
Sudah seminggu perjalanan shiro dan krunya akhirnya mereka sampai di depan gerbang yang menuju kastil bigmom
"Enel, kuina, ace buat kekacauan di kastilnya lawan siapa saja yang menghadang tapi jangan membunuhnya aku akan langsung ketempat bigmom dan membereskannya" seru shiro
"Haii kapten" jawab mereka
Mereka pun terbang melompat dan mengacaukan istana bigmom
Sementara di dalam kastil bigmom terlihatlah raksasa wanita yang sedang marah karena kabar istananya di serang oleh bajak laut shiro
"Aku akan menghancurkan mereka" teriak bigmom marah
Tiba tiba terdengarlah suara seseorang dengan munculnya pria remaja dari ruang hampa
"Kau tak perlu berteriak aku disini" ucap shiro
"Kau!! Sialan Zeus, Prometeus, napoleon" seru bigmom
"Siap mama" terdengar suara dengan munculnya awan dan matahari kecil di atas bigmom serta topinya yang menjadi pedang yang berbicara dan menatap tajam pada shiro
"Hahh akan kuakhiri dengan cepat karena tugasku masih banyak" ucap shiro sambil mengeluarkan skillnya
(Skill : Soul drain)
Seketika mata awan dan matahari itu menjadi merah dan menyerang balik bigmom dengan kekuatan penuh mereka
"Apa!! Apa yang terjadi dengan kalian AAARRGG" teriak bigmom terkena serangan buah iblis sendiri
Napoleon yang juga di kendalikan oleh shiro pun terbang dan menusuk cepat ke perut big mom.
"AAAARRRGG" dengan di ikuti teriakan bigmom yang kesakitan dan mati
Melihat mayat bigmom shiro pun membawanya dengan menyeretnya
Sementara di luar istana sedang terjadi kekacauan besar yang di akibatkan oleh kru shiro
"Kau kuat" desah katakuri
"Tentu saja" balas ace
"Hahaha kapten kami sudah membunuh bigmom jadi jangan khawatir" sela enel
"Mustahil" jawab mereka serempak menatap marah pada kru shiro, hingga mereka akan menyerang mereka tetapi tiba tiba terdapat tubuh yang melayang ke arah mereka dan
*BRUK
Mereka yang melihat itu adalah bigmom langsung berlari ke arahnya dan menangis sedih karena pimpinan mereka telah mati dan menatap marah pada orang yang melemparkan tubuh bigmom yang tak lain adalah shiro
"Kau.. Kauu membunuh mama aku akan membalasmu!!" teriak oven
"Sabar oven kita tidak bisa gegabah" sela katakuri menahan oven
"Kalian punya dua pilihan, pertama mati atau menjadi komandan dalam divisi ku" tanya shiro yang sudah mengeluarkan skillnya itu berupa bola hitam pekat yang sangat besar
Mereka yang melihat itu putus asa karenanya, katakuri yang melihat itu langsung berfikir rasional untuk melindungi keluarganya yang tersisa
"Baik baik aku akan menjadi krumu dan yang lainnya" balas cepat katakuri
"Tidak aku tidak sudi" sela oven
"Diam oven" balas smootie yang sudah gemetar
Shiro pun menghilangkan skillnya dan membuat mereka melupakan kejadian ini agar tetap setia kepadanya menyisakan katakuri yang masih mengingat semuanya
Katakuri yang melihat mereka semua keluarganya pingsan langsung terkejut bertanya pada shiro
"Apa yang kau lakukan" teriak katakuri
"Tenang aku hanya menghapus ingatan mereka agar mereka tetap setia padaku dan tidak mengkhianatiku dan mengapa hanya kau yang tidak ku hapus ingatannya karena aku melihat dalam jiwamu kau tak akan melakukan itu" jawab shiro
"Hah baiklah" desah katakuri pasrah dan bersyukur keluarga yang tersisa tidak mati karenanya
Setelah kejadian itu shiro menyuruh krunya untuk menangani masalah yang ada di pulau whole cake dan memberitahu kepada krunya bahwa dia akan membunuh kaido.
Pada awalnya mereka menolak dan ingin membantunya tetapi langsung ditolak mentah oleh shiro yang memberikan alasan masuk akan untuk lebih mengurus masalah yang ada di pulau ini, setelah mereka setuju shiro pun pergi dengan teleport yang untuk menuju pulau wano tempat tinggal kaido.