YOU'RE MINE AND DIE STILL MINE

YOU'RE MINE AND DIE STILL MINE
wiva * perjalanan kerumah nenek *



Wiva : kalau mau cepat bantuiin dong jangn ngomong saja yang cepat.


Tomi membantu aku , aku Cuma bawak dua kopor , 2 tas kecil dan 1 tas rensel ya biasalah kan cewek kalau mau kemana mana itu mana cukup 1 tas kana pa lagi aku kan bos jadi wajar dong. Perjanan kerumah nenek itu kurang lebih 9 jam itu pun kalau tidak mecet nah ini lah alasan kenapa kita barangkat sore atau malam .


dan kami turun membawa peralatan ku ternyata heni sudah mengemes semua oleh oleh yang aku beli tadi aduh terharu aku ini baru yang namanya sepupu.


Hani : tom bantu angkat barang kita ke mobil ya dan kau gunung es tolong cek semua pintu atau jendela rumah mu udah di kunci atau belum.


Tomi : yak kau juga gerak lah ratu tidur jangan Cuma nonton dong, lihat tu gunung es angkat barang nya sendiri.. sok manja kau


Hani : ya ini mau diangkat, “ wajah cemberut hani keluar “ eh gunung es kau dengar gak sih tadi aku bilang apa , cek rumah mu sebelum ditinggal gak usah sok budak kau gunung es..


Tomi : sudah ratu tidur percuma kau ngomong sampar berbusa pun mana mau dia nanggapi kita bicara,.


Wiva : eh bocah . kalian lupa ya aku kan udah 1 minggu tidak dirumah nah tadi pas pulang yang aku bukak Cuma pagar, pintu masuk kerumah dan pintu kamar yang lain gak ada.


Kita kembali diam sibuk mengangkat barang masing masing , oya aku lum mintak izin sama mama dan papa telpon dulu lah atau kirim pesan saja kali ya. Baru saja mau bukak henpon terdengar terikakan hani dari luar.


Hani : wiva gunus es ………


Aku bergegas kedepan rumah , sedikit cemas ingat ngak banyak ya kenpa lah si hani teriak teriak dengan suara cemprengnya itu sakit telingaku dengar.


Hani : seryus kau mau bawak mobil ini barang barang kita mau tarok dimana ini muatan juga untuk dua orang … kita mau pulang kampung wiva bukan mau balap


Wiva : siapa juga yang mau bawak mobil itu hani. Tom tolong kau masukin mobil ini kebagasi dan keluarin si jero untuk mengantar kita pulang


Asam benar ni orang masih sempat sempatnya dia buli aku .. kita emang kayak gini gak pernah akur tapi saling menyayangi kita juga sama sama anak pertama.


Tomi mengeluarkan mobil lalu kita menata barang barang di bagasi. Baru kita masuk mobil sebelum brangkat kita mintak izin ke orang tua masing masing. Sekarang jam 5 sore kita nyampek rumah nenek mungkin sekitar jam 1 .


oya tadi tomi bilang kalau dia supir besar mulut dia itu kita bertiga akan nyetir semua gentian dan sekarang waktunya suit jadi aku yang pertama nyetir lalu hani dan yang terakhir tomu.


Bimillah brangkat kita hani pun bismilah juga memejamkan mata dasar ratu tidur.


Tomi : gunung es aku dengar tante mau jodohin kau ? (timi bertanya sambil main henpon)


Wiva ; ya itu benar


Tomi : trus kau mau


Wiva : ya aku mau.. asal sesuai dengan tipe aku


Tomi : bagus deh setidak nya mengurangi


kekuatiran nenek sama kakek .. butikmu , pabrik dan peternakan mu gak ada bermasalah kan …


Wiva : gak ada masalah , sekarang aku pulang bukan sekedar mau liburan tapi mau lahit keadaan pabrik .