
" cih , lihat saja orang tua mu akan ku panggil Yukari , Yukaru " ucap Bu hur yg lansung pergi ke kantor guru untuk memanggil ortu Yukari , Yukaru , sibut , Vyrta serta Erdiyani karena atas kejadian hari ini tidak mungkin jika arti tidak di panggil dan juga untuk masalah pingsannya 3 orang tadi
________________________
" ah , Yukaru terima kasih sudah membantu ku " ucap Yukari yg agak merasa bersalah
" kenapa ekspresi mu seperti kau sedang merasa bersalah ?" tanya Yukaru yg heran dengan Yukari.
" ah tentu saja aku merasa. bersalah , karena menolong ku paman lector juga akan di panggil "
" sudahlah tidak apa apa , lagi pula ayahku takkan marah juga " ucap Yukaru dengan santainya.
" iya sih kalau dilihat dari sifat paman lector "
" lalu kita mau apa , nunggu di panggil ?" tanya Yukari yg kebingungan apa yg mau ia lakukan.
" gambar saja " ucap Yukaru membalas pertanyaan Yukari
" eh kau bisa gambar ?" ucap Yukari tak percaya kalau Yukaru bisa gambar.
" tentu saja " balas Yukaru dengan bangga
" hmm ya udah , aku gambar cewek kamu gambar cowok " ujar Yukari yg sudah bersemangat lagi.
" aduh , numpang lewat...., hah hah hah Yukari kau tidak apa apa ?" tanya Fujita yg tiba tiba lari menerobos orang orang di pintu depan kelas dan masuk ke kelas Yukari.
" apa ada yg sakit ,tidak ada luka kan ?" uacp Fujita yg sangking khawatir nya sampai merogoh seluruh tubuh Yukari
" huh ada beberapa luka lembam , itu harus di obati kalau tidak nanti tambah parah " jelas Fujita
" ehh eh iya ya aku lupa kalau aku tadi di pukul " Yukari lansung memegangi pipinya dan perutnya yg baru terasa ngilu.
"aduh , setelah di ingatin Fujita , sakitnya baru terasa " ujar Yukari yg terjongkok memegangi perutnya yg sakit
" iya ayo ke UKS " ajak Fujita yg khawatir takut ada apa apa pada perut Yukari
" uh baiklah " Yukari menerima ajakan Fujita untuk ke UKS .
dan mereka pun pergi begitu saja meninggal Yukaru yg masih terpaku di tempatnya berdiri
"sialan , mereka melupakanku " ucap Yukaru yg mengikuti Yukari dan Fujita dari belakang .
saat sampai di UKS
" au ah , pelan pelan " rintih Yukari yg kesakitan saat pipinya diolesi saleb oleh Fujita.
" Iyah ini udah pelan kok "
" sakitttt " ucap Yukari yg hampir mengeluarkan air mata.
" cengeng " ejek Yukaru yg berada di dalam UKS juga
Dan tak ada percakapan lagi di ruangan itu hanya ada bunyi teriakan Yukari yg kesakitan karena lembam ya di olesi saleb yg menurut Yukari rasanya pedas.
" Yukaru bisa keluar " ujar Fujita setelah sudah mengolesi saleb di pipi Yukari
" kenapa ?"
"aku mau buka baju Yukari , soalnya ada lembam di perut Yukari "
"oh iya " Yukaru pun keluar dari UKS dan duduk di sofa di ruangan luar UKS karena ruangan UKS itu berada di dalam ruangan osis.
" pelan pelan ya Fujita " rengek Yukari.
" iya iya " balas Fujita yg sudah membuka baju Yukari.
Karena lembam di perut Yukari lebih besar jadi prosesnya lebih lama dan saat Fujita selesai dan keluar dari UKS bersama Yukari , mereka melihat Yukaru duduk di sofa dengan menutup mata , seperti tidur.
" kita kejutin yuk " bisik Yukari pada Fujita
" kau saja lah "
" okelah "
Yukari pun memulai aksinya dengan berjalan sedemikian pelan agak tak memunculkan suara walau ia masih merasa perih di perut nya , heh dasar anak itu.
dan....
" aku sudah tau "
" AKHH " teriak Yukari yg terkejut karena tiba tiba Yukaru berbalik ke belakang.
" aku sudah dengar bisik bisik tadi " ujar Yukaru bangun tadi duduknya.
"ya sudah ayo Bu hur pasti sudah panggil ortu kita " ujar Yukari yg berjalan keluar dari ruang OSIS.
di sisi lain sekolah...
" L-lector " ucap seorang wanita
"E-Elena " ucap paman Lector
thanks udah baca ya 😊
jangan lupa like dan vote ya 😄
vote seikhlasnya saja ya 😉
dan like itu gratis 🤗