Adventure With Ghosts

Adventure With Ghosts
Kesadaran Lina



"o ya ayo kita bahas rencana menyelamatkan lina gimana " kata aiden memecahkan suasana agar tak canggung lalu aliya pun mengangguk pada aiden.mereka pun memulai sesi perencanaan.


"jadi, leader ku apa rencana kita" kata aiden sedikit menggoda. "ih paan sih , jadi kita akan meminta bantuan para ahlinya atau ratu hantu nyai apa kek gitu yang derajatnya tinggi" kata aliya yang sebenarnya tak tahu merencanakan apa "jadi maksud kita mau datang ke tempat sakral gitu demi menyelamatkan lina?" kata aiden memastikan


"ya gitu deh kan mereka derajat nya tinggi, gitu buat para hantu" kata aliya. "ya udah deh aku ikut aja" kata aiden yang sebenarnya juga tak ada ide untuk kasus kali ini.


Keesokan harinya....


"aiden kamu gak usah ikut kan kamu masih sakit di sini aja ya" kata aliya membujuk aiden,


"ihh, gak boleh aku harus ikut nanti kamu kenapa napa ya ya ya ya yaaaa plis" kata aiden memelas. "aduh jangan imut imut dong aku gak bisa nolak nih". pikir aliya "hadeh iya iya tapi jangan sembarang ngan ya nanti lukamu kebuka lagi " kata aliya sambil memegang jidat nya . "yes wuhahahahahaha mode imut berhasil". batin aiden dengan tersenyum bangga . "ngapain kamu nyua nyua (senyam senyum) gitu" kata aiden curiga dengan kelakuan aiden yanh seperti anak kecil itu.


kejedot apa nih aiden pikir aliya sambil geleng geleng . "eh gak papa kok hahahehe" aiden gelagapan.


'ya udah Ayuk aku bantu naik kursi roda" kata aliya . "eh bentar deh sini itu ada apa di jidat mu sini deh kuambil " kata aiden. aliya pun hanya menurut.


saat aliya mendekati Aiden tiba tiba aiden memberikan kecupan di jidat aliya. lalu berbisik di telinga aliya "thank you" aliya gelagapa aliya menundukkan kepalanya malu wajah merah nya tak dapat ia sembunyikan. aiden pun hanya tersenyum kecil. "iya yaudah ayuk" kata aliya sambil menundukkan kepalanya,ia masih malu dan suasana terasa canggung.


aliya pun pergi ke parkiran, iya membantu aiden naik ke mobil, lalu sepanjang perjalanan mereka hanya diam . karena aliya masih canggung dengan kejadian di rumah sakit tadi.


aiden hanya tersenyum melihat kepala aliya yang selalu menunduk, Aiden pun memegang tangan aliya dengan erat seperti tak ingin berpisah dengannya . aliya terkejut dengan itu namun entah kenapa ia tak ingin melepaskan nya dan membalas genggaman aiden dengan erat dengan tersenyum bahagia.aiden pun juga tersenyum dengan bahagia.


"non sudah sampe " kata supir itu


aliya pun melepaskan tangannya dari aiden dan turun. Aliya pun menurunkan aiden dibantu dengan Supirnya.


"ayo aiden ke kamar ku ayo panggil hantunya." kata aliya yang seperti masih sedikit malu "ok" aiden menjawab nya dengan singkat sambil tersenyum.


mereka pun menaiki tangga dan aiden menggunakan lift di rumah aliya menuju kamar aliya.


"ok untuk ini aku tadi malam bermimpi dan mengetahui caranya. aliya pun menggambar suatu simbol di kertas besar. lalu menyalakan lilin, . rencana pun dimulai aliya memegang tangan aiden, dan memandang nya lalu aiden pun mengangguk


"AKTIFKAN" setelah aliya mengaktifkan lingkaran simbol yang ia buat seketika ke luar sosok hantu dengan trisula dan mahkota, dan kaki nya yang tertutup asap.


"apa maumu manusia , mau ngajak date? ih ogah gak level , mau pdkt ya ih ogah, aku ambil ni cowok ya " kata sosok itu sambil mengikir kuku.


aduh kenapa dah nih . aliya tak habis pikir dengan kelakuan sosok itu.


"BATALKAN" kata aliya yang sesudah itu ngos ngosan Karena pemanggilan ini juga banyak menghabisi energi.


"AKTIFKAN" kata aliya


lalu muncullah sosok dengan badan kekar otot nya sangat banyak.


"apa mau mu wahai manusia rendahan, menjijikkan, Gak hebat,Pemalas tak berotot, apalagi ya ?, mau ngajak gelud ya ayo maju" hup huk syiat, kata sosok itu yang sudah di posisi seperti seorang petinju.


apalagi sekarang kok gak ada hantu berderajat yang jelas sih hadeh.. pikir aliya.


"BATALKAN " Kata aliya ..


aliya mulai lelah karena mulai kehabisan tenaga akhirnya beristirahat sejenak,


lalu setelah mencoba lima kali akhirnya aliya memutuskan untuk berhenti.tak ada satupun hantu yang jelas. jadi dia putuskan berhenti


tring tring panggilan panggilan


suara handphone aliya berbunyi.


aliya pun mengangkat telepon seketika handphone nya jatuh mendengar kabar dari teleponnya. lalu aliya memeluk aiden dengan senang dan menangis . "ada apa?" kata aiden penasaran dan menahan sakit lukanya yang belum sembuh total "eh maaf lukanya sakit


ya" kata aliya lalu melepaskan pelukannya aiden hanya tersenyum pada aliya "kata kak rin lina sadar " kata aliya senang. "tunggu apalagi ayo kita ke rs" kata aiden.aliya pun mengangguk.


lalu mereka turun kedua nya menggunakan lift. mereka pun bergegas ke rs.


sampai nya di rs aliya buru buru ke ruangan lina . Dilihat nya dari luar lina yang sadar itu. ia menangis haru. lalu pergi memegang tangan lina, diikuti aiden dibelakang yang ikut bahagia . lina pun tersenyum lemah pada aliya karena kondisi nya yang sudah lama tak bangun dari tidurnya.


"aliya aku mau cerita sesuatu sama kamu" kata lina lemah...


To be continued


see you in the next episode 😘😘😘😘


apakah yang akan diceritakan lina dengan kondisi lemahnya itu...


tunggu kelanjutannya dan jangan lupa like and vote nya ya 😘 😘😘