
Acara pertunangan pun segera dimulai, pembawa acara mempersilahkan Tuan Gao dan ibu Meng Yiran untuk membawa cincin pertunangan mereka, ibu Meng Yiran memberikan cincin kepada putrinya untuk dipakaikan dijari Gao Huang, Gao Huang hanya menerima cincin itu dengan rasa sungkan sekaligus bercampur rasa kesal sekali, semua orang pun bertepuk tangan ketika cincin dari Meng Yiran berada di jari Gao Huang, akhirnya giliran Gao Huang memakaikan cincin kepada Meng Yiran, Gao Huang benar-benar tidak ingin memasang cincin itu dijari Meng Yiran.
Zhang Dylan memberikan kode kepada Yang Zhi dan Erxi untuk memulai pertunjukan
"Gao Huang, apa yang kau pikirkan? Cepat pasang cincin itu dijari Meng Yiran!" Perintah Gao Zigang kepada Gao Huang
Tangan serta tubuh Gao Huang merasa sangat gemetar sekali untuk memakaikan cincin dijari Meng Yiran, sedangkan Meng Yiran hanya menatap Gao Huang dengan senyuman penuh kemenangan
"Tunggu, Tuan Gao Huang!!" Teriak suara wanita menghentikan Gao Huang yang ingin menyematkan cincin dijari Meng Yiran
Semua orang yang ada di acara itu langsung melihat kearah wanita yang berteriak itu, begitu pula dengan Gao Huang bahkan cincin yang sedang dipegangnya pun terjatuh ke lantai
"Erxi apa ini adalah rencana kita tadi?" Tanya Yang Zhi dengan perasaan bingung
"Sepertinya tidak ada rencana seperti ini!" Jawab Erxi yang ikutan merasa bingung
"Apa-apaan ini, apa kalian menelpon polisi?" Tanya Zhang Dylan menghampiri mereka dengan rasa heran sekali
"Kami juga tidak tahu, aku pikir kau yang merubah rencana, kak?" Ucap Erxi
"Ada apa ini? Kenapa ada polisi disini?" Kata Tuan Gao Zigang merasa heran
"Maaf, kapten. Apa yang membawa anda kemari? Kenapa kau menghentikan acara pertunangan putri ku?" Tanya ibu Meng Yiran merasa kesal
"Maaf semuanya jika aku datang merusak acara kalian, tapi ada yang ingin aku katakan kepada tuan Gao Huang!" Kata wanita itu yang bertugas sebagai polisi
"Ada apa, kapten? Apa yang ingin anda katakan?" Tanya Gao Huang penasaran
"Tuan Gao Huang, apa anda mengenal orang ini?" Kata wanita itu sambil menunjukkan selembar foto kepada Gao Huang
Gao Huang pun merasa terkejut ketika melihat selembar foto yang ditunjukkan oleh wanita itu
"Lulu?" Gumam Gao Huang terkejut
"Tidak, aku tidak mengenal orang yang ada di foto itu!" Kata Gao Huang mengelak pertanyaan wanita itu, dia berpura-pura tidak mengenal Lu Shansan di foto itu
"Benarkah anda tidak mengenal orang ini?" Tanya wanita itu sekali lagi memastikan
"Aku sungguh tidak mengenal orang yang ada di foto itu!" Ucap Gao Huang sambil memalingkan wajahnya kearah lain
"Baiklah jika anda tidak mengenali dirinya, maaf sudah mengganggu acara anda, silahkan lanjutkan!" Kata wanita itu dengan sedikit rasa bersalah
"Gong Yoo!" Panggil wanita itu kepada bawahannya
"Hadir kapten, Bei!" Sahut pria itu dengan tegas kepada wanita yang menjadi seniornya
"Beritahukan kepada pihak rumah sakit, karena dia tidak ada keluarga dan orang yang terdekat dengannya jalankan saja operasi gadis itu sekarang, aku yang akan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap gadis itu!" Perintah wanita itu kepada juniornya
"Tapi Kap--"
"Lakukan saja perintah ku!!" Perintah wanita itu dengan nada tegas
"Baiklah, kapten!" Sahut pria itu lagi, dia pun langsung menghubungi pihak rumah sakit
"Apa maksud mu? Siapa yang akan dioperasi?" Tanya Gao Huang dengan rasa sangat penasaran
"Maaf tuan, sepertinya ini tidak ada hubungannya dengan anda!" Kata wanita itu dengan nada ketus
"Jawab aku siapa yang akan dioperasi? Apa ada hubungannya dengan gadis yang kau tunjukkan tadi?!" Kata Gao Huang dengan nada sedikit berteriak
"Bukankah tuan bilang jika anda tidak mengenalnya, untuk apa bertanya seperti ini sekarang?" Sahut wanita itu lagi
"Kapten Bei, pihak rumah sakit mengatakan bahwa gadis itu semakin memburuk, dan--"
"Dan apa? Bukankah aku sudah mengatakan untuk melakukan operasi?!!" Bentak wanita itu sangat marah ketika juniornya tidak melanjutkan ucapannya
"Mereka bilang jika tidak ada persetujuan dari keluarga, mereka tidak bisa menjalankan operasi!" Kata Gong Yoo memberitahu seniornya
"Kenapa kau tidak mengatakan bahwa Lu Shansan adalah saudara ku?!!" Bentak wanita sangat marah
"Apa? Siapa kata mu barusan?" Tanya Gao Huang menatap wanita itu dengan rasa tidak percaya
"Maaf Tuan, aku harus menemui gadis itu sekarang!" Kata wanita itu, dia dan juniornya pun langsung pergi dari acara itu.
"Zizi, apa kau tidak salah dengar tadi?" Tanya Erxi kepada Yang Zhi dengan rasa tidak percaya dengan apa yang dia dengar
"Aku pikir pendengaran ku juga salah!" Ucap Yang Zhi juga dia merasa tidak percaya
"Kalian berdua ini bicara apa? Coba sekarang hubungi teman kalian!" Perintah Zhang Dylan dengan rasa kesal
Erxi pun mencoba menghubungi ponsel Lu Shansan, telponnya tersambung tapi dia tidak mengangkatnya, Erxi pun mencoba berulang kali untuk menelpon sahabatnya tapi tetap tidak diangkat
"Bagaimana?" Tanya Yang Zhi penasaran
"Tidak diangkat sama sekali!" Jawab Erxi dengan rasa khawatir
Yang Zhi pun mencoba menghubungi Lu Shansan lagi, dia berpikir sahabatnya itu akan menjawab panggilannya
"Dia menjawab!" Ujar Lu Shansan
"Nyalakan pengeras suara!" Perintah Zhang Dylan kepada Yang Zhi, dia pun menyalakan pengeras suaranya
"Shansan kau dimana? Apa kau baik-baik saja?" Tanya Yang Zhi dengan rasa khawatir
"Maaf anda siapa?" Tanya balik penelpon dari sebrang sana dan suaranya adalah seorang pria
"Maaf anda siapa? Kenapa ponsel milik teman ku ada pada anda?" Tanya Erxi dengan nada panik
Penelpon dari sebrang sana terdiam beberapa menit
"Halo dimana Lu Shansan? Kenapa ponselnya ada pada mu?" Kata Zhang Dylan dengan nada geram
"Aku adalah teman Lu Shansan, sekarang Lu Shansan ada dirumah sakit dan dia akan menjalani operasi!" Jawab pria itu
Gao Huang pun langsung menyambar ponsel Yang Zhi
"Apa? Apa yang kau katakan? Sekarang kalian ada dirumah sakit mana?" Tanya Gao Huang dengan perasaan sangat khawatir
"Kami ada di rumah sakit F" Jawab pria itu
Tanpa berkata-kata lagi Gao Huang langsung meninggalkan acara pertunangan dan pergi ke rumah sakit yang telah disebutkan oleh pria itu, dan pria yang menjawab panggilan itu tidak lain adalah sekertaris Yi yang sebelumnya telah melacak salah satu keberadaan ponsel milik Lu Shansan.
Acara pertunangan pun jadi kacau Meng Yiran merasa sangat sedih, sedangkan tuan Gao dan ibu Meng Yiran merasa sangat marah dengan sikap dan tindakan Gao Huang yang pergi begitu saja meninggalkan Meng Yiran di acara pertunangannya, sedangkan nyonya Gao yang mendengar bahwa Lu Shansan sedang dioperasi hanya bisa berdua agar operasinya berjalan dengan baik.
*********
Lima belas menit kemudian di RS. F
Sesampainya dirumah sakit Gao Huang langsung menuju ruang operasi dengan perasaan yang sangat khawatir, disana dia melihat wanita polisi tadi bersama juniornya beserta sekertaris Yi
"Maaf tuan, untuk apa anda datang kemari?" Tanya wanita itu dengan rasa kesal
"Kenapa kau tidak mengatakan bahwa dia akan dioperasi?" Bentak Gao Huang
"Jika kau mengatakannya dengan jelas aku tidak mungkin berkata seperti itu!" Ucap Gao Huang
"Apa aku harus mengatakan bahwa gadis itu sedang sekarat baru kau mengatakan jika kau mengenalnya?" Bentak wanita itu lagi
"Kapten Bei, sudahlah jangan membuat kegaduhan dirumah sakit, bukannya kita akan menyelidiki kasus kecelakaan ini? Untuk apa kau marah disini?" Kata Gong Yoo menengahi mereka
"Apa kecelakaan?" Ucap Gao Huang terkejut
"Benar kapten Bei, jika anda ingin menyelidiki kasus kecelakaan ini kenapa anda tidak mendatangi TKP untuk diselidiki?" Kata sekertaris Yi kepada kapten Bei
"Tapi bagaimana dengan gadis itu?" Kata kapten Bei merasa khawatir
"Aku adalah temannya, aku akan disini untuk menjaga teman ku. Kau bisa kembali ke tugas mu untuk menyelidiki kasus ini dan terima kasih karena kau sudah membawanya kemari dan juga menghawatirkan dirinya!" Kata sekertaris Yi dengan nada sopan
"Ayo kapten Bei, kita pergi ke TKP!" Ucap Gong Yoo
"Baiklah!" Kata kapten Bei
Kapten Bei dan Gong Yoo pun meninggalkan sekertaris Yi dan Gao Huang.
"Gao Huang!" Panggil Zhang Dylan kepada temannya
"Sedang apa kau disini?" Tanya Gao Huang merasa penasaran
"Aku mengantar mereka berdua" Jawab Zhang Dylan sambil menunjuk Erxi dan Yang Zhi yang ada dibelakangnya
"Oh.." Jawab Gao Huang singkat tanpa bertanya macam-macam
Sebenarnya Gao Huang ingin bertanya bagaimana temannya itu bisa mengenal mereka berdua, tapi rasanya sungkan sekali karena di dalam dirinya sekarang dia sangat mengkhawatirkan Lu Shansan.
"Kak Huang, bagaimana dengan Shansan?" Tanya Yang Zhi sangat khawatir
"Masih ada diruang operasi" Ucap Gao Huang
"Tuan, anda yang menjawab panggilan kami bukan?" Tanya Erxi ketika melihat sekertaris Yi yang sedang duduk
"Iya benar!" Jawab sekertaris Yi singkat
"Bagaimana Shansan bisa di operasi? Seingat ku saat kami akan pergi dia ada dirumah dan kondisinya juga baik-baik saja, tapi kenapa setelah dua jam kami ada di acara itu dia bisa di operasi?" Tanya Erxi sangat penasaran
"Awalnya aku juga tidak tahu bahwa dia akan di operasi"Jawab sekertaris Yi
"Jika kau tidak tahu, kenapa kau ada disini sekarang?" Tanya Gao Huang
"Satu jam yang lalu karena aku merasa khawatir dengan Lu Shansan aku menelepon dirinya, tapi dia tidak menjawab panggilan ku. Akhirnya aku pun memutuskan untuk melacak salah satu ponsel milik Lu Shansan dan setelah setengah jam aku mendapatkan dirinya sedang ada di rumah sakit. Saat tiba disini dokter mengatakan bahwa kondisinya sangat kritis akibat kecelakaan dan dia harus melakukan operasi!" Jawab sekertaris Yi memberitahu mereka.
Lampu operasi pun telah mati dokter pun keluar dari ruangan itu, mereka semua langsung menghampiri dokter tersebut
"Dokter, bagaimana keadaannya?" Tanya Gao Huang sangat khawatir
"Operasinya berjalan lancar, dan untuk saat ini kondisinya lumayan stabil!" Kata dokter itu memberitahu
"Syukurlah!" Ucap Yang Zhi dan Erxi bersamaan
"Oh ya, saat kami menjalankan operasi aku mengambil benda ini, benda ini tadinya tidak bisa dilepas dari tangan pasien karena dia terus menggenggamnya dan saat aku ingin mengambilnya pasien seperti merasa bahwa barang ini akan diambil darinya!" Kata dokter itu sambil memberikan benda yaitu kalung kepada Gao Huang
"Aku berikan kepada mu!" Sambung dokter itu lagi sambil tersenyum kepada Gao Huang
"Baiklah aku pergi dulu" Kata dokter itu lagi dan dia langsung pergi meninggalkan mereka semua
"Terima kasih dokter!" Ucap Erxi dan Zhang Dylan bersamaan
Sedangkan Yang Zhi terus menatap dokter itu dengan penuh kekaguman, Erxi yang menyadari tatapan sahabatnya kepada dokter itu langsung mencubit lengan Yang Zhi dengan agak keras
"Auw... Kenapa kau mencubit ku, Erxi?" Kata Yang Zhi sambil mengusap-usap lengannya
"Kau ini teman kita baru selesai operasi tapi kau sudah bermain mata dengan seorang pria!" Kata Erxi
"Suruh siapa dokter itu tampan? Coba saja jika dia tidak tampan, apa aku akan menatapnya?" Kata Yang Zhi
"Kalian ini, apa yang kalian ributkan?" Tanya Zhang Dylan penasaran
"Masalah wanita kau tidak perlu tahu!" Ucap Erxi dengan nada sungkan
"Erxi jatuh cinta kepada pria lain kak Dylan!" Gurau Yang Zhi sambil tersenyum
"Bicara omong kosong apa kau?" Kata Erxi menatap tajam kepada Yang Zhi, sedangkan Yang Zhi hanya menjulurkan lidahnya kepada Erxi.
"Tuan, Nona. Hari sudah malam lebih baik kalian pulang saja, biar aku yang menjaga Lu Shansan disini!" Kata sekertaris Yi kepada mereka berempat
"Tapi aku ingin menjaga teman kami!" Kata Yang Zhi
"Iya benar kami ingin menjaga, Shansan!" Sambung Erxi
"Tidak usah kalian pulang saja. Aku yang akan menjaga Lulu disini!" Kata Gao Huang
"Tidak usah kak Huang. Biar aku dan Yang Zhi yang menjaga Shansan!" Kata Erxi dengan nada ketus
"Apa kalian tidak dengar? Biar aku saja yang menjaga Lulu disini!" Kata Gao Huang sambil menatap tajam kearah Yang Zhi dan juga Erxi
"Tidak usah, Tuan. Anda lebih baik pulang saja bersama mereka, ini adalah tugas ku untuk menjaga Lu Shansan!" Kata sekertaris Yi dengan nada sopan
"Siapa kau berani sekali memerintah ku?" Kata Gao Huang menatap sekertaris Yi
"Aku adalah teman Lu Shansan!" Jawab sekertaris Yi
"Lalu?" Kata Gao Huang lagi dengan nada sangat datar
Zhang Dylan yang mengerti suasana di tempat itu menjadi sangat tidak enak langsung berusaha mencairkan suasana
"Sudah... Sudahlah.... Xixi, Zizi. Ayo kita pulang saja, dan anda tuan mari anda pulang juga biarkan saja dia menjaga Lu Shansan!!" Kata Zhang Dylan menyuruh mereka untuk pulang
"Tidak bisa. Ini adalah tanggung jawab ku untuk menjaga Lu Shansan!" Kata sekertaris Yi lagi bersikeras
"Haiss... Sudahlah ayo kita pulang. Xixi, Zizi ayo!!" Kata Zhang Dylan sambil merangkul pundak sekertaris Yi
"Tapi aku--"
"Jika kau tidak pulang sekarang, kau dan dia akan berperang nanti!" Bisik Zhang Dylan kepada sekretaris Yi
"Berperang untuk apa?" Tanya sekertaris Yi kebingungan
"Karena dia berpikir kau akan mengambil kekasihnya!" Bisik Zhang Dylan lagi
Sekertaris Yi masih sedikit tidak mengerti dengan ucapan Zhang Dylan
"Sudahlah ayo!" Kata Zhang Dylan lagi
Mereka berempat pun meninggalkan rumah sakit untuk kembali ke kediaman masing-masing, sedangkan Gao Huang sedang memandang kalung yang diberikan oleh dokter tadi kepadanya.