
"Aliya... kondisi aiden...lebih baik kamu ikut aku." kata kak rin sambil menarik tangan aliya "kak rin sebenarnya ada apa ? " tanya aliya yang mulai gelisah, Aliya khawatir dengan kondisi aiden. "udah kamu tenang dulu ok" , setelah menaiki lift, aliya kemudian mempercepat larinya menuju ruangan aiden, dilihat nya alat alat aiden yang mulai di lepas lalu aliya berlari ke aiden, aliya menangis haru,aliya langsung memeluk aiden.
"Duh jangan bikin khawatir dong kupikir kamu kan ...."aliya tak melanjutkan kata-katanya. sedangkan kak rin yang berhasil membuat aliya panik senyum senyum sendiri "kak rin juga huh" kata aliya sedikit kesal tanpa melepaskan pelukannya dari aiden . "yosh,yosh, aku cuma pingin buat surprise aja kok."kata aiden sambil memeluk aliya dan mengelus kepalanya. "iya iya" kata aliya sedikit kesal bahwa kak rin mengerjai aliya, padahal kondisi aiden sudah sangat membaik. aliya pun melepas pelukannya,lalu menggenggam tangan aiden dengan erat. "aiden kumohon jangan melindungi aku seperti itu " aliya menundukkan kepalanya berusaha menyembunyikan tangisnya .
"gakpapa kok aku seneng kamu peduli sama aku tapi aliya aku harus lindungi kamu,satu satunya yang aku punya" kata aiden aliya sedikit terkejut karena aiden berkata satu satunya yang ia miliki , meskipun penasaran aliya tak ingin merusak suasana di ruangan itu " kalau kamu memaksa aku akan terima dengan senang hati " kata aliya sambil tersenyum walaupun sebenarnya ia sedih jika aiden harus terluka karena dirinya, sangat sedih.
"terimakasih aliya" kata aiden sambil tersenyum . aliya hanya tersenyum. " kak rinβ" kata iya aliya terputus saat menoleh pada kak rin sudah tak ada di ruangan itu, ternyata kak rin tak ingin menjadi pengganggu dan akhirnya pergi dari ruangan itu.dan tinggal mereka berdua. " kalau begitu ayo kamu makan dulu ". kata aliya sambil mengambil makanan yang sudah disiapkan oleh suster,
"ayo aaaaaa" kata aliya yang akan menyuapi aiden. "eh gak usah kok aku bisa makan sendiri ". kata aiden menolak nya "gak boleh orang yang belum pulih gak boleh banyak gerak . ayo aaaa" kata aliya "ok ok" aiden akhirnya setuju , setelah aiden menghabiskan makanan lalu aliya meminum kan obat dan segelas air pada aiden.
Tiba-tiba.....
"Aliya lina.." belum selesai kata kata kak rin yang tiba-tiba datang "lina kenapa lina? " aliya seketika panik "dengerin dulu makanya, sekarang kondisi aliya sedang kritis di butuh darah dan juga harus segera melakukan operasi " kata kak rin "apa golongan darah lina?". kata aliya bertanya. "B, dan kami kehabisan darah golongan b". kata kak rin kalau begitu aku saja " kata aiden " gak bisa aiden kamu belum sembuh aku aja kak" kata aliya mengangkat suara ,"ok ayo ikut" kata kak rin "tunggu aliya aku ikut " kata aiden menghentikan aliya "ok ayo aku bantu ke kursi roda. Aiden pun ikut dan menaiki kursi roda yang didorong aliya.
lalu saat tiba aliya pun mendonorkan darahnya , dan aiden hanya menunggu.
"kak rin aku mohon selamat kan lina jiwa nya mulai terlihat transparan. " kata aliya yang melihat lina di pojok ruangan terlihat mulai transparan. kak rin hanya membalas dengan anggukan lalu mulailah operasi, setelah kurang lebih 2 jam akhirnya lina berhasil melewati kondisi kritis nya . mendengar itu aliya lega. namun kondisi jiwa lina tak ia temukan di dekatnya..
to be continued... πππ
see you in the next episodeππ
dimanakah jiwa lina..
nantikan kelanjutan , jangan lupa vote and like nya bye byeππ