
Cuaca cerah dengan angin berhembus yang menambah kesan nyaman bagi Yun jiao dia telah sampai di desa sesuai petunjuk hazzer dia melihat desa yang hampir musnah dengan puing puing yang hancur disana juga terlihat banyak knight atau prajurit kerajaan yang berusaha menghalau para golem dan naga panggilan iblis
Dia pun bergegas menuju pertarungan tersebut dan muncul di depan para prajurit. Sontak semua orang dan para monster itu pun kaget dengan kedatangan Yun jiao
"Hahh.. Ternyata hanya sekumpulan semut yang menghancurkan desa ini" ucap Yun jiao
"Kalian mundurlah aku petualang yang ditugaskan melenyapkan mereka dan tak perlu banyak tanya, sekarang mundur! Bila tak mau hidup kalian dalam bahaya" lanjutnya
Para prajurit dan knight yang mendengarkan pun ketakutakan pasalnya Yun jiao mengeluarkan aura yang menakutkan bagi mereka setelah itu tanpa pikir panjang mereka pun mundur dan melihat pertarungan dari jauh
"Hei drax, bahamud bukankah kalian sudah lama bersantai aku malas kalian hancurkan mereka" kata Yun jiao mentelepati Naga emas dan Naga kegelapan
"Baik tuan" ucap mereka serempak
Seketika itu keluarlah cahaya merah darah yang semakin lama membentuk wujuh naga
"Bawahan sialan kenapa kau mengganggu ketenangan Tuan kita" Ucap drax
Melihat raja mereka di depan mereka para naga undangan para iblis menunduk ketakutan hanya golem yang bergerak untuk melawan dua raja naga tersebut
"Hmm" ucap bahamud sinis memandang para golem dengan mengepakkan sayapnya para golem yang mendekat pun hancur berserakan dan meninggalkan batu batuan
Semua yang melihat kejadian itu hanya bisa menganga membuka lebar lebar mulut mereka pasalnya mereka bisa melihat 2 naga penjaga neraka tanpa harus merasakan kematian
"Kalian membuatku kecewa, rasakan lah ini ( Great Dragon nighmare )" ucap Drax
Seketika muncul api neraka yang membakar para naga panggilan itu hingga menjadi abu tak tersisa
Para iblis yang melihat itu berlari ketakutan bagai melihat kiamat di depan mereka
Bahamud yang melihat itu pun dengan sigap membungi hanguskan mereka,
Tak berapa lama iblis pun yang berada di tempat hancur tak bersisa dan mereka kembali ke hadapan Yun jiao dan masuk ke dimensi buatan dia setelah selesai dengan tugas yang di berikan Tuannya
Dia yang melihat pekerjaannya selesai pun pergi ketempat para knight dan parajurit kerajaan wei yang masih terkejut
"Antarkan aku ke kerajaan wei kalian untuk melaporkan kejadian ini dan menuntaskan tugasku" Ucap yun jiao
"Ba-baik mari tuan" balas komandan knight tersebut
Perjalanan kembali pun tak terasa hingga sampailah mereka di dalam kerajaan wei tepatnya di aula kerajaan
"Hormat kepada yang mulia, saya disini untuk melaporkan bahwa para monster panggilan serta iblis telah dikalahkan oleh pemuda ini" ucap komandan tersebut
Hazzer yang melihat itu pun senang
"Terima kasih petualang dewa, atas bantuan anda" Ucap hazzer membukukkan badan
"Tak apa, dan bangunlah tuan hazzer" balas Yun jiao ramah
"Saya sebagai raja kerajaan wei mengucapkan terima kasih pada anda anak muda, sesuai janji saya apakah ada permintaan anda saya akan berusaha mengabulkannya
Mendengar itu Yun jiao pun tersenyum tulus
"Sama sama yang mulia saya hanya ingin beberapa koin emas saya buat saja" Ucapnya Yun jiao
"Hahaha jangankan koin emas nak bahkan bila kau meminta lebih pun bisa akan ku usahakan kabulkan apakah hanya itu anak muda?" balas raja
"Iya cukup itu saja" jawab Yun jiao
"Baiklah" kata raja
Seketika itu raja pun memanggil penjaga untuk memberikan Yun jiao permintaannya.
Raja memberikan Yun jiao 10 diamond dan 100 platinum padanya
"Terima kasih yang mulia" Ucap Yun jiao
"Tak perlu kau berterima kasih akulah yang harus berterima kasih padamu dan maaf lupa mengenalkan diriku namaku leonard de van octovius" balas Raja tersebut
"Anda bisa memanggil saya petualang dewa yang mulia, baiklah kurasa tugas saya sudah selesai saya akan kembali" Jawab Yun jiao
"Baiklah hati hatilah" jawab raja itu
Yun jiao pun meninggalkan kerajaan wei dann kembali ke mansionnya dengan teleport.
Rexsa yang tak lain adalah muridnya menyapa Yun jiao dengan senang
Setelah makan malam dan menyuruh rexsa istirahat karena sudah malam Yun jiao pun pergi ke tempat tidurnya
Dia merebahkan badannya di kasur nya
"Sebentar lagi istriku tunggulah aku" gumam Yun jiao dan setelahnya dia pun tertidur lelap.