Adventure With Ghosts

Adventure With Ghosts
Di culik #2



**Hi temen temen silakan baca kelanjutan nya jangan lupa likenya kalo suka, vote dan rate juga,


Happy Reading....


{\_/}


(^v^)


/>💖


" kalo kamu mau adik kamu datang ke sini bersama aiden jangan lapor polisi jika tak ingin adikmu celaka, akan ku kirim alamat nya pada mu" kata penculik itu lalu mematikan telfon nya


"arghhhh siallll!!!! " aliya marah karena telfon di matikan lalu membanting hp nya sehingga layar nya retak.


"aliya kenapa tenang dulu deh" kata aiden coba menenangkan.


"gimana bisa tenang" suara aliya terdengar bergetar, lalu aliya menangis sambil menutup mukanya dengan kedua tangan nya. Lalu dengan cepat aiden memeluk aliya agar tenang. Dan membiarkan aliya menangis.


"aiden.. rika.. rika di culik" kata aliya dengan kembali menangis.


"apaaa? gimana bisa? " kata aiden terkejut.


"rika, rika siapa? " tanya risa. "rika adik nya aliya" kata aiden, risa pun terkejut karena adik yang di culik, "kalau gitu mending kamu cepet lapor polisi, kita gak usah ke mall." kata risa


"iya kamu pulang dulu ya risa, maaf aku gak bisa ikut" kata aliya. "iya gakpapa kok lain kali aja " kata risa lalu pergi


"aiden orang itu menyuruh kita ke berdua saja yang datang, aku gak ingin rika kenapa kenapa" pinta aliya. "iya kamu jangan panik ok" kta aiden. aliya mengangguk lalu ia dikirimi pesan oleh penculik itu di hp nya yang sudah retak. "aiden ayo kita ke gedung xxxx" kata aliya. aliya mengangguk lalu ia mengemudikan mobil aliya, karena hanya mereka berdua yang boleh datang,


sesampainya di tempat..


"siapa kauu?!! " teriak aiden pada penculik itu


"hahahahahahaha,, kau tidak ingat aku rupa nya hahaha " lalu si penculik membuka topeng nya dan melepas alat pengubah suara yang ada di lehernya.


"apa kau masih tak kenal aku? " kata si penculik dengan senyuman jahat.


"kauuuuu!!! " aliya terkejut karena dia adalah orang yang waktu itu datang ke rumah nya, dan mengaku kakak dari ibu aiden.


"ya aku kembali untuk merenggut nyawa mu aiden" kata nya lalu tertawa dengan jahat.


"bagaimana bisa kau melarikan diri dari penjara!?? " kata aiden. "tentu saja aku ini bos preman.. koneksi ku luas" kata nya dengan tersenyum puas..


"baiklah, kalian serang mereka" ia memerintahkan bawahannya untuk menyerang aiden dan aliya. Aiden berhasil menahan serangan, karena ia sudah sering berlatih belakangan ini. namun tetep saja Aiden kalah jumlah ia kewalahan mengahadapi lawannya. Aliya berpikir keras bagaimana ia bisa membantu aiden, ia melihat sekitar jika ada barang yang bisa ia gunakan, dengan cermat ia mencari barang yang bisa berguna. Lalu ia menemukan sebuah kayu tergeletak di sudut ruangan, cukup jauh dari tempat nya berada.


dengan cepat aliya memikirkan tindakan nya dan resikonya dengan akurat, ia memikirkan timing yang tepat, berapa langkah kaki yang harus ia gunakan, waktu ia bergerak bebas . tak perlu berlama lama aliya memikirkan nya dengan akurat


*sekaranggg*!! batin aliya lalu ia dengan timing yang pas ia langsung berlari mengambil kayu itu saat musuhnya teralihkan oleh aiden,


dengan cepat aliya memukul kepala lawannya satu persatu dengan sekuat tenaga sehingga pingsan. ia ingin membantu meskipun kemungkinan nya kecil. karena semua lawan nya pingsan, aliya dan aiden beralih menatap penculik rika. dengan cepat penculik itu mengarahkan pistol nya pada aiden dan....


To be continued


see you in the next episode hehe


bye bye 😘😘😘


Â