About Love

About Love
Part 19



"Hai Aiden, hai Yoon." Sapa seorang gadis cantik di ikuti dengan dirinya mendudukkan diri di kursi sebelah Yoona.


Aiden hanya mengangguk membalasnya, berbeda dengan Yoona yang begitu antusias melihat kedatangan gadis itu.


"Hai Jessica-shi." Ucap Yoona dengan senyum lebarnya.


Saat ini mereka sedang mendatangi sebuah meeting di salah satu perusahaan pemilik stasiun televisi. Sudah hal yang biasa jika Aiden dan Jessica sering terlibat kerjasama, dunia hiburan membutuhkan Aiden sebagai pemilik agensi yang menaungi banyaknya Idol, aktor, dan aktris, serta membutuhkan Jessica sebagai desainer terkenal untuk menyediakan berbagai kostum yang dibutuhkan.



Jessica dan Yoona pun terlihat saling bercengkrama bahkan terkadang melemparkan senda gurau. Mereka masih menunggu seseorang untuk memimpin rapat kali ini, yaitu pemilik stasiun televisi tersebut.


Nampak seorang pria memasuki ruang meeting dengan didamping seseorang disampingnya yang kemungkinan adalah sekertaris pria tersebut.


Yoona mengamati pria tersebut, dan sedetik kemudian bola matanya membulat, gadis itu terkejut dengan kehadirannya.


"Selamat siang, mohon maaf sebelumnya karna membuat Anda sekalian menunggu, perkenalkan saya Cho Kyuhyun, utusan dari Tuan Cho Jung Suk untuk memimpin rapat kali ini". Ucap Pria itu mulai memimpin rapat



Disepanjang rapat dimulai, suasana terlihat serius, tapi Yoona nampak tidak fokus pada aktivitasnya kali ini, ia terlihat beberapa kali mencuri pandang pada pemimpin rapat, Cho Kyuhyun.


"Baiklah kita akhiri rapat kita kali ini, terimakasih untuk waktu luang yang telah Anda sekalian berikan untuk kami."


Para tamu rapat pun mulai bergantian saling bersalaman.


Yoona menghembuskan nafasnya lega, karna rapat kali ini tidak berlangsung lama seperti biasanya. Gadis itu pun mulai menata berkas-berkasnya, sedang Aiden nampak sedang bercengkrama dengan teman bisnisnya.


"Terimakasih Jessica-shi, sudah bersedia menghadiri rapat kali ini."


Sebuah suara terdengar tidak asing di telinga Yoona yang sedang sibuk dengan kegiatannya, dan suara itu nampak sangat jelas terdengar dari arah samping dirinya.


"Sama-sama Tuan Cho Kyuhyun." Jawab Jessica dengan senyum tulusnya dan tangannya terulur untuk membalas tangan Kyuhyun


Hal itu membuat Yoona terkejut, pasalnya pria itu ternyata sudah berada didekatnya.


"Hai Yoong." Suara itu sukses membuat Yoona terlonjak kaget, pasalnya panggilan itu bukan berasal dari Aiden kekasihnya.


Aiden pun juga terkejut saat ada orang lain memanggilnya dengan sebutan Yoong, pasalnya yang ia tau panggilan itu hanya untuk orang-orang terdekat Yoona. Pria itu pun segera mengakhiri obrolannya, dan mengamati gerak kekasihnya itu dengan pemimpin rapat tadi.


Yoona menarik nafasnya panjang dan kemudian menoleh pada sumber suara, dan tersenyum lebar yang nampak dipaksakan.


"Oh, Hai Kyuhyun oppa".


"Ternyata benar kau! kau nampak semakin cantik Yoong, dan juga terlihat.. anggun." Ucap Kyuhyun dengan senyum evilnya dan melipat tangannya didepan dada.


Yoona hanya menanggapi dengan mendengus sebal. Dan hal itu malah membuat Cho Kyuhyun tertawa.


Aiden menatap tak suka pada Kyuhyun yang terlihat dekat dengan Yoona, ia pun melangkahkan kakinya mendekati kekasihnya.


"Yoona, Bisa kita kembali kekantor sekarang?" Tanya Aiden dengan muka masamnya.


Jessica yang melihat jelas ekspresi Aiden pun menahan tawanya, Aiden sedang cemburu rupanya, pikir Jessica.


"Ah ya sajangnim."


Aiden segera pergi meninggalkan ruang rapat, sebelum itu ia memberikan hormat kepada Cho Kyuhyun, dan juga berpamitan kepada sahabatnya Jessica diikuti oleh Yoona.


"Yak Yoong, kita harus bertemu lagi." Teriak Cho Kyuhyun saat Yoona melangkah pergi, dan hanya dibalas gadis itu dengan lambaian tangan tanpa menoleh pada Kyuhyun.


Ruangan rapat mulai sepi, Kyuhyun pun berbalik setelah meneriaki Yoona, ia terkejut karna tepat dibelakangnya ternyata masih ada Jessica yang sepertinya ingin berpamitan untuk pergi. Gadis itu menahan tawanya melihat tingkah Kyuhyun yang begitu berbeda dengan ia yang tadi memimpin rapat.


"Ehem, Cho Kyuhyun-shi, saya mohon ijin untuk kembali kekantor". Pamit Jessica sopan.


Tanpa menunggu persetujuan Jessica, pria itu melangkah keluar dan mempersilakan Jessica untuk berjalan lebih dulu. Jessica pun mengikuti.


Jessica dan Kyuhyun nampak berjalan beriringan, mereka tampak terlihat akrab dengan obrolan ringan yang kadang membuat mereka tertawa kecil.


...****************...


Yoona dan Aiden baru saja memasuki mobil mereka, setelah melihat Yoona memasang seat belt nya, Aiden pun tak kunjung menghidupkan mesin mobilnya.


Pria itu terlihat sedang menahan amarah, jelas terlihat rahangnya mengeras.


"Oppa?" Panggil Yoona pelan setelah ia menyadari Aiden terlihat menatap tajam pandangan didepannya.


"Jelaskan padaku Yoong siapa pria tadi? Dia terlihat begitu akrab denganmu." Ucap Aiden masih memandang lurus ke depan.


"Siapa yang Oppa maksud?.. Ah, Cho Kyuhyun oppa?"


Aiden menoleh, lalu menatap tajam ke arah Yoona. Gadis itu bergidik ngeri dengan tatapan kekasihnya, tapi sedetik kemudian di menyadari bahwa Aiden sedang cemburu.


"Kau.. sedang cemburu oppa?"


"Jawab saja aku Yoong." Ucap Aiden penuh penekanan.


Yoona menghembuskan nafasnya, mood Aiden benar-benar buruk saat sedang cemburu, ucap Yoona dalam hati.


"Cho Kyuhyun Oppa adalah teman sekelas ku saat kuliah Oppa, tidak lebih." Jawab Yoona malas.


"Hanya teman sekelas tapi panggilan kalian begitu mesra?" Aiden masih menatap tajam Yoona.


"Astaga Oppa, aku bersungguh-sungguh, kami memang dekat tapi hanya sebatas teman, tidak lebih." Yoona mulai merasa bahwa dirinya sedang diintimidasi oleh kekasihnya.


"Tidak ada teman antara laki-laki dan perempuan Yoong."


"Lantas Kau dan Jessica? Oh ayolah oppa, aku tidak ingin kita bertengkar karena ini." Ucap Yoona mengalah dan memohon, rasanya percuma menjelaskan semuanya dengan suasana seperti ini.


Aiden nampak menghembuskan nafasnya, mencoba menenangkan amarahnya sendiri, benar apa yang dikatakan kekasihnya, dia juga tidak ingin bertengkar dengan Yoona.


"Maafkan aku Yoong."


Aiden meraih lembut tangan Yoona dan menciumnya, kemudian menatap Yoona penuh harap.


"Kau menakutkan ketika cemburu Oppa."


"Aku hanya takut ada pria lain di hatimu Yoong."


"Aku mencintai oppa." Ucap Yoona begitu tulus


"Aku lebih mencintaimu Yoong." Balas Aiden dengan penuh keyakinan


Aiden mencium lembut punggung tangan Yoona.


"Kau mau makan siang diluar atau kita makan diluar?" Tawar Aiden pada Yoona, mengingat ini sudah masuk jam makan siang mereka.


"Bagaimana kalo kita pesan drive thru saja Oppa, setelah itu kita makan di kantor?"


"Baiklah."


Aiden pun kembali fokus pada kursi kemudinya, memasang sabuk pengaman, dan mulai menghidupkan mesin mobilnya, bersiap untuk melaju membelah jalanan kota.


...****************...