
Keesokan harinya di RS.F
Lu Shansan masih belum sadar juga dari tidurnya yang lelap, tapi Gao Huang masih tetap setia menunggu tuan putrinya tersadar, seketika dokter yang menangani Lu Shansan semalam pun masuk keruangan untuk memeriksa keadaan Lu Shansan
"Selamat pagi, tuan Gao!" Sapa dokter itu
"Pagi, dokter Lee!" Balas Gao Huang
Dokter itu mengecek kondisi Lu Shansan
"Dokter Lee, kenapa sampai sekarang dia belum sadar juga? Bukankah semalam kau bilang kondisinya sudah stabil?" Tanya Gao Huang dengan perasaan khawatir
"Menurut ku juga aneh. Seharusnya dia sudah bisa sadar setelah delapan jam selesai operasi!" Perkiraan dokter Lee
"Jadi menurut kau seharusnya dia sudah sadar?" Tanya Gao Huang lagi dengan rasa heran sekaligus khawatir
"Kita tunggu satu jam lagi, jika dalam satu jam lagi dia belum sadar juga, aku dan Tim medis akan mengecek keadaannya sekali lagi!" Seru dokter Lee
"Baiklah aku masih ada pasien. aku permisi, tuan Gao!" Sambung dokter Lee lagi setelah itu dia dan perawat meninggalkan ruangan pasien.
"Lulu, kenapa kau belum sadar juga? Tolong sadarlah, jangan membuat ku khawatir! Aku berjanji jika kau sadar aku akan memperbaiki hubungan kita!!" Ucap Gao Huang menggenggam tangan Lu Shansan sangat erat dengan nada penuh harap
"Kak Huang!" Panggil Erxi kepada Gao Huang
"Apa Shansan belum sadar juga?" Tanya Yang Zhi
"Belum" Jawab Gao Huang singkat dengan masih menggenggam tangan Lu Shansan
"Gao Huang, bisa kita berbicara sebentar?" Tanya Zhang Dylan
"Aku tidak ingin meninggalkan Lulu disini!" Ucap Gao Huang makin menggenggam erat tangan Lu Shansan
"Ini tentang kasus kecelakaan, Lu Shansan!" Ucap Zhang Dylan lagi
Gao Huang tampak terdiam sejenak sambil memandang wajah cantik yang belum tersadar dari tidurnya itu
"Yang Zhi, Erxi. Tolong jaga Lulu sebentar, aku akan segera kembali!" Ucap Gao Huang kepada kedua sahabat Lu Shansan
"Tidak usah disuruh oleh mu kami pasti akan menjaganya!" Kata Erxi dengan nada yang sangat ketus
"Eh... Erxi, jangan berbicara seperti itu!" Ucap Yang Zhi sambil menyikut Erxi
Tanpa berkata-kata lagi akhirnya Gao Huang dan Zhang Dylan pun keluar dari ruangan pasien, saat di luar dia terkejut kenapa ada sekertaris Yi dan polisi yang semalam.
"Sedang apa mereka disini?" Tanya Gao Huang dengan penasaran
"Selamat pagi tuan Gao. Maaf, sebelumnya aku tidak memperkenalkan diri dengan baik.
Nama ku adalah Yi Han, aku adalah sekertaris nona Lu Shansan!" Kata sekretaris Yi berkata dengan sopan
"Sekertaris Lu Shansan?" Gao Huang terlihat bingung dengan penjelasan sekertaris Yi
"Tuan Gao, sebelumnya aku juga ingin minta maaf atas kejadian semalam, aku merusak acara pertunangan anda dengan nona Meng Yiran!" Ucap kapten Bei sambil membungkukkan badannya meminta maaf
"Sudah... Sudahlah, Gao Huang juga tidak terlalu memikirkannya. Sekarang lebih baik beritahu saja tentang kecelakaan itu, apa kalian sudah menemukan penyebabnya?" Tanya Zhang Dylan
"Tim kami sudah menemukan penyebab kecelakaan itu dan dari penyelidikan kecelakaan itu sepertinya di sengaja!" Ucap Gong Yoo menjelaskan kepada mereka
"Apa disengaja? Apa kalian sudah menemukan siapa pelakunya?" Kata Gao Huang dengan nada agak geram
"Kami belum menemukan siapa pelakunya, tapi saat di TKP kami menemukan ini. Apa kalian ada yang mengenal benda ini?" Kata kapten Bei sambil menunjukan benda berbentuk liontin kepada mereka semua
Sekertaris Yi dan Zhang Dylan hanya menggelengkan kepalanya karena mereka tidak mengenal benda itu, sedangkan Gao Huang terkejut sekaligus tidak percaya dengan benda yang dia lihat itu.
"Kau yakin, kau menemukan benda itu di tempat kejadian?" Tanya Gao Huang memastikan
"Iya benar, ini kami temukan di tempat kejadian!" Ucap kapten Bei lagi meyakinkan mereka
Gao Huang masih tidak percaya dan dia tidak bisa menerima kenyataan bahwa barang itu ditemukan di tempat kejadian
"Dylan, aku ingin ke toilet sebentar!" Ucap Gao Huang kepada Zhang Dylan, dan setelah itu dia pergi menuju toilet.
Sesampai di toilet Gao Huang mengingat pembicaraan dengan ibunya semalam.
*Kilas balik*
"Mama, memangnya apa yang ingin mama bicarakan? Kenapa harus mencari tempat yang tidak banyak orang jika ingin bicara?" Gao Huang penasaran
"Apa kau yakin ingin bertunangan?" Nyonya Gao merasa cemas
"Bukankah ini keinginan kalian untuk aku bertunangan dengan dia?" Tanya Gao balik
"Apa jika Lu Shansan ada disini kau masih ingin melanjutkan pertunangan ini?" Tanya Nyonya Gao lagi
"Aku sudah mengakhiri hubungan ku dengan dia lima tahun yang lalu" Ucap Gao Huang dengan nada datar
"Andai saja mama merestui hubungan kalian saat itu, mama akan merasa tidak menyesal seperti sekarang ini!" Ucap Nyonya Gao
"Maksud Mama?" Tanya Gao Huang lagi
"Apa kamu tahu nak, Lu Shansan adalah gadis yang baik, dia polos dan jujur. Andai saja dulu mama tahu kebusukan papa mu?!" Kata Nyonya Gao lagi dengan nada sedih
"Maksud Mama itu apa sih? Aku tidak mengerti sama sekali!" Kata Gao Huang benar-benar tidak mengerti
"Kau masih ingat surat dan cek tentang Lu Shansan yang diberikan Papa mu lima tahun yang lalu?" Nyonya Gao menatap Gao Huang
Gao Huang pun mengangguk dengan pertanyaan ibunya
"Surat dan cek itu bukan Lu Shansan yang membuat dan menandatanganinya, tapi ada orang lain yang sengaja ingin menjebaknya dan membuat mu jauh darinya!" Kata Nyonya Gao sambil memandang putranya dengan penuh penyesalan
"Rupanya firasat ku benar, tidak mungkin Lu Shansan melakukan semua itu!" Ucap Gao Huang sambil mengepalkan kedua tangannya menahan geram
"Lalu siapa yang ingin menjebak Lu Shansan, Ma?" Tanya Gao Huang dengan rasa amarah
"Untuk saat ini Mama tidak bisa memberitahu siapa yang sudah menjebak kekasih mu itu, tapi jika kau ingin tahu dengan jelas siapa orang itu kau harus melakukan semua ini, karena jika kau tidak melakukan semua ini dia bisa menyakiti Lu Shansan dan termasuk kita semua!" Kata Nyonya Gao sambil memberitahu Gao Huang
"Jika kau tidak mau melakukan pertunangan ini, berdoa saja semoga tuhan membantu mu untuk menghentikan semua ini!" Kata Nyonya Gao sambil tersenyum
"Tapi Ma, aku ingin mengetahui dalang yang menjebak Lu Shansan!" Kata Gao Huang bersikeras agar ibunya memberitahu dirinya
"Nak, jika kau ingin mengetahui para musuh mu, sebaiknya kau bersembunyi dibalik musuh mu saja, dan ikuti alur bermainnya agar kau tahu kelemahannya!" Kata Nyonya Gao tersenyum manis kepada putranya
"Maksud Mama?" Gao Huang tidak mengerti dengan ucapan ibunya
"Sudahlah, pertunangan mu akan segera dimulai, ayo kita kembali!" Ajak Nyonya Gao
"Tapi, Ma?"
"Dan jika kau ingin tahu kebenaran ini maka kau tidak boleh percaya kepada siapa pun, termasuk keluarga mu sendiri, entah itu mama atau papa kau tidak boleh percaya!" Sambung Nyonya Gao lagi dan setelah itu dia pergi meninggalkan putranya yang masih kebingungan.
*Kilas balik selesai*
"Gao Huang!" Panggil Zhang Dylan
"Gao Huang!" Panggil Zhang Dylan lagi
Gao Huang yang masih ada didalam pikirannya tidak mendengar panggilan Zhang Dylan yang dari tadi memanggil dirinya berkali-kali
"Gao Huang!" Panggil Zhang Dylan lagi sambil menepuk pundak temannya
Gao Huang pun tersadar dari pikirannya dan langsung berpura-pura mencuci wajahnya
"Kau kenapa?" Tanya Zhang Dylan
"Tidak apa-apa" Jawab Gao Huang singkat
"Katakan ada apa?" Tanya Gao Huang
"Aku hanya menyusul dirimu, aku khawatir pada dirimu" Jawab Zhang Dylan
"Untuk apa kau khawatir?" Tanya Gao Huang merasa heran
"Kau ini sudah hampir setengah jam tidak keluar dari toilet, aku pikir kau pingsan jadi datang kemari!" Kata Zhang Dylan
Gao Huang tidak menggubris perkataan dari temannya itu, melainkan dia membasuh wajahnya lagi
"Eh.... Apa kau akan disini terus? Apa kau tidak ingin bertemu dengan mantan kekasih mu?" Kata Zhang Dylan lagi
Mendengar perkataan dari Zhang Dylan, Gao Huang langsung keluar dari toilet dengan terburu-buru untuk menemui Lu Shansan
"Haiyahhh.... Apa dia benar-benar jatuh cinta kepada Lu Shansan? Padahal tadi aku menyebut gadis itu dengan sebutan mantan kekasih!" Ucap Zhang Dylan sambil menggaruk kepalanya karena merasa heran.
*********
Lu Shansan sedang bercanda dengan kedua sahabatnya sambil menikmati bubur yang disediakan oleh rumah sakit
"Lulu!" Panggil Gao Huang sambil menghampiri Lu Shansan
"Kak Huang" Gumam Lu Shansan sambil tersenyum merasa senang ketika melihat kehadiran Gao Huang
"Kau baik-baik saja?" Tanya Gao Huang merasa sangat khawatir
"Ehem... Aku baik-baik saja!" Ucap Lu Shansan tersenyum, Gao Huang pun membalas senyuman Lu Shansan
"Kak Huang, apa kau tahu tadi aku bermimpi buruk sekali!" Ucap Lu Shansan dengan nada manja
"Kau bermimpi apa?" Tanya Gao Huang
"Aku bermimpi, aku putus dengan kak Huang, kak Huang marah-marah kepada ku karena sesuatu yang tidak aku lakukan, dan aku juga bermimpi bahwa aku mengalami kecelakaan mobil yang mengerikan!" Kata Lu Shansan memberitahu Gao Huang dengan wajah sedih
Gao Huang yang tidak mengerti dengan perkataan yang dikatakan oleh Lu Shansan langsung menatap Yang Zhi dan Erxi seakan-akan meminta penjelasan dengan apa yang terjadi.
"Kami juga tidak tahu apa yang terjadi!" Ucap Erxi
"Dari tadi dia menceritakan hubungan manis kalian saat kalian masih pacaran!" Sambung Yang Zhi
"Itu benar sekali, Kak Huang. Aku dari tadi sangat merasa senang sekali menceritakan hubungan ku dengan Kak Huang!" Kata Lu Shansan sambil tersenyum manis
Gao Huang masih tidak mengerti dengan apa yang terjadi kepada Lu Shansan
"Tuan Gao, tadi dokter Lee berpesan bahwa dia ingin berbicara dengan anda!" Kata sekertaris Yi menyampaikan pesan dari dokter Lee ketika memeriksa keadaan Lu Shansan tadi
"Baiklah, aku akan segera menemuinya!" Kata Gao Huang
"Lulu, kau tunggu disini sebentar ya!" Ucap Gao Huang sambil mengusap rambut Lu Shansan
"Ehem..." Lu Shansan mengangguk mengiyakan
Gao Huang pun langsung keluar dari ruangan pasien meninggalkan Lu Shansan dan kedua temannya itu dan menuju ruangan dokter Lee.
Tok.... Tok... Tok...
Gao Huang mengetuk pintu ruangan dokter Lee
"Silahkan masuk!" Sahut dokter Lee dari dalam ruangan
Gao Huang pun langsung masuk ketika mendengar jawaban dari dalam ruangan dokter Lee
"Oh.. Tuan muda Gao, mari silahkan duduk!" Ucap dokter Lee sambil mempersilahkan Gao Huang untuk duduk
"Apa ada hal penting yang ingin kau bicarakan kepada ku?" Tanya Gao Huang dengan nada datar
"Ini tentang Lu Shansan" Ujar dokter Lee
"Ada apa dengan Lu Shansan, dia baik-baik saja kan?" Tanya Gao Huang merasa sangat khawatir
"Dia baik-baik saja, tapi dia--"
Dokter Lee menghentikan kata-katanya sehingga membuat Gao Huang merasa kebingungan sekaligus sangat khawatir.