YOU'RE MINE AND DIE STILL MINE

YOU'RE MINE AND DIE STILL MINE
-



becam ikut baring dan dia memeluk ku dari belang dengan lengannya yang luka , aduh aku tu kalau liat orang yang luka itu luluhnya gampang bangat. aku membalik kan badan dan menenggelamkan muka ku ke dadanya becam.


***** SUASANA DIRUMAH *******


wendra : kakak ngirim video .. mama , papa kakak .. kakak wiva mama


(teriakan wendra , dia trus dari kamarnya menuju ruang tengah )


mereka semua ngumpul dirumah nenek, keluarga wiva , orang gua necam, sahabat, karyawan ya pokoknya rame deh. sampek polisi pun ada.


mereka semua terpuluk terkusus untuk para ibu ibuk mata udah bengkak tisu dimana mana dan para bapak bapak mondar mandir telpon ini itu ah semua pada panik.


sahfa : abang ngong yang jelas kakak kenapa


wendra : henpon kalian ( dia ngos ngosan hingga bicara pun terbata bata dan airmatanya juga mulai berling )


jimi (asisiten becam ) : ya bos bos ngirim alamat foto dan video.


seketika suasana sedih merubah dratis menjadi ceria. wendra menayangkan di layar lebar dirumah nenek hingga semua pada nonton mersama , saat nonton mereka semua senyum, sedih. dan bahagia semua rasa terjumpul saat itu.


bundanya becam : dasar anak nakal , kenapa di batalin wiva kan calon tunangan mu.


mama wiva : hahahha jeng kita akan timang cucu.


pelukan pun terjadi dan semua punya tugas masing masing yang paling utama adalah untuk menemukan mereka.


sekitar jam 6 sore wendra berhasil menemukan alamat atau pulau tempat wiva dan becam kesasar. tim penyelamat dan segala macam udah siap berangkat para ibuk ibuk tinggal di rumah untuk persiapan penyambutan mereka. sebebarnya dari tadi para yang perempuan perempuan udah dekor masak dan segala macam.


wendra : papa . wendra ikut


papa : tidak , tunggu disini saja


wendra : lalu bagaimana kalian akan menemukan tanpa aku, disana tidak ada jaringan


ayah becam : kita kan membawa alat pelacak mu nak


mereka berangkat dari rumah menuju ke kapal laut wendra menjelsakan mungkin kita akan nyampek sana sekitar 5 jam perjalanan itu pun kalau tidak ada hambatan. sekrang jam 7 malam ayo kita mulai aku akan mengarahakan jalannya kata wendra.


*KEMBALI KE WIVA DAN BECAM*


aku terbangun dari tidur siang ku dan ternyta udah gelap aku bangun pelan pelan supaya tidak mengganggu becam. dan mencari ponsel udah jam 7 malam kayu bakar tinggal sedikit.. gak papa lah yang penting di nyalakan apinya dulu.


becam : sayang kenapa tidak membangun kan aku


wiva : aku lapar


becam : bee kita makan pisang lagi ya, dulu waktu kecil aku pernah bakar pisang rasanya enak.


wiva : caranya


becam : di masukin saja ke api tapi jangan di kupas kalau udah hitam dan airnya keluar berarti dia udah matang.


wiva : akan ku coba. boo tangan mu masih kuat bukak kelapa ngak


becam : pasti


becam membuka kelapa untuk kami minum dan aku bakar pisang.. beberaoa menit kemudian kita mulai menyantap makan malam kita ternyata benar pisang enak bangat kalau di bakar atau mungkin karna efek lapar kali ya.


becam : bee aku lagi pengen , tapi jangan marah entah kenapa aku dari tadi tegang .. maaf


wiva : tegang di bagian mana sayang (sedikit mengeledek)


becam : bagian bawah. sepertinya pisang ku juga mintak dimakan.


wiva : boo ini masih sore baru jam 8 🤣 hahaha tunggu agak malam dikit lagi.


becam : gak tahan sayang


wiva : sini peluk biar bisa reda dikit