
Tomi Cuma angguk angguk dia menyalakan music dia mulai menggila bernyanyi supaya mengusir sara ngantuk aku dan dia,.. walau pun kita ini brantam melulu tapi kita bertiga gak pernah biarain salah satu dari kita berada dalam maslah dan segala macam.
3 jam perjalanan tomi mintak berhenti , aku menghentikan mobil aku noleh kiri kanan sepi bangat gak ada rumah lagi.
Tomi : sekarang giliran hani, dan aku lagi mau pindah belakang ngantuk ..
Wiva : ya bangunin dulu ratu tidurnya
Tomi : mengambil air aqua lalu menyam dikit ke wajah hani,.
Kalau gak bikin kayak gini dia gak balak bangun cui, dia takut air mandi pun dia jarang.
Hani : ih apa sih kalian ganggu saja
Wiva : sekarang giliran kau yang nyetir
Hani : yayaya ni aku bangun. Kok sepi ya gak
usah turun deh kita tukar posisi tanpa turun ya gimana puncaranya yang penting gak turun.
Tomi : siapa juga yang mau turun yak an gunung es.
Dan akhirnya kita dengan susah payah untuk ganti posisi setelah duduk dengan aman tomi pun udah merebahkan tubunya aku masih belum tidur karna belum giliran aku untuk tidur.
Tak banyak cerita selama wiva nyetir aku diam dia juga diam hanya lantunan music yang terdengar kemudaian hani membuka pembicaraan maslah tetangga.
Hani : wiva … aku tau kau sibuk dan kalau pulang kerumah pun gak keluar jarang nyantai di teras dan segala macam paling juga di balkon depan kamar mu kan.
Hani : balkon kamar mu kan mengarah kerumah tetangga mu yang terpisah sama tembok dong kan
Wiva : mm
Hani : jadi pernah gak sih kalian teguran atau lemar lempar makanan gitu , aku rasa tetangga mu cowok deh dan pasti belum menikah.
Wiva : gak pernah liat penghuni 1 pun.
Hani : udah pasti dia cowok tu gunung es.. mungkin dia juga punya sifat kayak kau
Wiva : tau dari mana
Hani : gini ya setiap aku kerumah kau aku selalu memerhatikan dan mengamati. Kenpa aku bilang yang milik rumah itu cowok pertam gak adalah ku nampa bunga dan segala macam di halamnya yang ada pohon cemara dong , trus dari gaya mobilnya juga cowok bangat kalau dia hidupin lampu di ruangan yang paling ujung itu Nampak isi rumahnya bersih dan rapi namun ngaka da ciri ciri cewek sedikit pun dan aku percaya kalau dia masih single.
Wiva : sejak kan kau berubah propesi jadi peramal
Hani : aku serius.
Aku diam dan malas melayani si hani ini .hani seorang moder terkenal dai juga sering jadi model aku, dan sekrang kayakya dia punya bakat jadi peramal aku saja yang punya tetangga gak pernah emperhatikan segitunya lah kok dia tau sampek keisi rumahnya..
hari pun makin larut 3 jam sudah berlalu lagi kami kembali ganti posisi sekrang giliran aku yang tidur tomi nyetir.
Aku baring di belakang dan tidur eantah apa yang mereka bicara kan setelah aku tidur aku pun tak tau yang aku tau tomi bangunin aku dan ternyata kita udah didepan rumah nenek kita sampek jam 1 pagi.
Kita turun dari mobil nenek dan kekakek udah nunggu di depan pintu kita salim pelukan ya gimanalah semestinya nenek sama cucunya cium sini cium sana begitu pun dengan kakek dan pak ngah tapi aku lum nampak mak ngah