
setelah kurang lebih 2 jam akhirnya lina berhasil melewati kondisi kritis nya . mendengar itu aliya lega. namun kondisi jiwa lina tak ia temukan di dekatnya..
aliya pun keluar dari ruangan nya "aiden...." kata aliya dengan wajah sedihnya aiden yang paham menggenggam tangan aliya dan berkata. "semua akan baik-baik saja". kata aiden menenangkan . aliya pun mengangguk percaya pada aiden namun masih khawatir pada lina .
"ya sudah aiden balik ke ruangan yuk kamu juga harus istirahat" kata aliya lalu mendorong kursi roda aiden dengan lesu. "hei hei hei kalo mau dorong kursi ku jangan lesu gitu dong, yang dengan kasih sayang gitu" kata aiden dengan manja yang berusaha menghibur aliya. "ih apaan iya nih Aiden sayang ..... ganteng balik yuk," kata aliya yang mulai tertawa lagi dengan sikap aiden.Di dalam hatinya ia sangat bersyukur bisa bertemu dengan aiden .Saat sampai di ruangan aiden aiden dan aliya langsung terlelap
»»»»»»»»»»»»»»
" aliya aku tidak apa-apa kok , hanya saja jiwa ku akan segeralah hilang jika aku terlalu lama di dunia ini dalam bentuk manusia jadi sementara ini aku di jurang waktu , jangan khawatir" kata suara itu dengan nada lembut yang tak lain adalah lina
»»»»»»»»»»»»»»»»
"khaaa" lina terkejut ia tiba-tiba bangun setelah mendapat kan pesan dalam mimpinya, dan walaupun pesan itu singkat saat aliya bangun hari sudah pagi , dilihat aiden yang masih terlelap. ia tak tega membangunkan aiden. Lalu aliya pun kembali ke rumah namun keluarga nya tak ada di sana, tapi semua pembantu nya menyambut nya dengan gembira atas kesembuhan aliya.
"non aliya ,. keluarga anda mengirim beberapa hadiah atas kesembuhan non. mereka tidak sempat datang karena masih ada bisnis.
"iya letakkan saja di kamar ku ya " kata aliya. Lalu aliya menaiki tangga . Setelah sampai di kamar aliya pun melepas bajunya lalu mandi dengan cepat. Aliya masih memikirkan tentang lina sedari tadi, ia pun memakai baju kembali . dan juga sekolah nya tanpa kedua sahabatnya itu. Aliya sebenarnya masih takut jika ia dirundung.Lalu akhirnya setelah banyak berpikir akhirnya aliya terlelap.
keesokan harinya....
aliya bangun dari tidurnya lalu bergegas mandi teringat ia akan kembali bersekolah. Lalu aliya sarapan sendiri di meja makan dengan banyak kursi dengan satu orang . aliya merasa rumah sangat lah sepi. Namun aliya tak boleh terus mengeluh toh orang tuanya bekerja juga demi dia. Begitu lah pikiran nya ia berusaha untuk terus positif thinking. setelah menghabiskan sarapan aliya pergi mengambil bento nya lalu kembali sekolah tanpa adanya lina dan aiden. hari yang ia alami di sekolah sangat sepi tak ada yang mengajaknya ke kantin seperti aiden.
Sepulang sekolah .......
Aliya bergegas ke rumah sakit mengunjungi aiden. mendengar kabar aiden tak mau makan lagi tanpa aliya. aliya pun bergegas dan senang mendengar itu entah kenapa padahal hanya sekedar kabar biasa. "aiden kenapa kamu gak makan orang sakit gak boleh telat makan " kata aliya menasihati padahal di dalamnya ia sangat bahagia "kan kamu nya gak ada yang nyuapi kan kamu " kata aiden terlihat kekanak-kanakan "iya iya ayo makan aku ada di sini kan " aliya pun menyuapi aiden yang manja Padanya . lalu setelah makan dan minum obat .
akhirnya aliya pun memberi tahu mimpi nya tentang lina. Dan aiden manggut-manggut sesekali melontarkan pertanyaan saat ia tak paham "dan juga aiden cepat lah sembuh di sekolah tak ada yang ngakak aku ke kantin lagi." kata aliya sedih. "kangen nih ye heheh"kata aiden menggodanya dan tertawa bangga " iya aku kangen kenapa emangnya " kata aliya dengan wajah merah malu mengatakannya. tiba-tiba suasana mendadak hening
"o ya ayo kita bahas rencana menyelamatkan lina gimana " kata aiden memecahkan suasana agar tak canggung lalu aliya pun mengangguk pada aiden.mereka pun memulai sesi perencanaan
to be continued...😘😘😘
see you in the next episode...😘😘😘
apakah rencana aliya dan aiden wuahahaha nantikan kelanjutan ya .
jangan lupa like dan vote nya😘😘😘