
wiva : becam aku lumayan sering menikmati angin malam namun malam ini berbeda
becam : ya aku juga. hey alasan aku kesini untuk melihat tunangan ku , cerita ku hampir sama kayak wiva belum pernah liat dan tidak kenal sama sekali tapi aku memcari dia. naif ya
wiva : ya sangat naif . emang aku tinggal dimana ?
becam : aku dari kota S
wiva : aku juga. tampi disini kampung halman aku aku kesini liburan adan ada sedikit pekerjaan. cam di kota s kau tinggal dimana
becam : aku tinggal di perumahan cukup satu , Blok untuk ku , rumah nomor 02.
wiva : serius
becam : ya
wiva : berarti oh ternyata ini tetangga ku yang misterius selama ini sekrang terungkap hahahhaha
becam : serius hahahhahahha..
kita kembali terdiam setelah tertawa kita udah juah di tengah luat aku berdiri dan naik di pinggiran kapal aku memegang tangan di tiang layar kapal.
wiva : becam jika aku tunangan mu aoa yang akan kau lakukan
becam : haha tentu saja ku bawak ke pelaminan . YOU'RE MINE AND DIE STILL MINE.
menderengar kata itu aku tertawa dan kevin mengampiri ku entah aoa yang terjadi dengan sepatu aku . aku jatuh kelaut karna tergelincir , dingin dan gelap aku berusaha untuk ke tas dengan kaki dan tangan ku kecam melempar pelapung aku pun meraihnya dan becam pun terjun .
setalah kita duduk di pelapung kita berdua tertawa lagi namun kapal merjalan menjauh dari kita aduh nasip nasip kita berteriak namun tidak ada yang nayut mereka kan kali DJ .
becam : dingin
wiva : ya
becam : jangan takut kita akan selamat kok
wiva : maaf.
wiva : ya kita pasti selamat . hey tetanga aku boleh berada dekat kau jujur aku sedikit takut.
becam : hahhaahaha yaya boleh kok, gini saja kau cukup duduk diam disana biar aku yang berlahan kesana ok.
setelah becam duduk di sampaing ku pelapung alias perahu karetnya gak seimbang. becam menuntun atau memintak ku untuk berbaring biar pelapungnya gak kebalik.
becam : jangan takut , selagi kita bisa melihat bintang dilangit kita akan selamat sekrang kita nikmati saja kemana pelapung akan memabawa kita
wiva : oke ..
aku sangat takut bagaimana kalau ada buaya, ikan hiyu aduh bisa mati.. dan bagaimana dengan keluarga ku dan tunangan ku akan kah mereka sedih " ah aku mikir apa sih lebai bangat mending pejam kan mata .
pas aku buka mata kita udah di pinggir pantai
aku melihat kiri kanan.
becam : morning, bangun dong pegal ni bahu aku
wiva : morning ( malunya aku kok bisa bisa nya aku tidur di bahu becam pakek meluk lagi )
becam : ayok turun
wiva : kita dimana
becam : aku juga gak tau, ayok kita cari tau
wiva : kau masih bawak rensel aku.
becam diam saja rensel ku tetap dia bawak, kita menelusuri pantai tidak ada manusia satu pun disini kami memutus kan untuk masuk kehutan siapa tau di balik ini ada penduduk kita terus berjalan yang kita temui haya pohon dan pohon ada , pohon kelapa lumayan banyak pisang pun juga.
becam : pasti disini ada orang coba liat ada beberaoa pohon pisang gak mungkin kan dia hidup sendiri
wiva : tapi pisang ini kan emang pisang hutan becam.
becam : ya aku juga tau. tapi aku tadi mau buat hati kau tenang.