
Hari-hari berlalu semenjak kedekatan mereka. Mereka bertiga sering menghabiskan waktu bersama ketika di rumah singgah baik dalam membuat kerajinan daur ulang maupun ketika berangkat dan pulang sekolah bersama.
Sehingga dapat menepis kabar bahwa Meanie adalah penyuka sesama jenis.
Namun semua itu tidaklah mudah bagi Elle lalui. Sebab banyak siswi yang menatap benci terhadap dirinya yang bisa dekat dengan dua orang sekaligus yang merupakan idola di Burim Middle School, sekolah mereka. Hal itupun menjadikan Arabella yang merupakan teman sekamarnya di rumah singgah semakin tak menyukainya. Walaupun belum ada pertengkaran yang pasti diantara kedua gadis tersebut. Ara selalu menghindari Elle di sekolah maunpun di rumah jika gadis itu hanya sekeder menyapa atau hendak mengobrol.
" Elle nanti sore aku mampir ke rumah singgah yaa..!! "sahut Mina yang kini keduanya sedang menikmati makan siang mereka di kantin sekolah.
" Tumben biasanya juga weekend kamu ke sana Min..? "tanya Elle
" Aku bosan Elle tiap habis pulang sekolah ngedekem di rumah terus. Cuma bentar kok. Boleh yaaa... "rajuk Mina.
" Iyaa boleh. Kamu kalo mau mampir gak usah ijin gini sih. Kapanpun kau boleh mampir ke sana "ucap Elle sambil mengunyah makanannya.
" Elle.... Min... "sebuah suara yang sudah tak asing lagi di indera pendengaran dua gadis yang sedang menikmati makanannya. Seo dan Yuji menyambangi mereka, duo laki-laki jahil itu kemudian duduk saling berhadapan di samping Mina dan juga Elle.
" Kalian...!!! "seru Mina tak suka akan kehadiran sahabat jahilnya tersebut.
" Ngapain sih pada duduk semeja di sini. Sana-sana pindah cari tempat duduk lain " usir Mina begitu ketusnya mendorong-dorong lengan Yuji yang duduk di sampingnya.
" Apaan sih Min. Gak boleh apa kita duduk semeja dengan kalian berdua..? "jawab Yuji menepis tangan Mina.
" Gak boleh. Itu pasti cuma alasan kamu kan buat ngejahilin aku. Sana cari tempat lain saja jangan di sini.. "ketus Mina menajamkan matanya pada Yuji dan kembali mendorong lengannya.
" Bisa gak sih kalian kalo lagi ngumpul gini jangan ada drama ribut dulu. Malu tahu banyak yang lihatin.. "tegur Elle pada ketiganya. Kadangkala Elle merasa terhibur dengan perdebatan kecil mereka, namun saat ini waktu dan tempatnya kurang tepat sehingga mengganggu murid lain yang sedang menikmati makan mereka di kantin.
" Kali ini kita berdamai dulu Min bukan mau menjahilimu, tapi kami mau menginterogasi Velina Grizelle "timpal Seo melirik Elle di sampingnya dan menekankan kata-kata pada nama asli Elle.
" Hah menginterogasi. Aku.. Kenapa..? "tanya Elle seketika bingung.
" Hayooo Elle jelaskan. Hemm.. hemm "timpal Yuji melipat kedua tanyannya di atas meja kemudian menaik turunkan kedua alisnya.
" Heeh Ji..."Mina menoyor kepala Yuji.
"Memangnya Elle harus menjelaskan apa pada kalian berdua..? "tanya Mina menepuk lengan Yuji karena ia pun tak tahu dan dibuat penasaran.
" Min.. beneran kamu gak tahu..? "selidik Yuji menautkan alisnya menghadap Mina.
" Apa aku terlihat seperti seorang pembohong saat ini..!! "seru Mina memutar badannya sehingga membuat dia berhadap-hadapan dengan Yuji perdebatan kembali terjadi. " Aku beneran gak tahu, ini tentang apa sih..? "
sambungnya. Ini cukup membingungkan bagi dirinya.
" Udahlah Elle, ayoo jelaskan apa maksudnya..??" Seo memojokkan Elle dengan pertanyaannya.
" Iih kalian ini. Apa yang harus ku jelaskan pada kalian sedangkan aku sendiri belum jelas apa yang harus aku perjelaskan "papar Elle.
" Tahu nih kalian berdua, emang duo aneh yang super nyebelin. Datang-datang malah nyuruh orang menjelaskan sesuatu yang tidak jelas apa..? "timpal Mina kembali mengunyah makanannya.
" Beberapa hari ini kau dekat dengan Davi dan Lee sunbae-nim. Bahkan sudah banyak teman-teman yang lain melihat kamu sering berangkat dan pulang sekolah bersama. Ada hubungan apa kamu dengan dua pangeran kutub utara itu..?? "cecar Seo tak memberi jeda.
" Hemmm betul itu "timpal Yuji ikut membenarkan semua perkataan Seo kemudian menyedot jus jeruk milik Mina.
" Whaaaaaatttttttt...??!!! "Mina terkejut dan menggebrak meja, sehingga menggoyangkan gelas berisi jus jeruk miliknya yang diminum Yuji membuat si peminumnya terbatuk karena tersedak.
" Kira-kira dong beb kamu kalo kaget. Bikin aku batuk-batuk aja Min.. "umpat Yuji kemudian mengelap dagunya yang terkena percikan jus jeruk yang ia minum dengan menggunakan tissue yang sudah tersedia di atas meja.
" Najis aku dipanggil beb sama kamu. Lagian itu karma buat kamu Ji, karena udah maen sedot aja minuman milik orang..! "ketus Mina sedangkan Yuji hanya terkekeh dan kembali meminun jus jeruk yang bukan miliknya dengan anteng tanpa merasa berdosa. Watados banget nih orang..
Tapi Mina tak ambil pusing tooh hal itu sudah sering terjadi. Bukan hanya minuman saja kadang mereka saling berbagi makanan pula walau harus dibumbui dengan perdebatan terlebih dahulu. Fokusnya kali ini hanya pada Elle.
" Apakah itu benar Elle kau dekat dengan meanie..? "selidik Mina seakan tak mempercayai dengan ucapan Seo. Elle yang mendapatkan pertanyaan tersebut merasa seperti jadi tersangka yang sedang diadili. Ia menyedot jus strawberynya dengan sedikit gamang. Merasa bersalah karena merahasiakan hal ini dari teman dekatnya terutama Mina. Benar kata pepatah sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga, sepandai-pandainya orang menutupi bangkai pasti akan tercium juga.
" Iyaa itu benar Min.. "jawaban yang tak terduga oleh Mina dari Elle.
" Appaaaaaa....??!! "Mina kembali terkejut dengan pernyataan Elle yang membenarkan ucapan Seo dan Yuji.
" Sejak kapan kau dekat dengan mereka Elle.." lanjut Mina.
" Sejak 3 minggu yang lalu.. "jawab Elle. Itu artinya sudah hampir sebulan semenjak Mina membatalkan rencana mereka untuk mengunjungi Sungai Han bersama.
" App....Apaaaaaaaa..?! "Mina semakin terkejut dan mulai geram kepada Elle. Bisa-bisanya sahabatnya tersebut menyembunyikan ini darinya.
" Astagaaaaa. Kau tak pernah menceritakan ini kepadaku Elle. Kau menutupinya dariku hampir sebulan lamanya. Kamu anggap aku ini apa Elle..?? "cecar Mina dengan sorot mata yang tajam namun berkaca-kaca.
" Bukan begitu Min..? Aku hanya belum yakin dan belum punya waktu yang pas untuk menceritakannya padamu.. "jelas Elle.
" Apa..? kamu bilang belum yakin. Itu artinya selama ini kamu tak percaya dengan persahabatan kita Elle..?! "..
" Bukan itu maksudku Min..?! "Elle meraih tangan Mina.
" Lalu apa maksudmu menyembunyikan hal ini dariku Elle. Padahal aku selama ini selalu terbuka padamu tentang apapun itu.. "Mina mulai kesal terlihat dengan ia mengeluarkan nada suara yang cukup tinggi. Sudah tak peduli jika penghuni kantin menatap aneh dirinya.
" Iiishh kenapa sekarang jadi kalian berdua yang berdebat..."sela Seo dengan nada yang sama seperti Mina karena situasi yang mulai tak terkondisikan.
" Sabar Min. Niih minun dulu jus jeruknya. " timpal Yuji menyodorkan jus jeruk yang tinggal setengah, kemudian tangan kanannya menyentuh pundak Mina berharap agar gadis itu tak emosi berlebihan.
" Ogah.. itu bekas kamu. Kalo aku minum dari sedotan yang sama itu sama artinya kamu mencuri ciuman pertamaku. Lepaaass " ketus Mina menepis tangan Yuji dari pundaknya.
" Mana bisa Min.. yang ada kamu yang mencuri ciuman pertamaku kalo kamu minum dari sedotan ini..!! "seru Yuji yang tak mau kalah.
" Tenang dulu Min. Kamu marah-marah kaya orang kesetanan ajah. Kita dengarkan dulu penjelasan Elle. Dan kamu juga Ji ngapain ribut lagi dengan Mina.. "Seo memukul lengan Yuji yang duduk di hadapannya, ia pun dibuat kesal dengan perdebatan tersebut. Sedangkan Elle hanya diam bingung juga harus berbuat apa. Sebab ia merasa karena dirinyalah perdebatan itu terjadi.
" Min maafin aku.." Elle menggenggam kembali tangan Mina.
" Aku akan maafin kamu tapi setelah kamu menjelaskan ini semua.. "papar Mina.
" Okee aku akan jelaskan ini semua pada kalian tapi tidak di sini. Kita cari tempat yang nyaman di taman di bangku-bangku dekat lapangan..."
" Baik ayoooo.. "ajak Mina seraya berdiri dari duduknya tak sabaran untuk meninggalkan kantin.
" Tunggu Min kita belum bayar makanannya " cegat Elle.
" Biarkan saja. Yuji dan Seo yang akan membayarnya..."seru Mina
" Kalian berdua bayar makanan ini..!!" sambungnya.
" Heii kenapa harus kami, kita kan gak makan.. " timpal Seo
" Tapi Yuji meminum jus jerukku.. "sahut Mina
" Haiiisshhhhh ancamanmu itu Min Min.. Ji cepet sana bayarin kan kamu yang meminun jus jeruknya. Daripada kita nanti gak boleh denger cerita Elle.."titah Seo
" Baiklah-baiklah.. " akhirnya Yuji mengalah membayar semua makanan dan minuman yang dipesan oleh Elle dan Mina. Sedangkan dua gadis itu sudah berlalu meninggalkan area kantin menujun taman mini dekat lapangan basket.
Setelah beberapa saat kemudian, setelah kedua gadis itu sampai di pinggir lapangan.
Elle dan Mina duduk berdampingan di bangku besi yang sudah tersedia.
" Ayoo Elle cepat ceritakan...!? "seru Mina tak sabaran.
" Nanti dulu Min.. Kita tunggu Seo dan Yuji kamu kan udah janji..!! "..
" Mereka berdua lama banget siih cuma bayar makanan aja juga.. "dengus Mina.
" Kamu sabar dikit ngapa Min.. Kantin kan rame jadi harus antri dulu.. "jelas Elle.
" Lagian ini pasti akal-akalan kamu kan pake acara marah-marah segala biar mereka bayarin makanan kita..? "sahutnya.
" Aku emang beneran marah sama kamu Elle, tapi sedikit memanfaatkan waktu buat ngejahilin mereka mah gak papa kan.. hhiii" celetuk Mina.
" Maafin aku okeyyy.. "Elle mengacungkan jari kelingkingnya kemudian Mina menautkan kelingkingnya juga pada kelingking Elle.
Tak berapa lama orang yang mereka tunggu muncul, Seo dan Yuji datang dengan berlari-lari kecil.
" Sorry kita lama. Tadi ngantri soalnya. Niih Min minum dulu airnya.. "ucap Yuji sambil menyodorkan sebotol air mineral pada Mina yang ia beli di kantin sebelum bergabung dengan Mina dan Elle.
" Untukku..!! Kenapa..?? "sahut Mina menerima air mineral tersebut.
" Tadikan jus nya aku minum jadi air mineral itu sebagai gantinya. Kamu juga belum sempat minum tadi.."ujar Yuji
" Oh.. kamsahamnida kalo begitu.. "ucap Elle.
" Nee.. Sini aku bukain tutup botolnya.." sambar Yuji mengambil kembali air mineral tersebut kemudian membuka penutupnya dan memberikannya pada Mina.
Mina pun menerimanya kemudian meminum air tersebut hingga setengahnya.
" Ayooo Elle mulai ceritanya. Aku mulai mual melihat kemesraan mereka.. hahahaha" timpal Seo kemudian terkekeh bersama Elle. Yuji menjitak pelan kepala sahabatnya tersebut.
Yuji dan Seo duduk berseberangan dengan Mina dan Elle. Dua laki-laki itu duduk di atas tembok setinggi setengah meter yang dibuat melingkar memanjang. Ditengah-tengahnya sengaja ditanami beberapa tanaman dan bunga-bunga yang indah jadi terlihat seperti taman mini disebuah pot besar namun di sisi-sisi atas temboknya bisa dibuat untuk tempat duduk bersantai.
" Baik semuanya dengarkan ceritaku.. "pinta Elle.
Elle pun menceritakan kedekatannya dengan Davi dan Lee. Dia bahkan sudah menganggap bahwa meanie adalah kakaknya sendiri. Mereka bisa dekat bukan hanya karena mereka bertiga tinggal ditempat dan sekolah yang sama namun punya jalan kehidupan yang hampir tak berbeda jauh.
Elle bercerita awal kedekatan mereka ketika berkunjung ke Sungai Han sebulan lalu. Namun ia tak menceritakan kehidupan personal dari Davi dan Lee. karena ia sudah berjanji dan tak ingin mengecewakan orang yang sudah ia anggap sebagai malaikatnya. Cukup hanya dirinya yang tahu tentang masa lalu dua orang yang menjadi idola di sekolahannya tersebut.
" Ooh gituu.. menarik juga dua pangeran es itu.. "sahut Mina.
" Mulai sekarang aku gak usah takut lagi buat meminta mereka mengajaiku memainkan alat musik.. "sahut Seo
" Apa maksudnya..? "tanya Elle.
" Dari ceritamu berarti mereka pria normal. Jadi aku gak usah khawatir jika dekat dengan mereka untuk belajar alat musik.."terang Seo.
" Meanie tidak seperti itu Seo. Mungkin kabar yang beredar hanya gosip belaka. Mereka dekat karena memang mereka berdua sudah sama-sama cocok satu sama lain kaya kamu dengan Yuji.. "papar Elle panjang kali lebar.
" Berarti aku ada kesempatan buat deketin salah satu dari mereka dooong.. assyiik....." sahut Mina sambil senyum-senyum.
Mendengar ucapan Mina barusan Yuji yang ada dihadapannya langsung menyaut botol air minum yang di pegang oleh Mina kemudian meminum air yang tinggal setengah tersebut hingga habis.
" Kamu bener-bener yaa Ji.. Ngapain minum dengan cara menempelkan bibirmu ke botol bekas minumku. Astaga ciuman pertamaku telah dicuri lelaki jahil sepertimu.. "cerocos Mina memukul lengan Yuji.
" Sorry aku haus.."Yuji tetap membiarkan Mina memukul lengannya.
'Maaf Min aku minum dengan cara seperti ini, aku sengaja untuk mencuri ciuman pertamamu walaupun secara tidak langsung. Suruh siapa kau berucap seperti itu tadi'.. Gumam Yuji dalam hati. Ia kemudian tersenyum menikmati setiap pukulan yang dilayangkan oleh Mina.
Untuk Seo dan Elle hanya menjadi penonton setia saja.
Bersamaan dengan keributan tersebut, bel berbunyi. Jam pelajaran berikutnya pun akan segera menanti. Mereka berempat berlalu dari tempat tersebut untuk kembali ke kelas mereka.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
Cuma mau ngingetin lagi kalo suka sama ceritanya jan lupa like dan votenya yaa...