
" benar bukan taruhan ku bahwa kita di hukum " kata Yukari kesal karena air ludah nek la.pir mancit ke wajah nya Yukari , sontak Yukari langsung mengelapnya dengan baju Yukaru.
__________________
" iya kau benar " jawab Yukaru datar.
" uhuk..uhuk kalian ibu hukum cabut rumput di belakang kelas uhuk...uhuk.. " kata nek lampir yang terbaik batuk karena berteriak terlalu keras.
' rasain tuh emang enak batuk batuk , makanya jangan teriak kek orang mau mati aja ' batin Yukari yg menahan tawa , walaupun di situasi yang menenggang kan itu.
" baiklah cepat sana menuju belakang kelas " perintah Nek lampir.
setelah sampai di belakang kelas juga diikuti nek lampir jadi mereka tak bisa berbicara buruk tentang beliau , tampak di tempat cabut rumput ada dua orang yah siapa lagi kalau bukan Gin dan Kaede , mereka terlihat sangat dekat dan tentu saja itu membuat Yukari merasa sakit hati.
" kemari Kalian , ibu akan membagi 2 kelompok yg satunya cabut di bagian sebelah kanan ibu yg satunya lagi di kiri ibu " kata Nek lampir tersebut
" yg di sebelah kanan ibu Itu Kaede dan Yukaru dan sebelah kiri ibu Yukari dan Gin , karena sudah di bagi jadi cepat cabut rumput dan jangan membantah " lagi lagi Nek lampir membuat perintah yg tak bisa di bantah.
tentu saja pasti ada yg ingin membantah namun tak bisa karena perintah Nek lampir itu mutlak ! Yukaru baru saja ingin membantah namun di tahan Yukari , begitu juga Gin yg ingin protes karena dikelompokkan dengan Yukari namun di tahan Kaede , tapi sebenarnya Kaede juga tidak suka satu kelompok dengan Yukaru sebab saat hari Gin melamar nya Yukaru datang dan membela Yukari dan juga karena nama mereka yg hampir mirip .
namun apa boleh buat karena sudah mendengar perintah itu mereka pun menuju tempat yg telah di perintah oleh nek lampir itu , Yukari merasa agak senang juga sedih karena bersama Gin , perasaan Yukari bercampur aduk antara benci dan cinta , ia tak bisa melepaskan orang yg telah ia cintai dari dulu tapi juga tak bisa menerima semua perlakuan kurang ajar dari Gin , ia bingung dan karena itu Yukari bertanya.
" Gin apa kau membenci ku ?" tanya Yukari yang mencabuti daun kuning dari tanaman yg berada di depan nya karena ia tak bisa turun dari kuris roda.
" jika aku bilang iya " jawab Gin dengan nada datar yg hampir menyamai Yukaru
"tapi kenapa ? apa salahku ? " tanya Yukari yg mulai sedih.
" hanya itu ?" tanya Yukari lagi.
"ya" jawab Gin singkat .
" Gin jika aku bilang aku suka padamu apa kau mau kembali pada ku ?" tanya Yukari
" aku tidak peduli " jawab Gin ia berdiri dan bermaksud mau pergi namun tiba tiba .
BRUKKK......
suara seperti ada yg jatuh dan itu membuat Gin menoleh ke belakang di lihatnya Yukari terjatuh dari kursi roda , karena merasa kasihan denah Yukari yg terlihat sangat susuan untuk naik kembali , Gin pun memutuskan untuk membantu Yukari naik Gin pun menggendong Yukari untuk duduk kembali dan hal itu membuat Yukari lansung tersipu , dan bagi Yukaru dan Kaede itu adalah hal yg membuat mereka kesal.
' awas saja kau Yukari ' kata batin Kaede kesal
' kenapa Gin menggendong Yukari ' tanya Yukaru di dalam benaknya .
setelah Gin menggendong Yukari ia pun pergi ke kamar mandi untuk cuci tangan karena sudah hampir jam istirahat.
' Yukari kita lihat apakah besok kau masih bisa datang ke sekolah ' ucap Kaede dalam benaknya kesal dan mempunyai niat buruk pada Yukari.
thanks udah baca ya 😊
jangan lupa di vote ya 😄