
Kring........ bel sekolah berbunyi anak murid sekolah 'Grandy Michalle' telah masuk ke kelas masing-masing. dan bersiap untuk memasuki pelajaran utama. dan guru pun siap mengajar.
"Pagi anak-anak". Suara ibu Rere membuat terkejut semua murid.
"Pagi...... bu". Sahut semua murid.
"Baik anak-anak, ada yang ingin ibu sampaikan, ini hari kedua kalian memasuki sekolah ''Grandy Michalle dan hari pertama kalian sudah terdaftar dan berarti sudah mengerti aturan-aturan yang tercantum di kertas daftar, hari kedua ini yaitu sekarang kita ada murid yang mendadak juga pindah ke sekolah ini". Bu Rere menyampaikan.
Semua murid terkejut dan penasaran siapa murid yang baru saja ikut pindah itu, dan mereka dengan sejenak ribut dan penasaran.
"Baik anak-anak tenang tenang ya, nak ayo masuk dan perkenalkan diri kamu". Ucap bu Rere.
"Baik bu". Ia pun masuk.
"Pagi semua perkenalkan nama saya Rancy Li Xing Fei". Ucap Rancy. (tersenyum manis)
"Eh bang, Rania lu liat tu, ternyata Rancy sekelas sama kita nih". Ujar Elsya.
"Iya, kesel banget gue apaan ini, pasti ini kemauannya untuk masuk sekelas sama gue". sahut rania.
"Idih ada temen baru terus udah kenal duluan ngak ngasih tau gue sama sekali, jahat banget lho semua". Celoteh Manda.
"Haha iya deh maaf - maaf, nanti ini kan masih bisa kenalan man". Sahut Rania.
"Kalian bisa diam ngak sih". Kata Elky dengan rasa kesal, dengan kemunculan Rancy lagi.
"Em iya". Jawab Elsya, Manda dan Rania (mereka pun akhirnya diam).
"Oke Rancy kamu boleh duduk di bangku kosong itu". Ucap bu Rere.
"Baik bu". Ucap Rancy. ( suara lemah lembut dan tunduk hormat).
Murid perempuan terpesona karena melihat senyuman manis Rancy dengan ketampanannya.
"Oke hari ini kita masih belum belajar normal, dan berlangsung selama 3 hari ini, jadi kita susun seksi - seksi kelas kita. ibu akan memilih sendiri dan memerlukan dukungan kalian ya. sebagai ketua kelas itu ibu memilih Vendra Cahya Amatha . wakil ketua kelas Elsya Rindy Dito Winarta. seksi kedisiplinan Rania Atty. seksi keagamaan Rancy Li Xing Fei ibu memilihnya karena dikelas kita bermacam-macam agama jadi ibu memilih orang yang murah senyum dan terlihat sopan menjunjung agama kedepannya. yap selesai, ibu tugaskan kalian untuk membuat mading kelas dan besok sudah harus tersusun rapi kalau perlu di buat besar dan di hias agar terlihat indah, oke sampai di sini saja ibu, keluar dulu waktu membuat mading di mulai sepulang sekolah, hari ini jamkos. selamat pagi semua. Kata BU Rere.
'Bu Rere keluar, seketika kelas menjadi ribut'
dengan cepat elky menggunakan Ear phone nya dan membaca novel nya. Rania dan Manda menghampiri Elsya dan Elky. dan rancy di datangi banyak murid perempuan untuk berkenalan.
"Ehm ada yang jadi waketu nih yee". Ejek Manda.
"Ah Lho bisa aja". Ujar Elsya (sambil tertawa).
"Eh bang lho kok diem aja sih bukannya ucapin selamat gue jadi waketu Malah sibuk baca lho bang. jahat deh idih". Celoteh Elsya.
(Elky tersenyum lebar mendengar ocehan adiknya dan langsung mencium elsya, dan mengucapkan) iyaa selamat eca sayang". Ujar Elky.
"Hehe makasih abang gue yang ganteng dan baiknya selangit gada lawan hehehe". Gombal elsya sambil tersenyum puas.
"Eh gue iri tau ngeliat lho di cium mulu, bikin baper aja lho". Ujar Rania.
(Secara langsung Elky menjawab) kamu juga mau? " ujar Elky menatap Rania.
"Ha udah ah jangan becanda mulu yuk mending ke kantin" jawab rania tersipu malu.
"Ha bang lho sakit ya? kenapa lho baru kali ini gue dengar lho pakai kata itu ke cewek". Tanya Elsya.
"Ha ngak ada udah ayo ke kantin aja". Ucap Elky (sedikit malu dan deg -degan).
"Ayooo". Elsya dan manda (mengucapkan nya dengan semangat).
"Eh tunggu gue, tolongin ini gue di rebutin woiii". (teriak Rancy).
"Hadeh hampir lupa gue, ayo cepetan, ayo langsung lari bareng aja". Rania teriak balik.
Mereka semua lari karena kerumunan para cewek-cewek yang mau kenalan sama Rancy itu. dan yang biasanya Elky itu santai, dingin, dan tidak pernah memperdulikan orang lain kecuali adiknya sendiri pun ikut berlari dan sedikit panik.