
Disebuah bukit yang berjarak tidak jauh dari desa tujuan Yun jiaoz dia melihat seorang anak perempuan berparas cantik dengan rambut berwarna kuning emas berumur 12 tahun sedang diserang beberapa iblis
yun jiao yang melihat itu langsung menuju ke gadis itu dengan cepat
Iblis POV
"Haha mau kemana kau ayolah ikut dengan kami sudah lama kita tidak makan daging anak kecil imut sepertimu" ucap iblis itu dengan lidah yang menyeka air liurnya
"Tidak kumohon lepaskan aku" teriak gadis itu
Setelah merasakan hawa membunuh yang kian mendekat para iblis pun waspada dan mereka melihat phoenix yang terbang menghampiri mereka dengan pria diatasnya
"A-apa itu phoenix? Tidak mungkin phoenix kuno tidak bisa ada disini bahkan tuan kita tidak bisa mendapatkannya" ucap iblis dengan gemetar menatap phoenix itu
Iblis POV end
Yun jiao turun dengan phoenixnya dan menghampiri mereka
"Kalian jika tak mau hilang dari dunia ini bisa melepaskan anak itu" tanya Yun jiao dengan tatapan dingin serta niat membunuh membuat mereka merinding
"Apa urusanmu kau tidak tau kami? Kamu adalah prajurit elite istana demonlord jika kau berani maka tuan kami tak akan tinggal diam" balas iblis itu dengan bangganya
"Bahkan jika dewa menolong kalian akan ku hancurkan dia apakah kau mau mencobanya?" balas Yun jiao menyeringai
"Persetan denganmu ayo kita serang saja dia" balas iblis itu serempak mereka maju dengan senjata mereka ingin mencincang Yun jiao
"Matilah kau bocah sombong" teriak iblis itu
"Hmm" Yun jiao bergumam sambil menggelengkan kepalanya
Dia pun melambaikan tangannya dan para iblis itu pun terpental beberapa meter dengan darah yang berhamburan dari tubuh mereka bagi para iblis seperti tertimpa meteor yang jatuh dari angkasa itulah yang mereka pikirkan sebelum menghembuskan nafas terakhirnya
"Bodoh tuanku sudah memberi peringatan kalian malah melawan" ucap Azzel sang phoenix
Yun jiao pun mendekati anak itu yang sedang ketakutan dan membelai kepalanya
"Hei apakah kau tidak apa apa? Dimana rumahmu biar ku antar kau pulang" tanya Yun jiao tersenyum tulus tapi tak terlihat karena dia memakai topeng
" U-Uh A-aku tak punya rumah keluargaku dibantai para iblis itu dan sekarang aku tak tau mau kemana" balas gadis itu sedih
Yun jiao yang mendengar itu marah dan mengeluarkan auranya yang membuat dunia bergetar dengan menakutkan gunung² mengeluarkan isinya
Gadis itu pun semakin ketakutan dan hampir menangis
Azzel yang melihat aura tuannya bersikeras menenangkan tuannya agar tak terjadi bencana yang mengerikan
"Tu-tuan tolong tenanglah kau bisa menghancurkan dunia ini dan apa kau tega membuat anak itu ketakutan dan menangis" ucap Azzel menenangkan Yun jiao
Yun jiao yang mendengar itu pun menghilangkan auranya dan melihat gadis itu hampir menangis dengan membelai rambutnya dan berkata "maukah kau ikut denganku kau akan kujadikan muridku agar kau bisa membalas perbuatan mereka" kata Yun jiao tersenyum kepada gadis itu
Gadis itu yang mendengar ajakan Yun jiao segera senang
"Emm aku mau master perkenalkan namaku Rexsa" kata anak itu senang
"Hoho baiklah rexsa kau bisa memanggilku guru jiao sekarang berhentilah menangis dan segera ikut aku" balas yun jiao
"Baik guru" balas rexsa senang karena memiliki guru yang baik dan kuat seperti Yun jiao
Mereka pun menaiki Azzel dan pergi melanjutkan perjalanan mereka ke desa untuk menyelesaikan Quest itu