
hani : tentu
kakek : lalu bagai mana dengan batu apa ya g di katakan gunung es kita
tomi : jadi begini ini sedikit memelukan wiva selelu gengam batu dan bertiak ke pohon baik jika aku menangis hahhaha.
" hey pohon baik kau liat tomi menangis aku tak mau seperti itu dan kau liat apa yang aku genggam ini batu , keras tidak mengeluarkan iar batu juga bisa melindungi kita dan baju juga buat orang mati atau celaka mama bilang batu juga bisa penggantu batu bata bahakan lebih bagus lagi dari batu bata jadi aku mau keras seperti batu. aku bisa jadi di dinding pelindung keluagaku *
wiva : ya pas dan gak ada salah nya sedikit pun.
jujur aku sedikit terharu dengan kedua sepupu ku ini mereka masih ingat hal hal yang begitu .
kakek : mmm sekrang kakek tau kenapa dinding restiran nya batu semua bahkan mejanya pun berbentuk batu.
kita kembali tertwa setelah puas bermain di bawah pohon baik. kita menyebrangi sungai melalui jembatan .
kakek : kakek punya games
tomi : game apa kek
kakek : kita bagi 2 tim. tim cewek dan tim cowok cara mainnya gampang tinggal petik jeruk dan kumpul kan di meja sana yang sudah pak ngah sedia wasin nya adalah nenak. waktunya 1 menit
hani : hukuman nya apa kek
kakek : siapa yang menang boeh mintak apa saja ke tim yang kalah.
wiva : setuju.
kedua tim pernah menang dan juga kalah hukumannya lada kocak semua ada yang goyang, nyanyi , puisi dan sebagainya..
dan akhirnya kita lelah pak ngah meminta kita berteduh di pondok, di tengah kebun jeruk ada pondok, pondoknya lumayan besar untuk 20 orang cukup , lantai kramik beratap tapi tidak berdinding bersih lagi dan kalau klian mau cas hp disini tersedia kok.
tomi baring aku pun ikut eh pas giliran hani yang mau baring di larang sama nenek hahaha bahaya kalau sempat hani yang baring bisa bisa gak bangun bangun hahhahhah.
hani : ih nenek curang
nenek : nanti nyampek rumah baring lah sepuasnya sejrang ikut sama mak imah gi jemut makanan
hani : ya nek
nenek : dan kalian berdua bantu tu pak ngah dan yang lain angkat heruk
viwa tomi : siap nenek
kakek dan nenek nampak nya bahagia bangat mereka dudu di pondok sambil mandang kami begitu jelas di wajahnya kebahagiaan yang tak ternilai.
nahi yang lagi bantu mak ngah juga sangat happy namun tetao saja para pengurus kebun istri dan anak anaknya mintak foto bareng sama hani.
sedang kan aku sama tomi bantu bapak bapak nimbang jeruk hahaha dengan canda canda bapak bapak hingga aku sama tomi terlalut. hidangan pun udah siap disantap kali ini amkanya rame rame sama pengurus kebun juga pak ngah kembalu ngeluarkan kamera ini udah pastinya perintah kakek.
kami cuci tangan lalu menyusul mak ngah dan yang lain. makan kali ini lebih sedap lagi menunya sayur sayur ran dan bebek aku paling suka bngat sama bebek.
aku melihat jam udah hampir jam 2 . aku pamitan dan pinjam motir kakek aku juga udah bilang kalau aku uang akn jemput sahpa. namun kakek belum boleh pergi tunggu nasi turun dulu katanya. aku sih nurut saja.