
"krieett" suara pintu gudang terbuka , "hoamm,ibu..." ucap aliya sambil menguap dengan lirih . "aliya cepet bangun hari ini sekolah , mandi trus sarapan" ucap ibu dengan nada datar nya . Aliya hanya terdiam,ia berjalan melewati ibunya dengan tertunduk lesu.Ia lalu berjalan menuju kamarnya dilihatnya rika yang tersenyum puas di depan kamarnya.
Aliya hanya tertunduk sedih berharap adiknya akan berubah dan menyadari kesalahannya. Aliya masuk ke kamar mandi dan mandi dengan cepat agar tidak telat. Lalu mengenakan baju sekolah nya yang berlengan pendek berwarna biru langit. Dan roknya yang selutut berwarna hitam, ia bergegas mengambil tasnya dan menuruni tangga menuju meja makan.
Dilihat nya keluarga yang sudah menunggu, Aliya pun duduk di kursi paling jauh dari adiknya,"Aliya , gimana kamu sudah renungkan kesalahanmu?" tanya ibu dengan nada tegas "mmm iya bu" jawab aliya dengan nada ketus " maaf Rika aku kemarin lagi emosi" sambung Aliya meminta maaf dengan terpaksa "iya kak gakpapa kok" kata rika dengan wajah tanpa dosa dan tersenyum sinis. " ya sudah Aliya besok kita mau keluar negeri 3 tahun jadi kamu disini dengan pelayan , harus mandiri" ibu memberi tahu Aliya ,aliya senang mendengar kabar itu tapi juga sedih tau dia akan kesepian sendirian di mansion besar itu .
Aliya pun berangkat ke sekolah barunya "emmm sebentar lagi aku sendiri , eh iya lina dia di mana?" ucap liya tiba tiba teringat pada teman hantu barunya "boo" lina membuat aliya kaget "aaa" Aliya berteriak karena terkejut
"eh kenapa non?"tanya pak supir keheranan
"eh gakpapa pak ada hewan terbang tadi hehe" kata aliya mencoba mencari alasan " aliya kamu ngomong di dalam hati aja aku denger kok biar gak dikira aneh " kata lina mengingat kan "ok lin kamu temenin aku ya di mansion keluarga ku lagi mau keluar negeri 3 tahun aku nanti sendiri" "oh ok Aliya nanti aku jagain kamu dari para hantu ya" Jawab lina
"non nanti telfon ya kalo mau di jemput" kata pak supir mengingat kan
" iya pak " jawab aliya singkat lalu menuju ke kelas nya setelah itu ia duduk di pojokan dekat jendela terdiam memandang keluar jendela ting.... ting..ting suara bel berbunyi upaca pembukaan akan di mulai aliya pun menuju ruang olahraga untuk melakukan upacara . Upacara berjalan selama 20 menit lalu Aliya kembali ke kelas ia duduk di tempat duduknya sendirian lagi...
"berdiri,beri salam" kata seorang anak yang perempuan yang akan ditunjuk menjadi ketua kelas "Baik anak-anak duduk ingat jika ada yang tak mendengar kan pelajaran akan di hukum" kata pak guru itu tegas dengan tatapan yang mengerikan "oh guru killer toh" kata aliya dalan batinnya .
Lalu guru pun memulai pelajaran nya . Tiba tiba seorang lelaki datang dari sebelah jendela aliya, aliya yang melihat nya hendak mengadu tapi dihentikan oleh lelaki itu sebelum sempat berkata kata "sttttt" kata pria itu sambil mengedipkan mata kanannya , ia pun duduk di tempat duduknya. Aliya hanya diam tak peduli lalu fokus terhadap pelajaran nya
istirahat pun tiba....
"terimakasih ya tadi"kata laki laki yang menyusup masuk ke kelas karena terlambat
" mmm" jawab aliya tak peduli "namaku aiden salken " kata Aiden memperkenalkan diri "mm... Aliya" jawab aliya dengan malas
"ok aku ke kantin dulu ya bye" aiden pun pergi ke kantin meninggalkan Aliya
"eh anak orang kaya ayo ikut ke belakang gedung sekolah" kata perempuan yang dandanan nya menor dengan galak sambil memukul meja aliya "mmm" Aliya tak peduli "kauuu" perempuan itu marah karena tak dianggap aliya pun ditarik tangannya ke gedung belakang lalu seperti dulu ia dirundung lalu tiba tiba
"HEY!!!" seseorang datang
jangan lupa di vote ya 😘