
Sebuah hutan yang berada tidak jauh dari medan perang berdirilah beberapa 12 orang dengan 1 anak gadis di tempat itu
"Um.. Nyonya kalo boleh tahu siapa lelaki di sebelah nyonya?" tanya gladys
Sebelum Yuna dapat menjawab terdengar tawa dari lelaki tersebut
"Hahaha.. Aku lupa menjelaskan kepada kalian aku tuan kalian aku mengubah penampilanku dan juga namaku" jawab shiro dengan tawanya
"Waa ayah hebat" puji rexsa yang di ikuti oleh semua orang
"Siapa dulu suamiku" sela Yuna bangga
"Sudah sudah ada yang lebih penting aku akan menjelaskan tugas kepada kalian!" Ucap shiro serius
"Serahkan pada kami tuan" balas mereka mantab
Setelah mendengar tugas dari shiro mereka bergegas melakukan tugas yang diberikan oleh tuan mereka, tugas mereka adalah membangun sebuah sebuah kastil di tempat yang luas dan meminta saran para raja di setiap kerajaan paradise dan kerajaan di benua aisy agar memudahkan prosesnya sementara Shiro, Yuna, dan Rexsa akan pergi ke tempat para dewa untuk membicarakan sesuatu.
Sesampainya di alam para dewa mereka disambut oleh dewa dunia dan dewa lainnya serta membawa mereka ketempat yang nyaman untuk mengobrol
"Jadi apa yang ingin di sampaikan oleh Supreme God hingga berkunjung kemari?" tanya sopan dewa dunia
"Haha.. Jangan begitu itu hanya sebutanku saja dan waktunya saya pergi karena duniamu telah sepenuhnya damai dan mungkin masalah kecil saja bisa kau tangani bukan?" tanya shiro
"Hm.. Tentu dan terima kasih atas bantuan anda" jawab dewa dunia yang dibalas anggukan shiro
Setelah pembicaraan itu shiro menghampiri Yuna dan rexsa yang menunggunya di ruangan yang telah disediakan oleh para dewa untuknya
"Yuna aku harus kesana dia memanggilku" Ucap serius shiro
"Sudah waktunya kah? Baiklah" balas Yuna
"Ada apa emang ayah ibu?" tanya rexsa bingung
Setelah percakapan singkat antara keluarga itu mereka meminta ijin untuk pergi dan shiro membawa keluarganya dengan skill dimensinya
Disebuah tempat bernuansa putih terdapat portal dimensi yang terbuka menampilkan tiga sosok yang keluar dari dalamnya, mereka shiro, yuna dan rexsa dan terdengar suara sosok berbicara
"Sudah waktunya kau menggantikanku sebagai penguasa seluruh alam semesta ini kan?"
"Siapa itu ayah?" tanya rexsa takut dan bingung
"Tenang sayang biar ayahmu saja yang menyelesaikan rexsa diam dan dengarkan saja yah" balas Yuna tersenyum
"Baik bu" jawab rexsa
"Hahh padahal aku ingin bersantai dan menghabiskan waktuku bersama keluargaku saja" balas shiro dengan menghela nafas
"Kekuatanmu bahkan telah melampauiku, jika kau tidak segera mengambil kursi ini bahkan seluruh alam semesta yang ada akan hancur karena tatanan alam yang rusak" jawab suara itu
"Hmm baiklah" balas pasrah shiro
Seketika setelah menjawab suara tersebut tubuh shiro diselimuti cahaya emas yang tampak penuh keagungan hingga saat cahaya itu hilang tampaklah sosok shiro yang memancarkan aura rahmat Agung yang membuat siapa saja yang melihatnya akan berlutut menyembahnya
"Ibu apa yang terjadi dengan ayah?" tanya rexsa tak bisa menahan rasa penasarannya
"Ayahmu menjadi tuhan para makhluk diseluruh alam semesta sayangku" balas yuna mengusap kepala rexsa dengan lembut
"Wow hebat apakah benar ayah?" tanya rexsa
"Hahh.. Mungkin membosankan tapi ini benar anakku" balas shiro tersenyum
Begitu percakapan yang penuh kebahagiaan dari keluarga itu dengan shiro yang membuat dimensi yang indah dipenuhi dengan rerimbunan pepohonan yang indah dengan bunga yang bermekaran serta nampak sebuah istana sebagai tempat tinggal mereka yang dipenuhi kebahagiaan mutlak, hingga bertahun tahun kehidupan mereka dalam dimensi buatan shiro yang tidak lupa shiro menjadikan istrinya dan anaknya makhluk immortal juga yang menambah kebahagiaan mereka.