About Us Together

About Us Together
Part 8



Enam hari kemudian


"Hufft... Akhirnya selesai juga gaun ini. Sungguh sangat melelahkan sekali dan semoga saja mereka puas dengan gaun ini!" Kata Lu Shansan menghela nafas lega sambil melenturkan tubuhnya yang terasa sangat kaku


"Akhirnya aku bisa kembali ke rumah dan istirahat dengan tenang!" Sambung Lu Shansan lagi sambil merapikan barang-barang yang telah selesai dia gunakan


"Nona Shansan!" Panggil sekertaris Yi kepada Lu Shansan


"Ya ampun sekertaris Yi! Sudah berapa kali aku bilang jangan panggil aku Nona, cukup panggil aku Shansan saja!" Kata Lu Shansan kepada sekretaris Yi dengan nada sungkan


"Iya maaf, Shansan!" Kata sekertaris Yi sambil menundukkan kepalanya


"Oh ya gaun untuk calon menantu keluarga Gao sudah jadi, nanti jika mereka datang langsung berikan saja kepada mereka. Aku ingin pulang dan beristirahat, jika tidak ada sesuatu yang penting nanti jangan hubungi aku!" Kata Lu Shansan memberitahu sekertaris Yi


"Baiklah, Shansan" Jawab sekertaris Yi secara singkat


Lu Shansan langsung mengambil tasnya dan mengambil kunci mobil dari tangan sekertaris Yi dan setelah itu dia keluar dari ruangannya.


"Gao, ayo temani aku ke dalam untuk melihat gaun pertunangan ku!" Kata Meng Yiran kepada Gao Huang dengan nada manja sambil memaksa Gao Huang untuk turun dari mobil


"Aku tidak mau, kau masuk saja sendiri!" Kata Gao Huang dengan nada datar


Lu Shansan pun tidak sengaja melihat Meng Yiran yang sedang memaksa Gao Huang untuk turun dari mobil


"Oh tidak! Kenapa mereka harus datang sekarang?" Gerutu Lu Shansan sambil membalikkan badannya karena takut mereka melihat dirinya


"Ayolah Gao Huang, temani aku sebentar saja, papa mu kan meminta kau untuk menemani ku untuk melihat gaun pertunangan kita!" Pinta Meng Yiran lagi masih terus memaksa Gao Huang untuk menemaninya


Gao Huang hanya diam saja, dia berpura-pura tidak mendengar perkataan dari Meng Yiran, seketika Gao Huang melihat kaca spion mobilnya dan dia melihat Lu Shansan yang sedang membalikkan badan itu.


"Lulu!" Gumam Gao Huang saat melihat kaca spion


Gao Huang pun langsung keluar dari mobil dengan sangat terburu-buru, sehingga Meng Yiran yang tadinya masih memaksa dia untuk keluar dari mobil menjadi heran karena perubahan sikap Gao Huang itu


"Eh Gao Huang, kau mau kemana?" Kata Meng Yiran dengan nada sedikit berteriak


"Oh tidak, sepertinya kak Huang menuju kemari!" Gumam Lu Shansan dengan rasa sedikit kebingungan


Lu Shansan pun kembali masuk ke Cindy branch dengan langkah terburu-buru, sekertaris Yi yang melihat Lu Shansan kembali lagi menjadi penasaran


"Shansan, ada apa?" Tanya sekertaris Yi


"Sekertaris Yi, nanti jika ada seorang pria yang bertanya tentang diriku bilang saja kau tidak melihat diriku!" Kata Lu Shansan


"Memangnya siapa yang sedang mencari mu, Shansan?" Tanya sekertaris Yi lagi penasaran


Belum sempat Lu Shansan menjawab pertanyaan dari sekertaris Yi, dia melihat Gao Huang dari pantulan kaca


"Aku tidak bisa menjawab mu, ingat jika ada pria yang bertanya tentang ku bilang saja kau tidak melihat ku!" Kata Lu Shansan lagi sambil berjalan pergi dengan langkah terburu-buru


Sekertaris Yi pun sangat kebingungan dia sama sekali tidak mengerti dengan apa yang dimaksud oleh Lu Shansan


"Permisi tuan, apa anda melihat seorang gadis yang memakai pakaian biru, menggunakan tas berwarna hitam dan berambut panjang disini?" Tanya Gao Huang kepada sekretaris Yi


Sekertaris Yi yang masih kebingungan dengan sikap Lu Shansan, dia tidak mendengar pertanyaan dari Gao Huang


"Permisi tuan, apa anda melihat seorang gadis yang memakai pakaian biru, menggunakan tas berwarna hitam dan berambut panjang disini?" Tanya Gao Huang kepada sekretaris Yi sekali lagi


"Ti... Ti... Tidak, aku tidak melihat gadis yang sedang anda bicarakan" Kata sekertaris Yi dengan terbata-bata


"Benarkah anda tidak melihat gadis itu?" Kata Gao Huang dengan nada tidak percaya sekaligus dengan menaikkan suaranya


"Sungguh, aku sungguh tidak melihat gadis yang sedang anda bicarakan itu, Tuan!" Kata sekertaris Yi dengan nada agak kesal


"Kalau begitu maaf kan aku dan terima kasih!" Kata Gao Huang dengan wajah lesu dan meninggalkan sekertaris Yi


"Aneh sekali pria ini!" Gerutu sekertaris Yi


"Aneh sekali, jelas-jelas aku merasa bahwa aku sedang melihat Lulu di tempat ini!" Gumam Gao Huang heran


Tiba-tiba saja Meng Yiran merangkul tangan Gao Huang sehingga membuat pria itu merasa risih


"Gao Huang kenapa kau pergi begitu saja? Membuat aku jadi bingung" Kata Meng Yiran sangat penasaran


"Cepat lepaskan tangan mu!" Kata Gao Huang sambil menatap tajam Meng Yiran


"Tidak mau. kau ini kan tunangan ku, kenapa aku tidak boleh merangkul tangan mu?" Kata Meng Yiran sambil merangkul erat tangan Gao Huang


Gao Huang langsung melepaskan rangkulan Meng Yiran dari tangannya secara kasar


"Bukankah kau ingin mengambil gaun mu, cepat ambil gaun mu!!" Kata Gao Huang dengan nada datar setelah itu dia meninggalkan Meng Yiran untuk kembali ke mobilnya


"Gao Huang kau ingin kemana?" Teriak Meng Yiran dengan nada kesal


"Permisi Nona! Apa anda adalah keluarga dari Nona Gao?" Tanya seorang karyawan yang tiba-tiba menghampiri Meng Yiran


"Iya benar, aku adalah calon menantunya!" Kata Meng Yiran dengan nada cuek


"Baiklah" Kata Meng Yiran singkat


Karyawan itu pun langsung mengajak Meng Yiran untuk melihat gaun pertunangannya.


********


Sedangkan Lu Shansan sudah tiba dirumah dengan sedikit tenang


"Hufft... Untung saja tidak langsung bertemu dengan mereka!" Gumam Lu Shansan sambil menghela nafas lega


"Eh.. Shansan, kau sudah kembali rupanya!" Kata Yang Zhi yang baru keluar dari kamar lengkap dengan pakaiannya yang sudah sangat rapi


"Kenapa memangnya? Apa aku tidak boleh pulang?" Kata Lu Shansan dengan nada sedikit bergurau


"Iya benar, kau tidak boleh kembali! Apa-apaan kau ini bekerja sampai tidak ingat pulang!" Kata Erxi dengan raut wajah kesal


"Ya sudah baiklah, kalau begitu aku akan kembali ke Cindy saja!" Gurau Lu Shansan sambil beranjak dari tempatnya


Yang Zhi dan Erxi langsung menghampiri sahabatnya itu


"Kau ini menyebalkan sekali, apa sekarang kau sudah tidak bisa diajak bercanda lagi?" Kata Erxi sambil menghalangi Lu Shansan


"Benar, kenapa kau jadi tidak suka bercanda lagi?" Sambung Yang Zhi


"Aku juga bercanda!" Kata Lu Shansan sambil tersenyum


"Lagi pula untuk apa aku kembali ke Cindy? Sudah berhari-hari aku ada di Cindy tapi tidak bisa tidur" Sambung Lu Shansan sambil duduk kembali


"Ya sudah kalau begitu, lebih baik sekarang kau istirahat saja sedangkan kami akan pergi bekerja, dan nanti setelah kami pulang kerja kau harus membuat makanan untuk kami!" Kata Erxi kepada Lu Shansan


"Ide bagus, Erxi. Shansan kau harus istirahat sekarang, ayo Erxi kita berangkat!" Kata Yang Zhi dan setelah itu mereka meninggalkan Lu Shansan


"Heh... Kalian berdua kenapa jadi sangat menyebalkan seperti ini?!" Teriak Lu Shansan dengan raut wajah tidak senang, tapi perkataannya tidak di dengar oleh kedua sahabatnya itu karena mereka berdua sudah keluar rumah.


********


Di suatu tempat, Weekend Cafe


Dua orang sedang saling menikmati kopi yang mereka pesan masing-masing


"Kenapa kau ingin bertemu dengan ku? Apa ada sesuatu yang penting untuk dikatakan, atau ada kabar tentang wanita duitan itu?" Kata Meng Yiran dengan nada angkuh


"Jangan pernah menyebut Lu Shansan gadis seperti itu Meng Yiran!!" Kata pria yang sedang bersama Meng Yiran dengan nada tidak senang


"Kenapa Dylan? Kenapa aku tidak boleh menyebut dia seperti itu?" Kata Meng Yiran balik dengan wajah kesal


"Karena dia bukan gadis seperti itu!" Kata Zhang Dylan menekan perkataannya


Meng Yiran menatap Zhang Dylan dengan tatapan penuh heran


"Kenapa kau menatap ku?" Kata Zhang Dylan dengan rasa tidak senang


"Apa kau mencintai wanita itu?" Tanya Meng Yiran penasaran sambil tersenyum kecut


"Wanita ular seperti mu tidak berhak bertanya seperti itu kepada ku, aku datang kemari hanya untuk memperingati dirimu, jangan pernah kau mengganggu kehidupan wanita itu!!" Kata Zhang Dylan dengan kesal setelah itu dia pergi meninggalkan Meng Yiran seorang diri


"Sepertinya aku mempunyai sasaran baru untuk dijadikan bidak catur ku" Gumam Meng Yiran tersenyum penuh arti sambil memandang kepergian Zhang Dylan


Sedangkan di luar Cafe, Zhang Dylan sedang menatap Meng Yiran yang masih menikmati kopinya itu


"Aku tidak mencintai Lu Shansan, tapi aku sudah menganggap Lu Shansan sebagai adik kandung ku sendiri, jadi aku tidak akan membiarkan gadis polos itu dijadikan bidak catur oleh gadis ular seperti dirimu!" Gumam Zhang Dylan, dan setelah itu dia meninggalkan Cafe.


*******


Di perusahaan keluarga Gao


Gao Huang sedang sangat sibuk dengan pekerjaannya, tapi kesibukannya itu tidak jelas sama sekali karena didalam pikirannya dia masih memikirkan gadis yang tadi pagi dia lihat di Cindy branch, dia yakin sekali bahwa dia melihat gadis pujaan hatinya disana.


"Lulu, jika itu benar adalah kau kenapa kau harus menghindari ku? Seharusnya kau tidak usah menghindari ku, asalkan kau mau menjelaskan sekali lagi tentang kejadian lima tahun lalu, aku pasti akan kembali kepada dirimu!" Gumam Gao Huang sambil memandang foto Lu Shansan dilayar ponselnya


Tok... Tok... Tok...


"Masuk!" Perintah Gao Huang sambil mematikan layar ponselnya


"Tuan muda Gao, diluar ada Tuan muda Zhang dia bilang ingin bertemu dengan anda" Kata sekertaris Wei kepada Gao Huang


"Tuan muda Zhang?" Gumam Gao Huang dengan nada bingung


"Suruh saja dia masuk" Perintah Gao Huang


Sekertaris Wei langsung mempersilahkan Tuan muda Zhang untuk menemui atasannya itu


"Sudah lama tidak bertemu dengan mu, kawan ku yang membosankan!!" Sapa pria itu kepada Gao Huang


Gao Huang langsung menatap pria itu dengan tatapan terkejut dan sekaligus tidak percaya.