Who Are You..??

Who Are You..??
Part 7



Dalam perjalanan menuju Sungai Han ketiganya terlihat membisu. Lee yang duduk di depan mulai bercakap-cakap dengan pak supir. Namun berbeda situasi di kursi penumpang bagian belakang, Davi dan Elle cukup terdiam hanya mendengarkan Lee yang berceloteh dengan pengemudi mobil.


Hingga 15 menit kemudian mereka sampai. Belum juga keluar dari taksi yang ia tumpangi, Elle sudah merasa takjub melihat pemandangan yang benar-benar indah terhampar di depan matanya. Benar apa kata Mina Sungai Han akan terlihat indah pada malam hari.


Bukan hanya itu, Sungai Han merupakan sungai besar yang ada di Korea Selatan. Sungai ini terbentuk dari pertemuan Sungai Namhan (selatan) dan  Bukhan (utara) yang melintasi Seoul dan berakhir di Sungai Imjin menuju laut kuning.


Meskipun hanya sebuah sungai,  tetapi Sungai Han atau yang dalam bahasa korea di sebut Hang Gang ini menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan.


Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan oleh pengunjung di sungai tersebut seperti piknik di taman-taman cantik di sekitar sungai, jogging di pinggir sungai hingga camping alias berkemah jika akhir pekan tiba.


Dan Sungai Han juga memiliki pesona yang sangat romantis saat malam tiba. Jangan heran jika banyak pasangan kekasih yang menghabiskan malam di tepi sungai.


Setelah turun dari dalam taksi kini Elle dan Meanie ( Lee dan Davi ) tengah menyusuri pemandangan malam Sungai Han di atas jembatan sampai Elle tak henti-hentinya berdecak kagum akan tempat tersebut.


" Amazing.. So beautiful " ujar Elle.


Dengan mata yang berbinar gadis itu seakan terhipnotis oleh keindahan. Sedangkan untuk Davi dan Lee merasa biasa saja karena mereka berdua sudah tak asing lagi dengan keindahan pemandangan yang seperti itu. Keduanya hanya tersenyum sambil menggelengkan kepala. Ada hiburan tersendiri melihat keantusiasan Elle melihat tempat tersebut.


" Apakah sebegitu amazingnya Elle,? " tanya Davi.


" Tentu saja oppa, ini menakjubkan. Benar-benar indah" jawab Elle.


" Apa di Rusia tak ada tempat seindah ini Elle..? " tanya Lee.


" Ada oppa, tapi menurutku Sungai Han ini jauh lebih indah dari sungai-sungai yang ada di negaraku. Kalo suatu hari nanti aku kembali ke Rusia aku akan mengajak kalian berdua ke tempat yang indah di sana " tutur Elle dengan senyum yang terus mengembang di sudut bibirnya. Mereka bertiga kini sedang berada di sisi jembatan.


" Tinggi sekali jembatan ini." gumam Elle.


Tiba-tiba Elle mengingat sesuatu, ia merogoh ponselnya dari dalam saku celana jeans yang ia kenakan.


" Lee oppa, tolong fotoin aku" titahnya


" Oke.. Kemarikan ponselmu " sahut Lee sembari menengadahkan tangan kanannya.


Gadis itu memberikan ponselnya. Kemudian ia mulai berfoto dengan berbagai pose. Davi hanya diam bersender di sisi jembatan menikmati pemandangan malam, memperhatikan dua manusia yang asyik berswafoto, Lee dengan gayanya seakan ia memerankan seorang fotografer handal. Begitupun dengan Elle yang berpose layaknya model papan atas. Sesekali keduanya terbahak akan kekonyolan hasil jepretan kamera ponsel yang mereka ambil. Entah sejak kapan mereka mulai jadi akrab.


" Davi oppa ayoo kita foto bertiga. Kurang lengkap rasanya jika aku hanya berfoto dengan Lee oppa saja ". Ajak Elle menghampiri Davi. Davi hanya menurut kemudian ketiganya mulai berfoto bersama.


Dengan berbagi macam gaya berfoto.  Entah pose yang begitu manis atau yang sangat konyol sekalipun yang jelas mereka begitu menikmatinya.  Dengan background jembatan dan Sungai Han yang indah itulah awal kedekatan mereka bertiga dengan air sungai yang menjadi saksi bisunya.


Setelah lelah dan bosan berfoto, mereka memutuskan untuk mengelilingi taman yang ada di dekat sungai.


" Sejak kapan kau punya ponsel Elle,?" tanya Davi.


Ketiganya kini duduk di kursi taman. Posisi Elle berada di tengah sedangkan kedua lelaki itu berada di sisi kanan dan kirinya.


" Seminggu yang lalu. Ini pemberian Eonni Yoona.. "jawab Elle.


" Noona emang baik. Dia tak pernah pilih kasih kepada anak-anak yang ada di rumah singgah. "gumam Davi yang masih bisa terdengar oleh Elle dan Lee.


" Simpan nomermu di ponselku Elle"


Davi menyodorkan ponsel miliknya.


" Aku juga ".Sambar Lee menyodorkan pula ponselnya.


Pada akhirnya Elle mengambil langsung dua buah ponsel yang disodorkan kepadanya. Mengetikan nomor ponselnya kemudian menyimpannya di kontak telepon masing-masing Sunbae-nim ( senior ) nya tersebut. Setelah selesai gadis itu mengembalikan ponsel ke masing-masing pemiliknya.


" Meanie oppa.  Kalian lihat itu..?" Elle menunjuk sesuatu. Kedua lelaki itu mengikuti arah telunjuk Elle.


Sejenak Davi dan Lee menatap Elle kemudian beradu pandang satu sama lain.


" Mereka romantis karena mereka sepasang kekasih Elle. Tapi mungkin mereka tak tahu jika Sungai Han juga memiliki sisi yang horor..". ujar Lee.


" Horor..!!  Maksudnya oppa..? " Elle bertanya seraya mengernyitkan dahinya. Rasanya suatu hal yang tidak mungkin jika tempat seindah Sungai Han memiliki sisi Horor selain romantis.


Lee pun membenarkan dan sedikit menceritakan apa yang ia ketahui tentang Sungai Han.


Selain pesona yang sangat romantis bagi sepasang kekasih di malam hari.  Dengan menikmati keindahan dari lampu hias yang berwarna-warni, menikmati air mancur dari jembatan yang membelah sungai. Sementara di waktu tertentu juga sering diadakan festival kembang api yang seakan-akan langit Korea Selatan sedang berpesta.


Tak cukup sampai di situ, menikmati keindahan Sungai Han bukan hanya dari pinggiran sungai saja.  Bisa juga dinikmati secara langsung dengan menaiki kapal pesiar atau sering disebut pelayaran Ferry Sungai Hangang. Kapal ini akan melayani pengunjung setiap hari. Menuju dermaga di jalan 290 Yeouidong-ro,  Yeongdeongpo-gu  Seoul. Berkeliling Kota Seoul menyusuri keindahan Sungai Han selama 1 jam.


Namun sungguh disayangkan, selain keindahan itu sendiri yang membuat horor adalah fenomena bunuh diri di jembatan Sungai Han.


Seoul dikenal mempunyai tempat favorit bagi orang yang depresi entah itu karena cinta atau masalah tuntutan hidup.


Lokasi di sebuah jembatan yang melintasi Sungai Han atau Hangang River. Sungai yang lebarnya lebih dari 500m, arusnya yang deras dan pastinya sangat dalam. Ada banyak jembatan yang melintasi sungai tersebut.


Namun lokasi yang paling favorit itu adalah di Jembatan Mapo di samping dekat Seonyudo Park. Karena arus derasnya lah banyak orang yang frustasi menceburkan diri di sana. Dari ketinggian jembatan hingga ke dasar sungai, jarang sekali jasad orang yang bunuh diri tersebut bisa ditemukan.


" Menyeramkan sekali " ujar Elle seraya mendekap dan mengelus kedua lengannya menghalau rasa dingin yang mulai menusuk tulang.


Hening sesaat. Setelah cerita Lee berakhir sisanya mereka hanya menikmati keindahan yang ada di depan mereka saat ini, melupakan fenomena horor tentang Sungai Han. Melihat riak air yang berwarna kuning keemasan akibat banyaknya pantulan cahaya lampu hias. Sungguh indah nan menakjubkan.


Tak terasa malam semakin larut. Layar ponsel sudah menunjukan pukul 21.45 KST waktu setempat. Itu artinya peraturan jam malam di rumah singgah mulai diterapkan.


" Ayo kita pulang " ajak Davian pada kedua sahabatnya tersebut.


Akhirnya mereka memutuskan untuk kembali. Beranjak dari kursi taman di pinggir sungai menuju jembatan untuk menghentikan kendaraan yang akan mengantarkan mereka pulang ke Reyeon's House.


Setelah mendapatkan tumpangan,  mereka masuk mobil dengan posisi yang sama seperti semula ketika mereka berangkat.


Tak ada percakapan di sana. Kedua lelaki itu hanya memejamkan mata.  Namun berbeda dengan Elle, gadis itu malah senyum-senyum sendiri melihat galeri ponselnya yang penuh dengan foto mereka bertiga di jembatan Sungai Han.


.


.


.


.


.


.


TBC


Don't forget Like Vote dan Coment nya yaaa zheyeennkk..


Bagi yang penasaran dan ingin tau Roleplayer tokohnya dan beberapa info seputar tempat tersebut langsung follow ig aku yaaa @N_ina_17..


awaaaasss jangan baperrr looohhh..


Thank you....