
aliya pun berdiri namun kaki nya agak pegal karena terus berlutut memeluk aiden. lalu karena juga kelelahan aliya malah juga tertidur di sebelah aiden ia terlelap karena kelelahan dengan kejadian hari ini. rika yang mengecek keadaan kakak nya membiarkan kakak nya beristirahat lalu memakaikan selimut.lalu pergi untuk beristirahat dikamar..
keesokan harinya...
"hahhhh" aiden menguap lalu melihat aliya ada di sebelah nya lalu tiba tiba menjadi malu.aiden lalu mendekati telinga aliya lalu berbisik "selanjutnya saat kau membutuhkan aku aku pasti akan ada dan melindungi mu"
aliya tiba tiba merangkul aiden. aiden pun sedikit terkejut.
"benarkah?"
"tentu saja" kata aiden sambil tersenyum lalu membelai rambut aliya.
"kalau begitu tolong ya" kata aliya sambil tersenyum"
aiden pun tersenyum"tapi sampai kapan kamu mau di kamar ku sambil merangkul ku gini" kata aiden
"aahhhh....maap" aliya segera melepaskan rangkulannya dari aiden lalu duduk dengan kepala tertunduk.wajah dan telinga aliya terlihat Merah saking malunya.
aduh ku *** apa ya bisa bisanya aku tidur di sini ampunnn nih malunya gak ketulungan
batin aliya sambil menutupi mukanya*
aiden yang melihat aliya tertawa kecil.
"e-ehem ya udah aku mau mandi aja dulu. kamu nanti lap badannya aja ya aku nanti ganti perban nya" kata aliya melarikan diri bergegas pergi dari kamar aiden.
aliya pun mandi , lalu mengganti bajunya . aliya yang belum melihat rika lalu ke kamarnya dan benar saja rika masih enak enakan tidur.
"rika....rika...rikaaa" aliya menggoncang kan tubuh rika namun tak kunjung bangun.
aliya pun menciprati wajah rika dengan air.namun rika hanya menggeliat lalu mengisap wajahnya dan kemali tidur
*anakk ini..
aliya mulai kesal rika tak bangun bangun*
"Rika, wake up, don't go to sleep, brother, stay in the mall (rika bangun jangan tidur terus kakak tinggal ke mall lo)"
rika pun duduk dengan cepat . "ah don't leave me following (ahh jangan ditinggal aku ikutt)
"yes, let's get up quickly, that's why( ya ayo cepat bangun makanya)
"ok ok"
keduanya sangat lancar berbahasa Inggris akhirnya rika pun bangun dan mandi. lalu aliya meninggalkan kamar rika lalu menuju kamar aiden karena ia akan mengganti perban aiden.
tok tok tok. aliya mengetuk pintu beberapa kali
"aiden aku masuk ya" aliya pun membuka pintu dan melihat aiden tanpa baju.
"ahh maap maap" aliya langsung menutup matanya.
"gakpapa kok sini aja" kata aiden sambil menepuk sebelahnya agar Aliya duduk di sampingnya.
aliya pun mengambil perban baru.
wah ternyata badan aiden lumayan juga eh aku mikir apa sihh.
aliya menggelengkan kepalanya menyadarkan dirinya.
"maaf ya kalau sakit aku pelan pelan" aliya pun memulai mengganti perban
"aa'" aiddn6 berteriak pelan saat perban di perutnya mulai diganti oleh aliya."eh sakit ya maap maap" aliya pun memelankan berusaha lembut agar tak menyakitkan. aiden pun hanya tersenyum. lalu akhirnya aliya selesai mengganti perban.
"makasih aliya"
"ok... o ya habis ini kamu ikut aku sama rika ke mall ya?"
"emm boleh deh" aiden berkata dengan tersenyum"
"ok yaudah aku dandan dulu biar tambah cantik hehe"
aliya lalu pergi dari kamar aiden lalu mendandani dirinya bersiap.
lalu mereka pun berangkat ke mall bersama dengan mobil.
Di Mall...
"aiden kita belanja apa dulu nih"
"aku ikut kamu deh" aiden menurut
aliya pun mengangguk lalu pergi dengan memeluk tangan aiden karena masih terluka.
"eh lihat tuh romantis banget sih"
"iya iri aku"
"ah masa muda"
"cowoknya cakep noh"
terdengar bisikan para ibu ibu dan gadis yang melihat aliya dan aiden
rika pun hanya geleng-geleng kepala.
setelah lama berbelanja akhirnya mereka memutuskan untuk beristirahat sejenak di kafe.
lalu mereka duduk di meja dekat jendela dan memesan .
saat memesan tiba tiba ada gadis mendatangi meja mereka.
"leonnn" gadis itu memanggil aiden. aliya pun terkejut melihat gadis yang tak dikenalnya itu.
"ngapain kamu di sini vel?" tanya aiden cuek
"yee jangan gitu dong panggil aku kayak dulu 'vela kecil' kita ini dah lama gak ketemu" gadis bernama vela itu menggandeng tangan aiden.
"lepas!!" aiden melepaskan tangan vela dengan paksa.
"kok kamu gini sih"
aliya hanya tertunduk sedih ada perasaan sakit di hatinya.
"eh kak kak aiden ini tunangan kakak aku gak usah sok" kata rika menghalangi vela.
vela terkejut melihat aliya dari atas sampai bawah.
"hahahhahaha kamu gak bercanda nih orang kayak-" tak sempat vela melanjutkan kata-katanya
plakkk
aiden menampar vela
"gak usah bilang macem macem kamu" aiden menunjuk vela dengan marah
vela memegangi pipinya yang ditampar aiden
"hahaha gak usah gitu dong kan aku cuma mengenalkan diri ku ni aku pergi byee" kata vela bangkit lalu pergi dengan senyuman sinis.
"maaf ya dia temen sd ku dulu, dia dulu baik sama aku sampe dia tiba tiba kurung aku di gudang. gak tau kenapa sampai akhirnya aku di bebasin sama petugas , meskipun awalnya baik dia itu busuk saat temen temen ada masalah aku melihat kepuasan di senyuman. dan mulai saat itu aku ngejauhi dia" kata aiden menjelaskan. aliya pun mengangguk pelan.
"kamu tenang aja aku gak akan mau sama dia" kata aiden sambil memegang tangan aliya. aliya lalu tersenyum pada aiden.
lalu mereka membayar pesanan mereka tanpa dimakan karena aliya meminta untuk segera pulang dan aiden pun menurut keinginan aliya.
To be continued 😘😘😘
see you in the next episode 😘😘😘
apa yang terjadi selanjutnya tunggu kelanjutannya ya jangan lupa like dan vote nya liya love you 😘😘😘