuangnya lewat jendela di lantai 2.
" jangan takut lagi , kecoa nya udah aku buang " kata Yukari yg berjalan mendekat ke arah ibu dan anak yg masih terduduk saling memeluk itu , Yukaru pun membantu Yukari untuk berdiri sebab karena terjatuh gara gara kecoa itu kaki Yukari yg tadinya udah agak gak sakit jadi sakit lagi.
" pelan pelan " kata Yukaru yang membantu memapah Yukari.
" aduh , sakit " kata Yukari.
" atau aku gendong saja ? " tanya Yukari pada Yukari.
sontak Yukari lansung teringat kejadian waktu pulang sekolah kemarin dan langsung menolak.
" t-tidak ! tid-tidak usah ! t-tidak usah r-repot-repot " jawab Yukari Gugup.
" apa kau masih memikirkan kejadian kemarin yang kau men- ? " ucapan Yukari terpotong karena Yukari buru buru menutup mulutnya .
" jangan bahas itu lagi atau ku cakar kau " ancam Yukari yang memperlihatkan kuku kuku nya yg panjang itu.
" terserah " jawab Yukaru yg sudah menepis tangan Yukari.
" apa sih yg kalian bisik bisikkan ?" tanya Ibu Yukari keheranan yg berada di belakang mereka.
" ah t-tidak ada kok ma " jawab Yukari yg juga gugup karena ia tak pernah lolos berbohong dengan mamanya itu.
" oh. kalau begitu ayo cepat turun dan sarapan nanti keburu telat " kata ibu Yukari yang lansung berjalan mendahului Yukari dan Yukaru.
jelas sekali kalau Yukari terheran , kenapa coba ibunya itu lansung percaya ? kan biasanya kalau bohong ketahuan.
" ada apa kenapa kau terheran ?" tanya Yukaru
di dapur
' sepertinya kemarin terjadi sesuatu yg membuat mereka berdua jadi dekat seperti itu , yah setidaknya itu bisa membuat Yuka melupakan rasa sakit hatinya pada Gin , atau malah bukan sekedar membuat Yuka melupakan rasa itu tapi nanti akan menjadi orang yg Yuka cintai seperti Gin , kalau itu terjadi aku pasti akan mendukung mu Yuka ' pikir ibu Yukari yg tersenyum sambil membuatkan kotak bekal untuk Yukaru Dan Yukari.
setelah mereka selesai sarapan dan menerima bekal dari ibu Yukari mereka pun berjalan ke depan yg juga di temani ibu Yukari dengan posisi Yuakeu memapah Yukari , setelah sampai di pintu depan Yuakeu menitipkan Yukari pada ibunya , dan berjalan ke bagasi mobil dan mengeluarkan sebuah kursi roda.
" untuk apa kursi roda itu ?" tanya Yukari
" untuk mu lah " kata Yukaru
" kau menyuruhku duduk di sini ?" tanya Yukari dengan nada yg agak terdengar kesal.
" iya , kalau bukan untuk apa , masa untuk aku duduk " jawab Yukaru yg ikut ikutan kesal.
" ih apa kau menyupahiku itu pakai kursi roda kayak orang yg patah kaki gitu " kata Yukari kesal
" terus kau mau berjalan dengan di papah orang kemana mana ?" tanya Yukari kuah ikutan kesal .
" pokonya aku tidak mau " tolak Yukari
" anuu... maaf tapi sekarang sudah jam 7 kurang 5 menit apa tidak berangkat sekarang " tanya Pak sopir yg memperingati tentang jam yg hampir jam masuk kelas.
" astaga... aku lupa lagi hari ini pelajaran nek Lampirrr ih gara gara kamu sih " kata Yukari
" iya iya terserah , cepat duduk "perintah Yukaru
karena hampir telat , Yukari pun terpaksa duduk di kursi roda dan memasukannya ke mobil aku pergi kesekolah sepanjang perjalanan hanya ada suara pertengkaran dari Yukari dan Yukaru yg membuat pak sopir tersebut seperti obat nyamuk..
thanks udah baca ya 😊
jangan lupa di vote ya 😄