YOU ARE MINE ONLY

YOU ARE MINE ONLY
Bab 8



Dikediaman Sanjaya Pratama, semua anggota keluarga telah berkumpul dimeja makan dan telah melakukan ritual sarapan pagi.setelah selesai sarapan satu persatu anggota keluarga pergi meninggalkan meja makan untuk melakukan kegiatan nya masing masing.dan hanya tertinggal Dewi,Sarah dan barra.


Pagi yang begitu cerah tapi tak secerah wajah barra saat ini,ia sangat suntuk entah apa yang sedang ia alami sampai sampai wajahnya tak bersahabat.


"barra,kok sarapannya belum dimakan sayang?ayo cepat di makan, hari ini kamu masuk kuliah kan?" tanya Dewi yang merupakan ibu kandung barra.


namun yang di tanya hanya diam sambil tangan terus mengaduk aduk makanannya.


"barra!kamu tau di mana kaivan?" tanya Sarah yang notabene nya adalah ibu kandung kaivan dan merupakan istri kedua Sanjaya Pratama.


"gw gak tau" sahut barra sangat ketus


"kok gak tau,kamu kan satu kampus sama kaivan masa kamu nggak tau" hardik Sarah


"gw bukan baby sister nya!" bentak barra, ia sangat membenci kaivan berserta ibunya.merekalah yang membuat keluarga nya hancur berantakan.


"barra!kamu gak boleh gitu sama Tante Sarah!" bentak Dewi


"bunda diam!" titah barra menatap tajam sang bundanya.


"mau anak Lo gak pulang itu bukan urusan gw,gak usah nyari anak Lo ke gw.gw gak ada ikatan apapun sama dia!"


"barra bicara nya yang sopan sama Tante sarah,bagaimana pun Tante Sarah itu juga orangtua kamu"


"orang tua aku?,cuih.gak Sudi punya orang tua kaya dia!"


"jaga bicara kamu ya!" kata Sarah ia mulai emosi terhadap barra.


"sebelum Lo nyuruh gue jaga bicara,Lo yang seharusnya ngaca punya kaca nggak lo.jaga sikap Lo juga.gara gara sikap Lo yang kecentilan itu Lo udah ngancurin keluarga gue!" ungkap barra ia sudah muak berada di keadaan yang keterpaksaan menerima sarah berserta anak anaknya.


kehadiran kaivan dan Sarah adalah rasa sakit yang di alami barra dan Dewi bertahun tahun,mereka harus tinggal bersama sama dalam satu atap.


10 tahun yang lalu adalah awal hancurnya keharmonisan keluarga sanjaya.dimana seorang wanita datang bersama satu anak laki laki yang berusia 10 tahun bisa di bilang hampir seumuran dengan barra.dan satu anak bayi perempuan yang masih berusia beberapa bulan yang ada di gendong sang wanita.


saat itu ibu barra,dewi.tengah mengandung.dewi sangat shock saat kedatangan wanita yang mengaku ngaku istri kedua dari papanya,Sanjaya.sedangkan Sanjaya tidak pernah merasa bersalah karena telah menikah secara diam diam tanpa sepengetahuan Dewi istri pertamanya.


kecewa? tentu. sangat kecewa terhadap suami yang ia cintai telah mengkhianati dirinya. namun seiring berjalannya waktu ia berusaha keras menerima kedatangan Sarah dan anak anaknya.tapi berbeda dengan barra ia masih tidak bisa menerima kedatangan sarah,si wanita perusak keluarganya.


kedua orang tua Sanjaya yang mengetahui jika anaknya memiliki istri lagi,hanya bisa diam tidak ingin berkomentar apa apa.yang penting Sanjaya bisa membuat istri istrinya dan berserta anak anaknya akur.


setelah mengatakan kalimat kasarnya barra pergi meninggalkan Dewi dan Sarah di meja makan.dewi sangat merasa bersalah atas sikap anaknya pada sarah.


"maaf kan barra ya sar,mungkin barra ada masalah jadi dia ngomong nya gitu" ucap Dewi merasa tak enak hati pada Sarah.


tanpa menanggapi perkataan Dewi,Sarah lebih memilih pergi dibandingkan harus menangapi ucapan maaf dari Dewi yang sering ia dengar setiap hari.


disepanjang perjalanan barra mengendarai mobil Lamborghini kesayangannya yang beberapa bulan yang lalu di kasih oleh kakeknya.dengan kecepatan tinggi barra mengendarai nya tanpa memikirkan pengemudi pengemudi motor lainnya.hanya membutuhkan 15 barra telah sampai di halaman kampusnya.


"hai barra"sapa Lisa saat barra keluar dari mobil mahalnya.sedangkan barra hanya menanggapi nya dengan tatapan datar.dan berlalu meninggalkan lisa.


"****!"umpat Lisa,selalu saja dicuekin oleh barra.


saat kelas sedang berlangsung barra hanya diam di tempatnya mendengarkan penjelasan Bu Shinta yang memberikan beberapa materi.


setelah selesai memberikan materi tiba tiba saja nama barra di sebut oleh Bu Shinta.


"barra arqello Sanjaya" panggilnya


"saya benar benar sangat terkejut atas semua jawaban kamu dalam mengerjakan tugas tugas yang saya berikan,bahkan saya hampir 10 kali mencek kembali jawaban jawaban kamu tapi tetap hasil jawaban kamu sangat tidak memuaskan" sambung Bu Shinta sangat kecewa.


"maksud Bu Shinta apa?" tanya heran barra kedua alisnya saling menyatu.


"apa kamu yakin atas semua jawaban kamu ini?kenapa jawabannya benar benar sangat buruk,tidak seperti biasanya selalu terbaik di kelas ini"


"jawaban kamu benar benar hancur bahkan bukan cuma satu tugas saja tapi semua tugas yang saya berikan semua jawabannya hancur"


"maksud Bu Shinta jawaban saya salah semua?!" hardik barra sangat terkejut.


"iya,bahkan tidak ada yang benar nya Sama sekali"


"kayanya Bu Shinta salah periksa. mungkin itu bukan punya saya,bisa jadi itu punya orang lain"


"disini terpampang nyata nama kamu barra arqello Sanjaya,apa kamu menyalahkan saya karena salah memeriksa jawaban kamu! barra arqello Sanjaya,saya jadi lebih berpikir apakah jawaban yang kamu berikan dengan hasil nilai terbaik itu murni dari otak kamu atau ada orang lain di balik semua nilai nilai tinggi kamu?" kata bu Shinta sangat meragukan kepintaran barra pada nyatanya emang benar ada orang di balik jawaban jawaban terbaik barra.siapa lagi kalau bukan adena ardara sang kekasih yang rela mati Matian mengerjakan semua tugas barra.


semua mata tertuju pada barra,banyak mahasiswa yang meremahkan kecerdasan barra.bahkan terang terangan mencaci barra.


"kayanya hasil contekan sih Bu" sahut mahasiswa yang berambut pirang yang bernama Jordan maheswarnaxio.cowok yang sangat identik bermata sipit.


"kayanya ada kesalahpahaman deh Bu"nimbrung Lisa mencoba membela barra.


"kamu gak usah ikut ngebela barra lisa.saya tanya,apa itu benar barra?selama ini kamu nyontek ?"


"e-enggak Bu,itu murni hasil jawaban saya bu" elaknya


"jangan percaya Bu maling mana ada ngaku,kalau ada penjara penuh Bu" ucap Jordan


"diem Lo!!"hardik barra menatap tajam Jordan,bukannya takut Jordan semakin menjadi jadi.bahkam disaat seperti ini sahabat sahabat barra sama sekali tidak membuka suara untuk membelanya.


"asal Bu Shinta tau ya semua tugas tugas yang di berikan Bu Shinta itu kepada barra yang ngerjain tugas nya bukan barra Bu melainkan sang kekasih arena ardara,makanya Bu semua jawaban barra selalu dapat nilai terbaik dan hari ini terbukti Bu jika barra emang dari dulu bodoh ,pinternya cuma bisa manfaatin pacarnya doang.karena pacarnya udah bosen selalu di mafaatin makanya dia nyalahin semua jawabannya" jelas Jordan begitu lantang nya.


"apa benar yang di katakan Jordan,barra?"


"boong Bu"


"saya ada buktinya" Jordan langsung mengambil handphone nya dan memberikannya pada bu shinta,


begitu terkejutnya Bu shinta melihat beberapa foto dan video yang memperlihatkan barra yang selalu menyuruh dena mengerjakan tugas di taman belakang.dibalik kejadian itu, ada seseorang yang tersenyum lebar menyaksikan barra yang terpojokkan.


"saya pikir kamu adalah mahasiswa yang berprestasi tapi ternyata kamu adalah siswa yang sangat bodoh,mulai hari ini dan seterusnya kamu tidak boleh ikut kelas saya!!!." setelah mengucapkan kalimat panjang itu Bu Shinta langsung pergi.beberapa mahasiswa dan mahasiswi satu persatu keluar dari kelas dan hanya tersisa barra,Kenzie,argan,Denis,jordan dan berserta Lisa dengan jesly ,Bianca.


Bersambunggggg.....