Anata Wa Watashi No Hikaridesu

Anata Wa Watashi No Hikaridesu
BAB 44 , pertemuan ortu



" ah iya Tante Kan namaku Toshiba Yukaru " ucap Yukaru dengan sopan , walau terkesan agak dingin , dan itu membuat Elena terdiam sejenak karena masih agak kaget , yah ia tak menyangka kalau lector yg dimaksud adalah Toshiba Lector yaitu-


Mantan kekasih Elena.


______________________


" ma mama " panggil Yukari


" ah iya " balas Elena .


" mama kenapa ?" tanya Yukari khawatir karena Elena tiba tiba melamun seperti itu.


" ah tidak kok "


" mama yakin "


" iya ".


" jadi kamu sudah menikah ya lector " ucap Elena dengan lesu.


" tidak " balas paman lector dengan cepat


" lalu Yukaru anak siapa ?" tanya Elena yg menunjuk ke Yukaru


" oh aku mengadopsinya " ujar paman lector yg menepuk nepuk bahu Yukaru yg sudah berada di samping Paman Lector.


" o-oh , kenapa kau tidak menikah ?" tanya Elena lagi.


" kau juga belum menikah kan " balas paman Lector yg lansung tepat membuat Elena terdiam.


" euh " lirih Yukari.


" atmosfer canggung apa ini ?" tanya Yukari dengan capek deh .


" entah lah " jawab Yukaru ketus.


" eihhhhh , sejak kapan kau di samping ku ?" tanya Yukari yg terkejut karena kehadiran Yukaru yg tiba tiba .


" baru saja "


" gak ada banyi nya kau berjalan "


" suka suka ku lah "


' ugh anak ini ' batin Yukari kesal dengan tingkah Yukaru.


" Ehem ehem , bisa ke kantor guru " kehadiran Bu hur yg tiba tiba itu membuat kaget Elena dan Lector.


" a Bu hur , iya s-saya ke kantor ibu " Ujar Elena yg segara menarik Yukari ke kantor guru .


" kita juga ya " ucap paman lector pada Yukaru


saat tiba di kantor Guru , di sana sudah ada ortu dari Erdiyani , Vyrta , Sibut dan Wardah , yg entah ngapa ortu Wardah datang juga padahal ia tak ada apa apa


" sebelah sini Bu elena " ucap Bu hur yg menunjuk ke arah sofa di tengah ruangan di kantor guru itu.


" iya Bu , permisi " ucap Elena yg permisi pada ortu dari 4 nurid itu.


dan setelah itu paman lector pun menyusul ke kantor guru dan duduk di sebelah Elena , sontak itu membuat Elena sempat terkejut , namun ia berusaha untuk menahan ekspresi terkejutnya karena sedang ada banyak guru di dalam situ.


" Bu Elena , saya adalah ibu dari Erdiyani , saya ingin meminta pertanggungjawaban dari anda yg telah membuat anak saya pingsan dan luka luka seperti ini " jelas ibu dari erdi yg menunjuk ke Erdiyani yg sudah siuman beserta 2 orang lainnya.


" maaf , Bu , saya akan bertanggung jawab atas kelakuan anak saya " ujar Elena yg membungkuk ke hadapan ibu erdi dan yg lainnya.


karena Yukari merasa ia tak salah , jadi ia langsung menahan ibunya untuk membungkuk ke ibu erdi dan yg lain.


" Yukari , apa yg kau lakukan ?" tanya Elena ke Yukari yg sedang memegang bahu nya.


" mama jangan bilang maaf , jangan tanggung jawab , jangan membungkuk ke mereka " tegas Yukari dengan nada marah.


" apa maksud mu Yukari " ucap Elena.


" aku tak salah , merekalah yg yg mulai dulu " tegas Yukari lagi


" APA KAU BILANG , KAU SUDAH MEMBUAT AKU , ERDIYANI DAN VYRTA PINGSAN DAN KAU BILANG KAU TAK SALAH " teriak Sibut yg ingin membela diri.


" siapa suruh kalian membullyku " kali ini Yukari tak akan tinggal diam jika ia di fitnah.


" Elena apa kau tak pernah mendidik anak mu , memang ya kalau perempuan murahan itu emang gak ada sopan santun , anaknya yg haram itu pun tak punya sopan juga " ejek Ibu Sibut yg merasa ia berkuasa hanya karena ia orang kaya .


kata kata itu lansung menusuk Yukari dan ibunya ia tak menyangka kalau ia adalah anak haram , begitu juga paman lector ia pun marah karena Yukari di bilang anak haram , padahal ia paman lector adalah ayahnya.


" apa kau bilang " ucap Yukari menatap tajam ke Ibu Sibut.


" ohh aku bilang ibuku itu perempuan murahan dan kau adalah anak haram hahahah " Ejek Ibu Sibut yg menatap jijik ke arah Elena.


" grrrrr "PLAK.... tanpa sadar Yukari pun menampar Ibunya Sibut dengan kuat hingga meninggalkan bekas.


" kau dasar anak sialan " Ibunya Sibut pun akan menampar balik Yukari dan..


paman lector tiba tiba memegang tangan ibunya Sibut dan berkata " berani sekali kau mencoba untuk menampar Yukari "


Thanks udah baca ya 😊


jangan lupa like dan vote ya 😄


vote seikhlasnya saja ya 😉


dan like itu gratis 🤗