
Benua Excel
Seorang pria berumur 16 tahun berjalan sesuai dengan kebiasaannya yaitu berjalan santai di udara tanpa hambatan, monster buas yang melihat pria tersebut secara nalurinya harus menjauhinya karena pikir mereka insting mereka tak mungkin salah bahwa pria ini akan mengancam nyawa mereka jika mendekatinya
Yun jiao terus mencari keberadaan monster kuno mitologi pertama yang harus di temuinya yaitu phoenix api kuno
Dia pun sampai pada sebuah gunung berapi yang hawa panasnya dapat membakar manusia biasa menjadi abu tetapi itu bukan masalah bagi Yun jiao karena hawa panas tersebut bahkan tak terasa sama sekali pada dirinya
dia pun melihat gua yang memancarkan aura mencekam untuk di dekati
Yun jiao menyeringai dan memasuki gua tersebut dan setelah berjalan beberapa menit sampai di ujung dia mendapati sebuah burung berbadan dibalut api yang sangat panas
burung itu menatap jijik Yun jiao dan bertanya
"hei manusia rendahan.. mau apa kau kesini? apakah kau sudah bosan dengan hidupmu?" tanya phoenix itu sombong penuh percaya diri.
Yun jiao sama sekali tak menanggapi dan menghilang dari tempatnya
Phoenix itu terkejut mendapati Yun jiao berada pada ekornya, Yun jiao dengan malas menarik ekor phoenix tersebut dan membanting buruk tersebut sampai gua yang di tempati phoenix itu hampir hancur
seketika phoenix itu terbatuk berdarah dan memandang gemetar Yun jiao yang kini sedang melayang di depannya
"Yang suci ini tidak pernah di rendahkan tapi kau bahkan menatapku dengan tatapan tidak sopan!" bentak Yun jiao dengan mengeluarkan 1℅ auranya
Gua tersebut bergetar karena aura Yun jiao phoenix yang tadi sombong sekarang telah putus asa dia akan berakhir mengenaskan di tangan orang ini pikirnya
"Kau bisa hidup jika menjadi Hewan kontrakku" kata Yun jiao menatap dingin phoenix itu
"tentu kau bisa menolak maka akan ku hancurkan kau beserta rohmu dan keturunanmu tetapi jika kau bersedia ku jamin hidupmu penuh dengan kebahagian duniawi ini" lanjutnya
"walaupun kau lemah berada pada level supreme akan ku buat kau 10kali lipat lebih kuat dari ini" kata Yun jiao membalikkan badannya membelakangi phoenix kuno itu
"asal kau tau yang suci ini hanya menggunakan kekuatan fisikku untuk mengalahkanmu bahkan aku hanya mengeluarkan 1℅ dari aura asliku" lanjut dia sombong
"ap-paa 1℅? seberapa kuat dia?" pikir phoenix itu dengan keringat dingin
Setelah berpikir dia pun menyetujui membuat kontrak dengan Yun jiao
"bagaimana cara membuat kontrak dengamu?" tanya Yun jiao
phoenix itu bangun tertatih tatih dengan dan berkata gemetar " teteskan darahmu di kepalaku dan beri nama padaku" jawab phoenix itu tertunduk takut tak berani memandang mata Yun jiao
Yun jiao tiba tiba berada pada kepala phoenix itu dan meneteskan darahnya
"sekarang kau bernama Azzel" kata Yun jiao memberi nama phoenix kuno itu dan keluarlah cahaya merah pada telapak tangan Yun jiao dengan tato kuno api dan menghilang seketika
"Terima kasih tuan, saya suka nama itu dan tanda tadi adalah bukti kontrak kita tuan tak akan terputus sampai salah satu dari kita mati tuan" jawab phoenix itu
"Baiklah sekarang bawa aku ke tempat naga emas dan naga hitam berada meraka berdua berada di bawah levelmu bukan? bahkan jika mereka bersatu bukan masalah besar buatku" kata Yun jiao menaiki Phoenix itu
Setelah membuat kontrak dengan Yun jiao
Azzel tau bahwa kekuatan tuannya bahkan bisa menghancurkan angkasa jika dia mau dia bersyukur mempunyai tuan sekuat ini
"baik tuan" jawab Azzel singkat dan terbang ke tempat yang di minta Yun Jiao