
Di sekolah...
aiden berjalan dengan Santai nya tanpa aliya di lorong kelas. banyak juga siswa yang bergosip tentang kejadian kemarin adik aliya di culik. aiden berjalan terus ke kelas. lalu bel berbunyi.
"anak anak kita kedatangan murid baru lagi. " kata pak guru.
huh anak baru lagi batin aiden karena kesal jika akan ada kejadian lagi seperti dulu.
"oh ya bapak lupa, murid baru nya ada dua"
haa gak kepenuhan nih kelas batin aiden malas melihat anak baru.
"ayok kalian perkenalkan diri" kata pak guru
"nama saya eliya vena dan ini saudara kembar saya eliya veno salam kenal semua" kata cewek itu sambil mengenalkan cowok di sebelah nya yang ternyata saudara kembar nya.
"baik silahkan duduk di kursi yang kosong"
vena berjalan ke arah dekat kursi aiden, ya kursi milik aliya. karena sedari tadi ia memang melirik aiden. "maaf ini kursi 'psangan' saya ,mbak nya bisa cari kursi lain" aiden melarang nya.
"aiden untuk sementara saja" pinta pak guru
"tapi.... aishhhhh terserah.... "
vena kemudian duduk di sebelah aiden. pasangan mungkin pasangan sebangku doang kali ya batin aliya.
Setelah sekolah di rumah.
"~aliyaaaa kamu cepet masuk dong di kelas tu ada anak baru kembar, trus cewek nya gak banget ngeliat aku mulu kan gak nyaman, trus kemarin duduk di kursi mu kan aku gak suka.." pinta aiden
"kenapa gak di tolak? " kata aliya
"di suruh sensei" kata aiden dengan wajah cemberut. aliya geleng-geleng melihat kelakuan aiden " ututututu sayang ku, iya iya besok aku masuk. " kata aiden dengan tertawa kecil. "tapi inget lo gak usah deket deket ama kembaran nya " aiden mengingatkan aliya agar tak dekat dengan veno.
"iya sayang ku, o ya kamu mau kerjain mereka gak? " tanya aliya.
"kerjain gimana? " aiden bertanya balik.
"gini nanti kita gak usah ngaku dulu sama si cewek itu kalo kita tunangan bla bla bla bla" aliya menjelaskan seluruh rencana.
"oh gitu ya ok ok" kata aiden inikah sweat but psycho aishh gak juga..... batin aiden
lalu aliya pergi ke kamar rika untuk mengatakan besok ia akan berangkat ke sekolah .
keesokan harinya...
di sekolah...
aliya menggandeng tangan aiden, tentu saja aiden tak menolak. vena yang geram itu ikut menggandeng tangan aiden di satu sisi
"heii kamu salah tangan, lepass gakkkk" kata aiden marah. vena tentu saja terkejut karena ia belum mengenal siapa aliya itu karena tak masuk. dan siswa lain tertawa melihat vena lalu vena semakin geram. melihat ada tas di kursi nya lalu ia membuang nya ke sembarangan tempat. melihat itu tentu saja vena geram.
"hahahahhahaha heh baru satu hari aja bilang ini kursi mu aku udah di sini dari pertama masuk sekolah bukan karena aku gak masuk satu hari ini jadi kursi mu heh" dengan santai aliya duduk di kursi nya. dan sekali lagi vena berhasil di permalukan lagi.
"Oh ya aiden risa mana? " tanya aliya
"dia katanya pergi ke rumah nenek nya jadi nya ijin" jawab aiden. "oh gitu" kata aliya,
istirahat...
"aliya aku mau ke toilet dulu ok tunggu loh jangan tinggal" kata aiden
"siapp boss" jawab aliya dengan tertawa kecil.
sesaat setelah aiden pergi veno mendekati aliya. "a-aliya kantin yuk" kata veno dengan agak malu. " maaf ya aku bawa bento" kata aliya datar, "kalo gitu kapan kapan ya" kata veno belum sempat aliya menjawab aiden datang lalu mengambil bento nya lalu langsung menarik tangan aliya. dan aliya tak menolak. veno merasa diabaikan ada hubungan apa mereka batin veno geram. lalu akhirnya veno memilih pergi dengan teman teman nya.
di tempat vena..
vena berkumpul dengan para cewek lain.
"aiden itu ganteng ya udah cakep sebenarnya baik tapi cuman ke aliya "
"iya, tapi temen temen aku akan tunjukin ke kalian aku bisa jadi pacar nya aiden" kata vena dengan pedenya.
lalu para cewek di kumpulan itu tertawa terbahak bahak.
"kenapa? gak percaya? "kata vena
" ya iyalah gak percaya masak kamu mau jadi pelakor hahahha hahahahhaa "
"pelakor gimana? " tanya vena tak paham
"kamu gak tau kan kalo aliya itu tunangannya aiden gak udah mimpi vena, kalo kamu sampai pake cara kotor kamu akan berakhir sama kayak anak dulu di penjara dia gara gara fitnah aliya, "
"aliya aliya siapa? lagian juga sampe penjara gitu? " tanya vena
"aliya yang tadi buang tas kamu, kenapa sampe di penjara itu karena mereka berani memfitnah keluarga aliya, aliya itu kan orang tuanya hebat, tanpa orang tuanya aliya, kota ini mungkin masih miskin. juga selain orang tuanya aliya itu pinter jadi cocok buat penerus orang tuanya" kata seorang cewek.
"juga aliya itu baik ke kita kita " kata cewek lainnya
sekali lagi vena dipermalukan hihh kok pada belain aliya lagi sihhh batin vena
di sisi lain..
To be continued.
see you in the next episode.
jujur sebenarnya aku bingung pilih cara apa buat permaluin vena, 🤣🤣🤣