
"kriiinggg... kriiinggg..." bunyi bel sekolah memberitahukan tanda bahwa jam pelajaran telah usai. para siswa berhamburan keluar kelas menuju lahan parkir dan gerbang sekolah, namun tiba-tiba tanpa ada aba-aba mereka berlari ke arah lapangan basket karena ingin melihat sebuah pertunjukan dadakan.
tampak disana cowok gembul berbadan gemuk yang dipenuhi lipatan lemak ditubuhnya sedang bertekuk lutut sambil memegang bunga mawar merah. sedangkan dihadapannya berdiri seorang murid cewek cantik yang merupakan primadona disekolah tersebut merasakan panas diwajahnya, antara marah dan malu menjadi satu karena diperlakukan bak adegan film drama yang menurutnya sangat memalukan.
"Anna... aku cinta padamu..." ucap murid cowok itu sambil menyodorkan bunga mawar yang Ia pegang.
"cieee.... witwiuw..." terdengar sorakan dan siulan dari para murid yang tengah menyaksikan adegan bak film-film romantis.
Anna wijaya adalah cewek primadona di sekolah tersebut sekaligus anak dari Adi Wijaya selaku kepala sekolah dan pemilik sekolah tersebut. sedangkan cowok gemuk itu adalah Brandon Wibowo, anak semata wayang dari salah satu pengusaha sukses di Indonesia yaitu Hadi Wibowo.
"maukah engkau menjadi pacarku?" tanya Brandon itu dengan penuh harap
"terima... terima... terima..." sorak para murid yang tengah berkumpul dilapangan tersebut.
"kamu ada cermin dirumah? ngaca dulu deh..." ucap murid cewek membuat suasana hening seketika.
"aku JIJIK... sama kamu" imbuhnya sambil melangkah pergi dari tempat berdirinya.
mendengar penuturan dari Anna, sontak membuat gelak tawa dan cemoohan dari para murid kepada Brandon yang masih tetap pada posisinya.
perlahan para murid berhamburan meninggalkan Brandon di tengah lapangan, hanya satu murid cewek yang masih berdiri di tempatnya. Ia adalah Dewi Pristian, yang merupakan sahabat Brandon sejak kecil hingga saat ini. dengan rambut kuncirnya dan kacamata bulat di sangga oleh hidungnya yang kecil menambah kesan penampilannya yang culun.
Flashback On
9 tahun yang lalu...
"dewi culun... dewi culun..." sorak anak-anak sedang merundung seorang gadis cilik yang menangis tersedu-sedu sambil memeluk erat boneka teddy bear kesayangannya. gadis cilik itu adalah Dewi, si gadis culun.
"ehh... ambil bonekanya" perintah salah satu anak itu dan disetujui oleh yang lainnya.
"jangan... jangan ambil boneka ku..." teriak Dewi sambil menangis.
"hahahaha... udah culun, cengeng lagi" kembali anak-anak itu terus mengganggu Dewi yang masih terus menangis.
"heiii...!!! jangan ganggu dia...!!!" teriak Brandon sambil berjalan menghampiri mereka yang seketika ketakutan karena melihat tubuh Brandon yang lebih besar dari mereka. sehingga mereka pun lari kocar-kacir membubarkan diri.
"kamu tidak apa-apa kan?" tanya Brandon dengan nada suara lembut dengan maksud menenangkan Dewi yang masih menangis tersedu-sedu.
Dewi pun hanya bisa menganggukkan kepalanya tanpa berbicara. Brandon pun mengulurkan tangannya dengan maksud membantu Dewi berdiri.
"ayo... berdirilah..." ucap Brandon tersenyum.
melihat senyuman tulus Brandon, Dewi menyambut uluran tangan Brandon. dan semenjak saat itu mereka ibarat 2 sisi koin, berbeda namun tak bisa dipisahkan.
Flashback Off
"ayo... berdirilah..." ucap Dewi tersenyum sambil mengulurkan tangannya.
Brandon seketika merasa de javu saat Dewi mengulurkan tangan untuk dirinya, kemudian tersadar kembali.
"aku... telah gagal Dewi..." gumam Brandon.
"it's oke... tersenyumlah... ini belum berakhir kok" balas Dewi sambil mencubit kedua pipi Brandon yang gembul itu.
mereka pun tersenyum berbarengan, lalu pergi dari tempat tersebut menuju gerbang sekolah.
.
.
.
Happy Reading ya Guys...🙏
nantikan episode selanjutnya... 😊