About Love

About Love
Part 12



Jessica kembali mencoba untuk menghubungi Kim Heechul, berharap pria itu mengangkatnya kali ini setidaknya dia ingin tau bahwa pria itu sedang baik-baik saja.


Tut..


Tut..


Tut..


Bip


"Halo?" ucap pria diseberang sana, membuat Jessica merasa lega.


"Kim Heechul, kau mengabaikan ku!" Jessica merajuk


"Maaf Sica, aku sedang bersama seseorang, nanti aku akan menelpon mu"


Dan sambungan telfon terputus begitu saja.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Jessica berdecak sebal ketika Heechul tiba-tiba saja memutuskan telfonnya begitu saja, tidak biasanya pria itu menolak panggilannya seperti ini. Apa Heechul sudah memiliki seorang kekasih? pikir gadis itu.


Saat ini Jessica sedang berada dalam apartemennya, benar, gadis itu tadi berbohong pada Aiden dan Yoona bahwa ia mempunyai janji untuk bertemu dengan Heechul, sebenarnya dia hanya tidak ingin mengganggu waktu Aiden dan Yoona dan juga hatinya cukup sakit melihat bagaimana Aiden memperlakukan Yoona dengan lembut.


Tidak ada kecemburuan di hati Jessica, hanya saja gadis itu masih belum merasa ikhlas atas hubungan Aiden dan Yoona, akan tetapi dia tulus turut bahagia untuk keduanya, menurutnya Yoona gadis yang baik untuk Aiden, selain cantik, dia pun memiliki hati yang baik. Jessica bersyukur Aiden bertemu dengan gadis seperti Yoona.


Kembali pada Kim Heechul, apakah pria itu sedang menghindarinya karna peristiwa beberapa hari yang lalu saat ia sedang mabuk? Tapi, beberapa waktu lalu ia masih mendapatkan pesan dari Heechul. Apa pria itu marah padanya karna tak ada satupun pesan dari pria itu yang ia balas. Atau karna ada seseorang yang mulai mengambil alih hati pria itu?


Hal itu menambah kegusaran pada hati Jessica, saat ini ia sedang membutuhkan pria itu untuk berbagi perasaannya, tapi dia malah diabaikan begitu saja.


Apa Heechul juga merasa seperti ini ketika diabaikan olehnya?


Gadis itu benar-benar bodoh, dia begitu fokus pada Aiden dan tak pernah tertarik pada sahabatnya itu, yang jelas-jelas sudah begitu lama menaruh hati padanya, dan dia malah mengabaikannya juga secara terang-terangan menunjukan pada Heechul bahwa dia begitu mencintai Aiden.


Maafkan aku Kim Heechul.


Jessica menenggelamkan wajah pada lututnya, menangis, menyesali semua sikapnya pada Heechul, menyesali akan perasaannya yang berakhir tak terbalas, menyesali semua yang terjadi pada dirinya.


Bukankah dirinya sangat egois?


...***************...


"Oppa?" Ucap Yoona pelan


"Ya? Ada apa sayang?" Balas Aiden lembut, membuat wajah Yoona seketika memerah karna malu.


Saat ini mereka masih berada di kedai yang sama.


"Bagaimana kalo kita pulang sekarang? Aku sedikit khawatir pada Taeyeon eonni, aku takut jika dia merasa kesepian." Yoona menampilkan wajah memohon pada Aiden.


Aiden mengusap kepala Yoona gemas.


"Baiklah, ayo kita pulang sekarang."


Aiden berdiri dari duduknya, meraih tangan Yoona untuk ikut berdiri dan menautkan jari mereka.


Sungguh saat ini Aiden merasa sangat bahagia karna perasaannya terbalaskan, dan juga dia sangat bersyukur memiliki Yoona dalam hidupnya, dia berjanji akan menjaga gadis itu dengan baik.


Mereka segera melangkahkan kaki mereka menuju mobil milik Aiden terparkir.


Saat didalam mobil milik Aiden, Yoona dikejutkan oleh pria itu yang tiba-tiba mendekat kearahnya, Yoona menelan salivanya dan nafasnya tercekat saat jarak antaranya dan Aiden hanya beberapa sentimeter saja, matanya berkedip menatap mata teduh milik sang pria.


"Hahaha, kau kenapa Yoona? kenapa wajahmu seperti itu? Kau pikir aku akan mencium mu?"


Yoona memalingkan wajahnya kearah jendela, menyembunyikan wajah merahnya karna malu, mendengus sebal, dan mengerucutkan bibirnya.


"Kau percaya diri sekali Tuan Aiden." Yoona menatap marah pada Aiden. Tentu saja itu hanya pura-pura agar Aiden berhenti menggodanya.


"Ah, kau marah? Jadi kau kecewa karna aku tidak benar-benar mencium mu?" Aiden balas menatap Yoona dengan seringainya, membuat sang gadis memundurkan sedikit badannya, dan bergidik ngeri.


"Sudah hentikan, rasanya percuma aku berdebat denganmu, kau selalu tau titik lemah ku, menyebalkan."


Aiden mengusap puncak kepala Yoona dengan sayang, kemudian menyalakan mesin mobilnya untuk bersiap ia pacu pada jalanan kearah apartemen milik gadisnya.


"Baiklah, sudah siap?" Tanya Aiden pada Yoona, dan hanya dibalas anggukan kecil oleh gadis itu, Aiden pun mengerti dan segera mengemudikan mobilnya membelah jalanan yang cukup padat di weekend ini.


...****************...


Taeyeon dan Heechul sudah berada di apartemen milik Taeyeon, tadinya setelah menonton film, Heechul pikir ingin mengajak Taeyeon makan disalah satu resto yang menjadi favoritnya, tapi gadis itu bersikeras untuk meminta pulang dan makan dirumahnya.


Taeyeon bukannya menolak ajakan Heechul, justru dia begitu senang sekali karna pria itu memilih untuk menghabiskan waktu bersamanya, tapi bagi seorang idol sepertinya sangat amat tidak nyaman pergi berdua saja dengan Kim Heechul diluar sana, dia merasa semua mata melihat kearahnya, Taeyeon juga takut nantinya akan ada paparazi yang membuat berita tidak benar, dan berakhir menghancurkan karirnya sendiri yang sudah susah payah dia bangun.


Heechul yang duduk di sofa ruang tamu mengernyit heran melihat beberapa notifikasi pesan masuk di ponselnya, yang tertera nama pengirimnya Jessica, pasalnya beberapa hari ini gadis itu tak membalas satu pun pesan darinya. Pria itu merasa sangat kecewa pada sahabatnya, dia merasa gadis itu mencarinya hanya saat sekedar butuh, butuh pelarian dari rasa sakit karna Aiden.


Drrt..


Drrt..


Ponsel milik Heechul berdering, menandakan adanya panggilan masuk, ia melihat sekilas nama yang tertera dilayar, Jessica. Pria itu berfikir sejenak menimbang antara menjawab panggilan itu atau mengabaikannya. Panggilan itu berhenti tanpa pria itu sempat untuk menjawabnya.


Dari jarak beberapa meter, tepatnya dari dapur, Taeyeon berdiri, dia menghentikan kegiatannya untuk menyiapkan makan siang bersama Heechul, kala gadis itu mendengar dering ponsel milik Heechul, itu adalah lagu miliknya. Taeyeon tersenyum tipis, dia begitu senang mendapat kenyataan bahwa pria yang ada dihatinya memakai nada dering sebuah lagu yang dinyanyikan olehnya. Bolehkah dia berharap ?


Drrt..


Drrt..


Ponsel milik Heechul kembali berdering, Taeyeon pun jadi penasaran siapa kiranya yang menghubungi pria itu hingga beberapa kali, dan juga sikap Heechul yang seperti gelisah kala melihat nama yang tertera dilayar ponselnya.


"Halo?" Heechul menjawab panggilan telepon itu, sedangkan Taeyeon masih mengamati dari tempatnya berdiri


Apakah itu Jessica? Apa setelah ini pria itu akan meninggalkannya lagi? Seperti yang biasa pria itu lakukan.


.....


"Maaf Sica, aku sedang bersama seseorang, nanti aku akan menelpon mu".


Heechul menutup panggilan telepon itu begitu saja, membuat Taeyeon sedikit terkejut. Separuh dugaannya benar dan separuhnya lagi salah.


Benar panggilan itu dari Jessica, dan salah karena Kim Heechul tidak meninggalkannya begitu saja, seperti biasanya. Gadis itu pun kembali pada aktivitasnya, dengan senyum mengembang di bibirnya.


Kim Heechul, pria itu masih terdiam ditempatnya, setelah menutup panggilan telepon dari Jessica, ia sejenak terdiam menatap layar ponselnya, dan beralih menoleh ke arah Taeyeon berada, di tatapnya gadis itu yang masih sibuk menyiapkan makan siang untuk mereka.


Taeyeon, apakah kau merasa seperti ini ketika aku mencari mu, saat sedang ada masalah dengan Jessica, dan meninggalkanmu begitu saja ketika Jessica membutuhkanku? Maafkan aku.


Sesal Heechul dalam hati, ketika mengingat kembali bagaimana dia mengabaikan Taeyeon. Wanita yang selalu meluangkan waktu untuknya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...