
Kring kring kring
bell masuk kelas pun bunyi , yg artinya sudah saatnya guru masuk kelas , dan pas setelah bunyi bell itu Yukaru masuk kelas , dia baru datang , untung dia tidak telat , juga kerumunan anak perempuan tadi pun bubar , dan pak Santuy ( Herman ) pun masuk kelas dan memulai pelajaran nya.
_____________________
selama jam pelajaran Yukari banyak menerima gangguan dari murid di sekitarnya , seperti kertas yg terlempar mengenai kepalanya , bahkan di dalam kertas itu tertulis.
' dasar calon pembunuh , mati saja kau '.
namun Yukari tak menghiraukan nya dan fokus belajar karena taruhan yg ia buat dengan Yukaru, ia tak mau kalah jadi Yukari memutuskan untuk rajin belajar.
' akh, susah sekali fokus belajar karena mereka menggagu ku terus ' batin Yukari kesal karena ia tak bisa fokus.
' hmm jika di pikir pikir , aku sudah lama tak bertemu Fujita dan aku tak memberi kabar padanya , ia pasti khawatir ' batin Yukari lagi.
' oke , sekarang aku fokus belajar dulu deh'
masih tersisa 10 menit sebelum bell istirahat dan Yukari tak merasa ada gangguan seperti tadi lagi jadi ia bisa tenang dan fokus dengan rumus fisika dipapan tulis yg jika di lihat lama lama bisa berefek sakit kepala dan pusing pusing.
di sisi lain kelas-
tuk... sebuah kertas jatuh di meja milih Wardah yg setelah di buka ternyata adalah sebuah surat.
{ Wardah , ingat nanti kalau sudah istirahat tutup pintu kelas ok }
dari Vyrta
dan Wardah membalasnya
{ ok jangan lupa juga rencana nya , nanti kita bully dia habis-habisan }
dari Wardah
dan ternyata si Sibut juga ada melempar 3 kertas ke meja Vyrta, Wardah, dan Erdiyani secara bersamaan dan isi suratnya semuanya beda beda
{ ingat Wardah , jangan perbolehkan murid lain selain kelas kita masuk ok }
{ Vyrta kau akan mengepung bagian kiri Yukari kita buat dia terpojok di samping kelas }
{ Erdiyani kau akan mengepung bagian kanan Yukari dan kau yg akan membantuku menamparnya }
Wardah :{ siap }
Vyrta :{ ok bos }
Erdiyani :{ bukan masalah }
" bagus ", guman Sibut sambil membaca surat yg dilempar oleh 3 orang tadi
bell istirahat pun berbunyi , guru keluar dan para murid lansung bersorak berlarian ke luar kelas termasuk Yukaru juga keluar karena di panggil guru , dan yg ada di kelas hanyalah kerumunan cewek yg tadi dan Yukari yg masih membereskan bukunya.
BRAK.....
suara pintu kelas yg di tutup .
" eh , numpang aku mau keluar " ucap Yukari pada Wardah yg menghalangi pintu.
" jangan mimpi " ujar Wardah tersenyum senang.
" apa-" belum sempat Yukari menyelesaikan perkataannya ia sudah di tarik oleh Erdiyani dan Vyrta ke pojokan kelas paling belakang.
" apa yg kalian lakukan ?" tanya Yukari yg terkejut lantaran dirinya tiba tiba di seret
" tentu saja memberimu pelajaran "
Buak...
Plak....
Duk....
Yukari di pukul habis habisan oleh Sibut , Erdiyani dan Vyrta , terlihat Lembang di wajahnya akibat pukulan dan tamparan dari 3 orang itu.
juga terasa nyeri di perutnya akibat tinjuan Sibut , saat ini Yukari sedang ditahan tangannya agak tak terjatuh dan terus terusan menerima pukulan dari 3 orang tersebut.
" ARGHH , AKHHH , LEPASKAN AKU " Teriak Yukari namun kali ini tak terlalu besar jadi tak terdengar hingga keluar kelas.
" sakit.... hah... hah... " rintih Yukari memegangi perut dan pipinya.
" henghh begitu saja sudah KO , ya sudah kita cepetan aja selesai nya , juga kita harus ke WC untuk membersikan tangan kita Guys " ujar Sibut dengan nada mengejek ke arah Yukari yg sudah tak berdaya.
dan saat itu pintu kelas terbuka dan munculnya Yukaru walau hanya setengah badan yg melihat perbuatan sibut dan yg lainnya , dan itu membuat Yukaru geram.
dan tepat saat Sibut akan mengarah kan tinjunya ke perut Yukari..
PATSS.....
Tangan Tangan Sibut tertahan oleh sesuatu dan itu rupanya tangan seseorang yg mencengkram tangan Sibut dengan keras hingga ia kesakitan akibat cengkraman tersebut .
" Arghhh apa yg kau lakukan " rintih Sibut.
Thanks udah baca ya 😊
jangan lupa like dan vote ya 😄
vote seikhlasnya saja ya 😉