YOU'RE MINE AND DIE STILL MINE

YOU'RE MINE AND DIE STILL MINE
* bercinta *



kita kembali ke semak semak untuk mencari bumbu bumbu cinta hahaha. sebelum itu becam menguncir rambutku katanya suapa taka geraj dan gamoang untuk dia mentap tubuh ku. kan kampret itu.


singkat cerita


pondok atau rumah kita sudah jadi. terlihat sempurna beratap tapi tudak berdinding. bekas duri pun dimana mana sampai di perut ku pun ada , becam membantu ku untuk mengeluarkan durinya.. aku sedikit menangis bukan karna duri hanya saja aku ingat wajah mama, papa dan nenek . aku tau mereka pasti cemas dan tidak tidur mungkin mata mama sekrang bengkak.


baru saja aku saksikan sengum bahagia keluarga ku saat keinginan mereka hampir tercapai yaitu dengan menjodohkan aku tinggal selangkah lagi namun hilang bagai kan debu yang di tiup angin.


becam menarik aku kelaut dan berteriak WOI JANGAN DATANG KESINI KARNA BECAM DAN WIVA LAGI BULAN MADU TOLONG JANGAN GANGGU KITA. KITA BERDUA SANGAT BAHAGIA DAN KITA JUGA MENDIRIKAN RUMAH UNTUK MASA DEPAN KITA DISINI.


mendengar itu aku sedikit tersenyum . aku paham prasaan becam . bukam hanya aku yang terpukul becam juga, kita saling menghibur dengan cara masing masing. anggab saja kami benar benar lagi bulan madu.


semua orang yang menjalankan bulan madu pasti punya keinginan menemukan tempat yang sepi romantis tanpa ganguan apa pun. tapi mereka tak pernah berhasil. hanya aku dan becam yang berhasil tidak ada satu pun manusia yang menggu kita disini.


haha kita melukan berbagai cara saling menghibur dan menghabiskan hari. mulai dari berenang, mengejar ombak, kejar kejaran, lomba nyelam, main istana pasir, pelukan , ciuman, foto dan berenang lagi hingga tak terasa sore pun udah hampir hilang karna malamnya akan datang.


kayu api pun mulai menggil mintak di bakar, kita menelusuri pantai untuk menjemput kayu bakar.


malam kedua kita di sini aku cuma berharap tidur dengan nyenyak .. ini masih seperti malam kemaren sebelum tidur makan pisang, menambah kayu api dan di temani alunan musik namun bedanya malam ini kita punya atap dan sedikit panas ini bukan panas biasa tapi ini panas ulanya becam.


dia membuat ku berperang dalam cinta, hingga membuat badanku memanas dan menggila, dia menyetuh senua bagian tubuh ku namun aku mintak pisang nya jangan suruh aku makan dulu . ya karna aku belum siap dan belum saatnya. becam menghargai itu tapi dia punya kebebasan untuk yang lain selain memakan pisangnya.


pagi pun tiba aku bangun dan meraih ponsel untuk menghentikan musik . amu melihat wajah ganteng di samping ku. satu kecupan di pipinya ternyata membangun kan dia . dia tersenyum dan membalas kecupan ku setelah berpakaian dia kembali merangkul ky dari belakang . pandangan kita kembali tertuju ke tengah laut berhatap ada satu tanda kehidupan.


becam : ya aku tau


sejenak kami kembali membisu


becam : bee apa kamu suka makan ikan


wiva : ya


becam : air kelapa


wiva : ya


becam : ayok kita ke hutan . ingatkan hari pertama kita disini kita menemukan pohon kelapa kan . nanti pangeran mu akan manjat tapi sebelum pergi makan lah pisang kuning ini dulu bee


wiva : aku belum gosok gigi boo


becam : makan lah nanti kita bawak alat mandi sekalian


wiva : ya .. boo kita juga harus bawah henpon siapa tau pas boo manjat ada jaringan jadi video kita akan terkirim dan kita bisa mintak bantuan.


becam : tuan putriku yang cerdas