YOU'RE MINE AND DIE STILL MINE

YOU'RE MINE AND DIE STILL MINE
* butik *



mama : hahahaha dia melebihi dari kata sempurna kan pa ?


papa : betul papa juga setuju


wiva : ok terserah papa dan mama yang penting harus memenuhi kreteria yang aku bilang tadi.


gak masalah aku di jodohin toh aku juga gak punya waktu untuk cari jodoh udah hampir 5 tahun aku menjomlo kira kira seperti apa ya orangnya hingga mama sama papa brani untuk menjodoh kan aku sebelumnya belum pernah .


aku menghabiskan sarapan ku lalu pamit sama mama dan papa , aku ke butik dulu aku dapat informasi dari sekretaris ku ada seorang pengusaha ingin membeli gaun pengentin , biasanya tanpa aku karyan karyan aku bisa mengatasi tapi kali ini orang uang mau membeli ingin bertemu dengan aku langgung tak masalah mumpung masih disini kan duit yang datang mana boleh di tolak.


setelah nyampek di butik aku masuk, semua pada menyapa pagi nyonya orang yang bekerja disini semua pada manggil aku nyonya padahal aku gak mintak sama sekali, aku kerungan dan memanggil sekretaris ku namanya Rika Tamia di panggil Ika.


ika : pagi nyonya ( dengan wajah yang bersinar dan senyum yang mengebu )


wiva : ya pagi.. ika aku rasa ada yang salah dengan wajah kau tumben tumben aku senyum lebar lagi kejatuhan cinta kah.


ika : hehehe sedikit kok nyonya ,


wiva : slamat deh setidaknya berkurang para jomlo di sini .. emang sama siapa karyawan sini kah..


penasaran pulak aku , si ika ini lebih jutek dari aku lo tapi kalau kita ngobrol berdua nyambung bangat. dan aku menganggab semua karyawan di butik, di pabrik dan di perternakan sebagi keliarga siapa pun yang mau cuhar dan segala macam ok aku juga milih bangat masalah karyawan. syarat yang harus di penuhi



cantik / ganteng


cool / elegan


ramah


baik tapi gak baik bangat


licik


bertalenta


pintar


tata bicara yang apa ada nya


tidak cengeng


pandai menyesuaikan diri dalam situasi apa pun


harus bisa beladiri


gak boleh melebihi kepintaran aku



ya lumayan banyak kan persyaratan nya ya itu lah aku.


ika : ntar nyonya juga tau jam 10 kan udah janjian sama dia orang yang mau beli gaun dan yang mau nyewa gedung .


wiva : ika kau gila ya mau aku turun kan gaji kau 1% .


ika : nyonya jangan salah paham dulu , yang mau menikah itu bukan dia tapi adeknya .


wiva : bagus . kalau gitu dandan gi sana rapiin tu rambut yang cantik lah, keluarkan jurus pesona mu tapi ingat jangan murahan.


ika : siap nyonya bos, dan semua udah beres kok nyonya tinggal nyonya duduk manis menunggu adek iparmu .


aku cuma senyum dan angguk angguk sambil liat ika keluar, alhamdulillah ika masih waras dan normal .. aku mau cek baju lah yang aku desain kemaren udah jadi apa belum ya.


aku keluar dari ruangan menuju rungan penjahitan.. aku mengintip dari jendela para penjahit ku pokus bangat gak ada yang ngobrol dan semua pada cantik dan ganteng adem mata ku liat.


wiva : pagi para penjahit ( dengan wajah datar aku menyapa mereka )


semua menjawab serentak pagi nyonya.


aku menghampiri nadia dan erpan dia yang di tugaskan untuk menjahit baju yang baru aku desain.


wiva : gimana ada kesulitan menjahit desain kali ini


erpan : hehe sedikit nyonya ( sambil senyum dia menjawab tentu saja lesung pipinya nimbul )