
"yoora terimakasih sudah membantuku berkemas" ucap tasyqi sambil membereskan koper nya
tinggal satu minggu lagi waktu tasyqi berada di Korea dia sudah menyelesaikan pekerjaannya di restoran dan besok jadwal pemotretan terakhirnya bersama taejoon, nicho pun juga sama akan kembali ke Indonesia membantu perusahaan ayahnya
"tak perlu sungkan kau ini seperti ke orang lain saja, aku akan sangat rindu kamu tasyqi" ucap yoora sambil memeluk erat tasyqi
"aku juga yoora, terimakasih selalu membantu ku selama disini kamu adalah teman terbaik ku"
"jangan lupakan aku tasyqia kamu teman terbaik ku, kamu juga sering membantu ku, sesekali kamu berkunjung kesini ya"
"pasti, kamu juga harus berkunjung ke Indonesia nanti aku akan ajak kamu jalan - jalan dan kuliner sepuasnya" mereka pun tertawa bersama
****
keesokan hari nya tasyqi melakukan jadwal terakhir pemotretannya bersama taejoon dan nicho, karena nicho juga akan pulang ke Indonesia bersama tasyqi, setelah pemotretan selesai nicho memilih langsung pulang untuk membereskan barangnya yang akan dia bawa pulang, sedangkan tasyqi dan taejoon memilih makan siang di cafe terdekat
"tasyqi setelah kamu pulang, apa yang akan kamu lakukan?" taejoon menatap tasyqi yang dari tadi terus melamun tersirat raut wajah kesedihan didalamnya
"aku tak tahu oppa, tapi nicho memberiku kontak management untuk melanjutkan karir ku, nicho bilang atasannya adalah kenalan dia" menatap taejoon dengan wajah bingung nya
"apa kamu tak mempertimbangkan kembali pembaruan kontrak dengan manager eunji?, padahal dia ingin sekali kamu bergabung dengan agensi nya"
"oppa aku juga sebenarnya ingin tetap disini, tapi ini juga berat bagiku, ada athan yang harus aku jaga, saat kecil dia selalu sendirian mamah meninggal dan papah selalu sibuk bekerja dan sibuk dengan keluarga baru nya" mata tasyqi sudah berkaca - kaca menahan air matanya
"aku tahu ini berat, apapun keputusanmu aku akan terus mendukungmu, kamu perempuan yang tangguh dan mandiri, aku percaya dengan kemampuanmu banyak management yang mau bekerja dengan mu, sukses selalu tasyqi ku" menepuk bahu tasyqi untuk memberinya kekuatan
"hemm terimakasih oppa kamu selalu membantu ku selama ini, maaf aku terus merepotkan mu"
"tak apa tasyqi, aku lakukan semua ini karena aku sayang padamu, aku cinta padamu saat pertama kali kita bertemu, bisakah kamu membuka hatimu kembali?" ucap taejoon serius memegang tangan tasyqi dengan penuh harap
awalnya tasyqi kaget tapi dia tersenyum dan berkata "oppa terimakasih sudah menyayangiku dan menjaga ku selama ini, tapi aku tak mau kehilangan oppa, karena aku menyayangimu seperti kakak ku sendiri, kuharap oppa bisa mengerti
"ini sudah hampir dua tahun tasyqi apa kamu tidak bisa membuka hatimu lagi untuk orang lain?,meskipun bukan aku orang nya kuharap kamu tidak terus menutup hatimu, biarkan dirimu bahagia"
sebenarnya taejoon kecewa dengan jawaban tasyqi tapi dia menghargai keputusan tasyqi dan bisa mengerti, tasyqi sudah menceritakan segala nya pada taejoon dari awal hubungannya dengan zain bahkan keadaan keluarga nya yang tak pernah tasyqi ceritakan pada siapapun termasuk zain, mungkin tasyqi percaya dan merasa nyaman menceritakan semuanya pada taejoon karena tasyqi sudah menganggap taejoon seperti kakaknya sendiri
"oppa tahu kenapa aku tidak bisa menjalani lebih dari ini bersama oppa, karena oppa berharga bagiku aku menyayangimu seperti kakak ku sendiri, aku tidak mau di kemudian hari setelah hubungan kita berakhir kita menjadi orang asing dan canggung, aku lebih nyaman seperti ini" tersenyum memegang tangan taejoon meyakinkannya agar tidak kecewa
"baiklah baiklah, kamu tasyqia adik ku kecil ku sayang, jangan terlalu kaku santai saja, aku sudah tahu akan seperti ini dari awal aku menyatakannya padamu" tersenyum mengacak rambut tasyqi sebenarnya taejoon kecewa tapi dia juga tidak mau memaksa tasyqi untuk menerimanya lebih dari ini
"haha oppa kau bisa saja, thankyou for everything" ucap tasyqi sambil memeluk taejoon
"baiklah adik kecilku jangan menangis lagi, oppa akan mengantarmu dan nicho ke bandara, jangan lupakan aku dan datanglah sesekali aku akan rindu adik kecil ku ini" membalas pelukan tasyqi
"itu pasti oppa, oppa juga sesekali datanglah ke Indonesia aku akan ajak jalan - jalan dan kuliner sepuasnya"
****
satu bulan berlalu setelah kepulangannya dari Korea tasyqi sudah tinggal di apartemen nya, dia belum memulai pekerjaan apapun, dia ingin beristirahat dan bersantai sebentar karena bulan depan tasyqi akan walaupun bergabung dengan management tempat dia nicho bekerja
"lusa ya, cepat sekali waktu nya" gumam tasyqi saat melihat tanggal di hp nya
tasyqi melamun memikirkan untuk datang atau tidak di acara reuni SMA nya, sudah lama sekali pasti banyak yang berubah pikir tasyqi, karena teman - teman nya terus memaksa tasyqi untuk datang dengan dalih tasyqi selalu melewatkan acara reuni karena jauh di Korea sekarang semua teman nya sudah tahu tasyqi sudah pulang dan tidak ada alasan untuk tasyqi tidak datang
****
tasyqi datang ke acara reuni SMA sedikit terlambat jalanan cukup macet karena hujan besar, tasyqi masuk ke hotel mewah tempat di selenggarakannya acara, setelah scan barcode undangan tasyqi dipersilahkan masuk ke gedung tempat reuni SMA nya, karena acara reuni ini sangat privat satu orang memiliki barcode undangan yang telah dibagikan
saat tasyqi berjalan masuk ke area teman - teman nya berkumpul, semua orang tertuju pada tasyqi bagaimana tidak tasyqi begitu memukau, walaupun tasyqi berdandan natural memakai kemeja putih, dan celana jeans high waist sederhana, tasyqi tetap cantik bak ratu dalam acara ini
"wah lihat siapa ini yang datang " ucap salah seorang laki - laki
"wah tasyqi kamu semakin cantik, aura model memang berbeda" timpal teman nya
"dari dulu tasyqi kan memang cantik" ucap dila sambil merangkul bahu tasyqi, tasyqi hanya tersenyum mendengar semua pujian teman - teman nya
"maaf teman - teman aku sedikit terlambat dijalan macet"
"tak apa kita juga baru dateng kok iya kan rei?" ucap fedy lalu menyodorkan minuman jus kepada tasyqi
"iya sini duduk tasyqi aku sangat rindu padamu sayangku" ucap reinata memeluk tasyqi dengan gemash
"haha hentikan reinata aku tidak bisa bernafas" ucap tasyqi sambil mendorong reinata
tasyqi bersama ketiga sahabat nya tertawa lepas dan berbincang - bincang tentang segala hal seakan menebus kerinduan mereka, terlihat dua orang laki - laki datang menghampiri meja mereka
"hei tasyqi sudah lama sekali" ucap alex tersenyum sambil mengulurkan tangan nya, ya alex adalah mantan dan pacar pertama tasyqi saat SMA
"ah ya sudah lama sekali, senang bertemu denganmu alex" tasyqi tersenyum sambil menjabat tangan alex
"kamu banyak berubah tasyqi, jadi semakin cantik"
"haha kamu terlalu berlebihan alex"
"tasyqi maafkan aku untuk kejadian yang terakhir kali" alex duduk di samping tasyqi
"alex sudahlah kamu ini kaku sekali, aku sudah memaafkan mu, itu hanya cerita lama bisa dibilang cinta monyet, lagian kita sudah dewasa siapa yang peduli dengan cerita masa lalu" tasyqi tertawa menepuk pundak alex dan berbicara santai padanya
"terimakasih, itu berarti kita masih berteman baik cheers" menyatukan gelas minuman nya dengan gelas yang dipegang tasyqi
" cheers, sejak kapan kita bukan teman alex ada - ada saja kamu ini"
"tasyqi kamu semakin terkenal karena menjadi model di korea, bagaimana rasanya disana?" tanya zaky teman dekat zain
"yang pastinya luar biasa banyak pengalaman, aku tidak begitu terkenal, jadi model juga karena bekerja paruh waktu" tasyqi menatap lurus lalu meminum minuman nya
"ayo semua nya kumpul disini kita bermain bersama yang kalah akan minum wine ini"
suara mc membuyarkan lamunan tasyqi, membuat semua orang yang ikut acara ini berkumpul di meja besar untuk bermain truth or dare, yang kalah akan mendapatkan hukuman minum satu gelas wine sampai habis dalam satu kali teguk
"ayo tasyqi kita kesana" ajak alex
tasyqi duduk disebelah alex, tasyqi dibuat kaget dengan kemunculan zain tiba - tiba yang duduk berhadapan dengannya, tasyqi menatap tajam kearah zain dengan tatapan kebencian, bagaimana mungkin dia tidak tahu malu setelah dua tahun dia tiba - tiba muncul dengan wanita itu di samping nya, lalu tasyqi memalingkan wajah nya agar mata nya tak bertemu dengan mata lelaki yang sangat dibenci nya
To Be Continued ❤️....
teman - teman tolong minta vote, atau like dan komen nya ya karena satu like dan komen kalian adalah kritik membangun yang sangat berguna bagi author untuk terus memperbaiki karya author, terimakasih 😊🙏