
*sehari sebelum pertengkaran*
Dewi sangat senang atas keberhasilannya menguak skandal perselingkuhan Anna, Dewi tanpa sengaja menyaksikan langsung Anna masuk kedalam toilet laki-laki bersama seorang siswa laki-laki. karena penasaran Dewi mengikuti mereka, dengan cerdiknya Dewi mendokumentasikan beberapa foto sebagai bukti untuk di tunjukkan kepada Brandon.
setelah selesai mencetak foto bukti perselingkuhan Anna, Dewi segera bergegas pulang kerumah. namun Ia dibuat bingung karena barang-barang perabot rumah sudah disusun rapi masuk kedalam mobil box.
Dewi pun menghampiri ibunya yang sedang memeriksa barang barang yang telah akan diangkut.
Dewi : ini ada apa Ma?? kenapa barang barang kita diangkut kedalam mobil??
tanya Dewi kebingungan.
Windi : kita masuk yuk sayang...
mereka pun masuk kedalam rumah dan menghampiri Mahendra, Ayah Dewi. Ia masih sibuk menelepon seseorang dan segera mematikan sambungan telepon itu setelah melihat Dewi pulang.
Dewi : ayah... ada apa ini?
Mahendra : maaf sayang... kita harus pindah keluar kota, tiba-tiba ayah di perintahkan oleh atasan ayah untuk mengurus perusahaan cabang dan mau tidak mau ayah harus melaksanakan tugas ini nak...
Dewi pun mengerti dengan penjelasan ayahnya.
Dewi : tapi... bagaimana dengan sekolah ku?
Windi : kamu tenang saja sayang... besok pagi ayah akan mengurus kepindahan mu dan untuk sementara ini kita akan menginap di hotel dan barang-barang kita akan berangkat duluan ke tempat baru kit, sehingga saat kita sampai di sana kita tinggal menyusun kembali barang-barang dan perabotan rumah kita nak
Dewi : baiklah Ma... aku mengerti
sesaat Dewi mengerti dengan situasi dadakan ini, kembali Ia mengingat sesuatu.
Dewi : lalu bagaimana dengan Brandon? aku harus memberitahukan tentang skandal itu besok. batin Dewi
*saat ini*
Brandon : gue gak percaya ini !
Dewi : lo gak buta kan brandon, dalam foto itu jelas Anna sudah selingkuh di belakang lo.
Brandon : maaf wi, gue gak mau perjuangan gue sia-sia selama ini buat ngejar-ngejar Anna.
Dewi : oke... jadi Lo udah ada rasa percaya lagi sama gue? fine mulai sekarang jangan pernah Lo cari-cari gue lagi. gue benci sama Lo...
Dewi keluar dari dalam kelas dengan linangan air mata, seharusnya Ia berpamitan dengan baik-baik tapi harus terima kenyataan bahwa Brandon kini tidak mempercayainya meskipun sudah jelas bukti foto-foto yang ia berikan kepada Brandon.
sedangkan di tempat lain, Mahendra dan Windi dengan sabar sedang menunggu kepulangan anak gadisnya di depan gerbang sekolah. Dewi pun akhirnya tiba dan menghampiri mereka.
Mahendra : baiklah sayang... yuk Ma...
mereka pun masuk kedalam mobil dan bergegas menuju ke kota tujuan. Mahendra adalah seorang manajer perusahaan dan Ia dipindahkan ke perusahaan cabang di kota lain.
dalam perjalanan, Windi menatap wajah anaknya. Ia tahu bahwa ada raut kesedihan yang terpancar dari wajah Dewi, mungkin ini adalah insting seorang Ibu. namun Ia enggan menanyakan hal itu karena untuk sekarang ini waktunya belum dirasa tepat.
*dikediaman Wibowo*
malam itu menjadi malam yg panjang untuk Brandon, bagaimana tidak antara otak dan hatinya kini beradu argumentasi. antara percaya atau tidak dengan bukti bukti yang diberikan Dewi tentang perselingkuhan Anna.
Brandon pun memutuskan untuk pergi keluar rumah sejenak menghilangkan kegalauannya.
setibanya di sebuah kafe, Brandon menduduki meja paling pojok agar Ia bisa nyaman menenangkan diri.
tak berapa lama Ia dikejutkan dengan munculnya wanita yang Ia yakini itu adalah Anna. namun yang mengejutkan adalah lelaki disebelahnya, Brandon tidak mengetahui siapa lelaki itu namun Ia mengenali wajahnya yang sama persis mirip di dalam foto-foto yang Dewi berikan kepadanya sewaktu pulang sekolah tadi.
karena sudah terlanjur sakit hati, Brandon memutuskan untuk langsung pergi dari tempat duduknya.
Brandon : sialan !!!! gara-gara cewek murahan itu (Anna) gue kehilangan seorang sahabat... geram Brandon menyesali perbuatannya selama ini.
tanpa pikir panjang Brandon bergegas melajukan mobil sport nya ke rumah Dewi, namun keadaan rumah tersebut sudah kosong tak berpenghuni. tak habis pikir disitu Brandon bertanya kepada tetangga sebelah rumah Dewi, mereka semua mengatakan tidak tau menahu karena kepindahan keluarga Dewi sangat mendadak.
Brandon sangat panik detik itu juga, Ia sungguh menyesal atas perbuatannya sendiri. tak terasa cairan bening mengalir di sudut kedua mata Brandon.
dalam keadaan yang tidak fokus, Brandon tetap melajukan mobilnya menuju ke kafe tempat dimana Ia melihat Anna dan selingkuhannya. ia berniat melabrak mereka dan menghajar selingkuhan Anna namun hal tak terduga terjadi pada Brandon. karena emosinya memuncak membuat kendali mobilnya sedikit oleng hingga berkali-kali mobilnya hampir menyerempet kendaraan lain. dan pada akhirnya...
Tiiinnn... Tiiinnn.... Bbbrrrraakkk (suara hantaman keras)
Brandon mengalami kecelakaan fatal hingga mobilnya terbalik dan mengalami rusak parah. tubuh Brandon penuh dengan luka-luka ditambah cairan merah mengalir dari kepala Brandon.
Brandon : De-Dewi... ma-maafin guu..
ucapan terakhir Brandon sebelum Ia tak sadarkan diri
.
.
.
.
setelah ini apa yang akan terjadi dengan Brandon? 🤔