Who Rules Among The Rulers

Who Rules Among The Rulers
Chapter 17



Pagi ini seperti biasanya, setelah semua bangun dari tidurnya mereka merapikan diri dan menuju ke meja makan untuk sarapan bersama. Mereka mengambil tempat duduk masing masing dan juga sampailah makanan di atas meja makan


mereka makan dengan obrolan yang asik asik saja dibicarakan hingga pertanyaan asgar yang beda dari yang lain.


"Um.. Nyonya kenapa anda terlihat begitu kelelahan? Apa anda sakit?" tanya asgar kuatir pada Yuna


"Tidak aku tidak apa apa hanya saja semalam aku bertarung dengan binatang buas" jawab Yuna sambil terkekeh


'Uhukk' suara batuk yun jiao tiba tiba


"Ehh kenapa tuan?" tanya gladys


"Uh tidak apa apa" balas Yun jiao menghela nafas


Yuna yang melihat kejadian itu hanya bisa tertawa pelan


"Apa anda tidak terluka ibu? Apa binatang buas itu kuat hingga bisa membuat anda kelelahan?" tanya rexsa yang diangguki oleh semua orang kecuali Yun jiao yang hanya diam memakan makanannya


"Ibu tidak apa apa, tapi memang binatang buas itu sangat kuat hingga aku tak bisa membebaskan diri darinya 3 jam lamanya" jawab Yuna yang tertawa serta melirik Yun jiao


Mereka yang mendengar jawaban Yuna hanya bingung tentang cerita nyonya mereka kecuali Yun jiao yang semakin lama semakin malu di buatnya.


Hingga mereka selesai menyantap makanan mereka dan memulai aktifitas mereka serta rexsa yang diminta yuna untuk mengendalikan kekuatannya yang diawasi oleh dirinya dan Yun jiao


"Apa yang akan kita lakukan setelah ini sayang? Kita akan ke dunia kita atau tinggal di dunia ini?" tanya Yuna pada Yun jiao


"Aku berniat membuat kerajaan di dunia ini dan tinggal disini bagaimana menurutmu Yuna?" balas Yun jiao


"Pemikiranmu selalu tepat dan yang terbaik sayang jadi aku akan mendukung keputusanmu" jawab Yuna dengan senyuman manisnya


"Baik terima kasih yuna" balas Yun jiao memeluk erat Yuna


"Mm" balas anggukan Yun jiao dan mengawasi rexsa yang berlatih dengan keras


Suasana di kediaman mansion Yun jiao penuh kebahagiaan, sementara di alam para dewa sedang terjadinya konflik yang diakibatkan oleh dewa kematian yang berkhiatan dan membebaskan dewa iblis untuk menantang para dewa dan menguasai dunia ini.


"Apa yang akan kita lakukan mengenai masalah dewa kematian, pimpinan tertinggi?" tanya dewa kehidupan kepada dewa dunia


"Huhh saat dia datang ke dunia ini dewa kematian tidak mengetahuinya jadi biarlah dia jadi kejutan untuknya bahkan sekalipun ada ratusan seperti dewa kematian bukan masalah besar baginya" jawab dewa dunia kasihan pada nasib dewa kematian


"Apakah maksud anda pria misterius itu, pimpinan tertinggi?" tanya dewa perang


"Ya kekuatannya bukan berada pada sesuatu hal yang dapat di jangkau oleh makhluk dunia ini" balas dewa dunia yang diangguki dewa lainnya tanda bahwa mereka paham


"Mm semoga saja dia dapat mengurusnya" pikir dewa dunia


Di halaman mansion tepatnya tempat Yun jiao berdiri, dia merasakan akan ada hal yang merepotkan akan terjadi.


Dia hanya bisa menghela nafas, Yuna yang melihat hal tersebut pun bertanya pada Yun jiao


"Ada apa suamiku?" tanya Yuna


"Tidak apa apa, sepertinya dalam beberapa waktu dekat akan ada hal yang merepotkan yang akan melanda dunia ini" balas Yun jiao


"Bukannya itu bagus kita juga perlu pertunjukan untuk mengasah kemampuan para orang orang kita bukan?" tanya Yuna sambil terkekeh


"Dasar kau ini" balas Yun jiao dengan senyumnya dan sambil mencubit hidung Yuna


"Hahh.. Para dewa sialan itu menyerahkan masalah menyebalkan ini padaku, biarlah bagus juga aku punya rencana untuk ini" pikir Yun jiao dengan senyumnya


Yuna yang melihat senyum Yun jiao seakan paham dengan pikiran Yun jiao hanya memaklumi suaminya sepertinya akan ada kejadian besar yang akan dibuat suaminya ini.