
Air yang jernih dan dingin sengar bangat di kampung aku ini kota namun rumah kakek terletak dipinggiran kota jadi sauasanya kayak didesa sungai ini juga aliran dari sungai yang di kebun kakek kemaren.
Lokasi disini memang bagus untuk beternak ikan , aku juga berencana untuk berternak bebek tapi belum ada persiapan sama selaki mulai dari tempat sampek ke pengurusnya belum ada masih di tahap rencana aku saja.
Tomi : gunung es jangan lama lama kau diair ntar kau tambah beku …..
Hani : wiva ngak usah di dengarin , eh tomi kalau kau mau pulang pulang duluan
Tomi :ini waktu makan siang nenek sama yang lain udah nunggu tu aku gak bakal bantu kalau kalian di omeli sama nenek.
Ah menyebal kan bias nagak ini bocah berdiua kalu ketemu gak usah teriak terika gangu suasana saja
Erik : yang di bilang tomi itu benar , ayo woi cepat
Hani : kau jangan ikutan erik
Becam : wiva bentar lagi kita mau kepuncak lo..
Aku baru ingat , jam 2 harus dipuncak kan.
setekah aku dengar becam bicara Aku bergegas menepi ambil anduk . gak peduli sama hani yang teriak teriak dan ngomel di dalam sungai bilang gak setia kawan lah , gak seru lah dan dia juga mintak tunggu aku tak peduli yang penting dia ngak tidur saja disana.
Aku menuju salah satu kamar karyawan kafe aku. Aku memakai celana cargo warna abu abu dan baju kaos pendek warna putih rambut aku gucir dan sedikit olesan di wajah beserta pewangi alias parpum .
Aku mengecek semua perlengkapan aku lagi siapa tau ada yang tinggal setelah selesai , aku membawa tas rensel keluar dan aku sedikit kaget bacam juga berpakayaian seperti aku Cuma dia ditamabah kemeja yang tak dikancing jadi baju kaosnya Nampak bukan tembus pandang ya hahahhahah.
sedangkan erik aduh namanya juga artis ya, gayanya ok tapi kayak mau mangung gitu dia pikir kemping itu tempat konser kali ya.
Nenek : ayo duduk makan siang kita setelah ini kita ngobrol, untuk wiva , dan kedua cucu ganteng ini kalian harus banyak makan dan setelah makan cek lagi perlengkapan kalian,
hani dan tomi sibuk mengisi semua kantong celana aku dengan roti dan jemilan lainnya. Becam dan erik juga sibuk dengan perlengkapan mereka dibantu sama sahpa.
Entah membantu atau Cuma mau dekat sama oppa nya itu. sedang kan kakek dan pak ngah ngopi sambil ngobrol sama chef dan beberapa karyawa.
Hani : ini aku sama tomi kasih kau pinjam power bank ?
Wiva : ngak usah aku udah bawak.
Tomi : ambil saja aku masuiin kantong rensel mu ni…. Waw tas mengong cui anti air duh duh sepupu aku mah tak ada tandingannya.
Wiva : kalian gak usah lebai . aku kamping Cuma 1 malam besok sore pulang
Mak ngah : ya betul tapi apa salahnya sedia payung sebelum petir kan . siapa tau teman mu ada yang butuh ntar.
Hani : mak ngah sebelum hujan bukan petir.
Hahahaha aduh keluarga aku mah terbaik . kakek menghampiri ku.
Kakek ; nak udah siap semua
Wiva : udah kek
Kakek : kakek pinjam 1 karyawan mu untuk antar ikan dan barang wiva ke lokasi kamping gak usah protes.
Wiva : ya kek.